Ads 468x60px

Selasa, 31 Januari 2017

Pw. St. Yohanes Don Bosco
Ibr. 12: 1-4; Mzm. 22:26b-27,28,30,31-32; Mrk. 5:21-43



"Vita - Hidup!"
Injil sebagai kabar baik yang hidup banyak mengisahkan tentang orang sakit yang menjamah Yesus. (Mr 3:10; 5:27-34; 6:56) atau Yesus yang menjamah mereka. (Mr 1:41-42; 7:33-35; Mat 8:3,15; 9:29-30; 20:34; Luk 5:13; Luk 7:14-15; 22:51)

Sentuhan dan kehadiran Yesus itulah yang menghidupkan. SentuhanNya berkuasa untuk menghidupkan karena Ia mengasihani kelemahan kita dan Ia adalah sumber kehidupan yg penuh kasih karunia dan kehidupan (Ibr 4:16).

Hari ini, marilah kita juga belajar beriman dari Yairus. Dinamika imannya yang hidup meliputi: mencari Yesus, melihat Dia, tersungkur di depan kaki-Nya, dan memohon kepada-Nya. Di tengah ketakjubannya bersama banyak orang, ia tidak lupa bersyukur atas kehadiran Tuhan yang menyelamatkan anaknya.

Senin, 30 Januari 2017

Pekan Biasa IV
Ibr 11:32-40; Maz 31:20-24; Mrk 5:1-20

“I H S” – “Iesus Hominem Salvator” – “Yesus Penyelamat Manusia.”
Itulah salah satu slogan iman kita yang juga saya tulis dalam buku "HERSTORY" (RJK, Kanisius), yang juga bisa berarti “In Hoc Signum” – “Dalam Tanda Ini”.

Ya, Yesus datang sebagai “tanda keselamatan” bagi dunia: tanda kebaikan yang mengalahkan kejahatan, tanda cinta yang mengalahkan sengketa dan tanda ketulusan yang mengalahkan kebusukan dengan segala akal bulus dunianya.

Kehadiran Yesus sebagai “signal” yang “significant” bahkan bisa juga menghancurkan “legion”, segerombolan roh jahat yang kadang meracuni tubuh kita.

Sekedar Sumbang Saran: TPE - Misa Syukur Tahun Baru Imlek & Renungan.

Sekedar Sumbang Saran:
TPE - MISA SYUKUR TAHUN BARU IMLEK DAN RENUNGAN.
Imlek 2568
@ Sabtu Pon, 28 Jan 2017

Haec est Domus Mea; Inde Gloria Mea - Inilah RumahKu; darinyalah KemuliaanKu akan terpancar!"
Inilah salah satu kalimat harapan dari St Yohanes Bosco yang adalah pecinta dan pemerhati orang muda sekaligus pendiri tarekat salesian (SDB) yang dekat dengan Bunda Maria.

Nah, bersama dengan teladan Don Bosco dan perayaan IMLEK Sabtu ini, kita juga bisa sekaligus mengenangkan 3 panggilan dasar, antara lain:

Minggu, 29 Januari 2017

Zef 2:3; 3:12-13; Mzm 146:1,7,8-9a,9bc-10; 1Kor 1:26-31; Mat 5:1-12a


“Fiat cor meum immaculatum - Jadikanlah hatiku murni.”
Inilah salah satu harapan orang yang ingin memperoleh kebahagiaan.
Adapun hari ini, Yesus bersabda:
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, ... 
"Berbahagialah orang yang berdukacita...., 
"Berbahagialah orang yang lemah lembut.., 
"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran..., 
"Berbahagialah orang yang murah hati..., 
"Berbahagialah orang yang suci hatinya..., 
"Berbahagialah orang yang membawa damai..., 
"Berbahagialah kalian, jika dicela dan dianiaya, difitnah... bersukacita dan bergembiralah..."

Tradisi dan Inkluturasi - Makna Tradisi Leluhur Malam Imlek


(Chuxi)
TAHUN AYAM API
Imlek 2568 (Sabtu Pon 28 Januari 2017)
Tanggal 28 Januari 2017 pada penanggalan Masehi dirayakan sebagai Hari Raya Nasional Tahun Baru Imlek. Komunitas Tionghoa biasanya menjelang Imlek mulai membersihkan rumah dan memasang lampion dan hiasan bernuansa merah.

Pada hari hari terakhir menjelang imlek, baju yang sobek dan lauk-pauk yang belum habis dimakan akan dibuang menjelang datangnya hari Tahun Baru dengan maksud agar kemiskinan tidak datang. Yang Unik dalam Perayaan Imlek yaitu : Acara makan besar bersama keluarga di malam Tahun Baru Cina.

Malam Tahun Baru sendiri disebut "chuxi", artinya menghapus yang lama dan hal-hal jelek. Juga berdoa malam terakhir sebelum imlek untuk menyongsong kedatangan tahun baru disebut juga dengan "Da Nian Ye" (dapat diterjemahkan secara harafiah menjadi 'new year's eve). Orang Hokkian menyebut dengan 'Sa cap me', Mandarinnya 'shanshi ye', artinya "malam tanggal 30 ".

Sabtu, 28 Januari 2017

Pw St. Tomas Aquino
Ibr. 11: 1-2,8-19 ; Mzm. MT Luk. 1:69-70,71-72,73-75; Mrk. 4:35-41
"Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" (Mrk 4,40)
Teriakan para murid pada saat perahu mereka diobang-ambingkan oleh taufan dan ombak yang besar menunjukkan bahwa mereka kurang beriman. "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" Hal semacam ini, mungkin juga pernah kita alami. Pada saat hidup kita diombang-ambingkan oleh banyak persoalan dan kita tidak tahu bagaimana harus mengatasi karena berbagai macam usaha selalu mengalami kebuntuan, iman dan sopan santun kita pada Tuhan pun bisa berkurang, bahkan hilang. Bisa jadi kita berteriak dan marah pada Tuhan karena Ia seolah tidak peduli dengan kita. 

Jumat, 27 Januari 2017

St. Angela Merici
Ibr. 10:32-39; Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40; Mrk. 4:26-34.

“Adveniat regnum Tuum – Datanglah kerajaanMu!”
Sering kita mendengar pewartaan biblis tentang biji sesawi yang mengilustrasikan bahwa yang kecil itu bisa menjadi besar dan yang biasa itu bisa menjadi luar biasa karena adanya penyelenggaraan ilahi.

Glimpse of "Sensus Catholicus"

"Mencecap Gelora" - "Menghirup Udara"
Katolik yang Satu Kudus dan Apostolik



Sharing dari David Palm : 
Saya dan istri dibesarkan sebagai Protestan Evangelikal, dan jika anda memberitahu kami setahun yang lalu bahwa kami akan menjadi Katolik sekarang, kami pasti akan tertawa. Menjadi Katolik bukan merupakan prospek yang kami sukai. Ketika kami pertama kali mulai dipengaruhi secara positif menyangkut hal-hal Katolik, perasaan kami bisa digambarkan sebagai berikut: "Kami telah bertemu sang musuh, dan ialah diri kami sendiri."

Kamis, 26 Januari 2017

Pekan Biasa III
PW S. Timotius dan Titus, Uskup
Markus 4:21-25

"Veritas - Kebenaran."
Inilah sebuah slogan dari kampus Harvard di Amerika Serikat.
Nah, bersamaan dengan upaya untuk menebar mutiara kebenaran, Yesuspun jelas hadir sebagai KEBENARAN.Yesus menyatakan sebuah prinsip yang berlaku dalam KerajaanNya: orang percaya harus terus-menerus mencari dan menebar mutiara kebenaran karena jikalau tidak demikian maka apa yang ada pada mereka itu akan hilang: Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil.”

Rabu, 25 Januari 2017

Hari ke-8 Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Pesta Bertobatnya S. Paulus, Rasul
Markus 16:15-18


"Oportet Illum Regnare - Dia Harus Meraja”.
Itulah salah satu semangat yang saya tulis dalam buku “HERSTORY" (RJK, Kanisius). Bersama dengan pesta hari ini, pertobatan St. Paulus, “Persatuan Antar Umat yang tuLUS", kita juga diajak untuk membuat nama Kristus selalu meraja di hati dan hidup kita. Bagaimanakah caranya?

Selasa, 24 Januari 2017

Pekan Biasa III
Hari ke-7 Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
PW S. Fransiskus dari Sales, Uskup & Pujangga Gereja.
Bac Injil : Markus 3:31-35


"Fraternitas in caritas - Persaudaraan dalam kasih".
Itulah semangat iman hari ini.
Kita menjadi "saudara" ("sa": satu, "udara": rahim; "seudara"), bukan melulu karena hubungan darah tapi karena kita ada dalam satu "rahim" yang sama yakni Gereja, berdasar kasih: "Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudaraKu!”

Senin, 23 Januari 2017

Pekan Biasa III
Hari ke-6 Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani.
Ibr. 9: 15,24-28; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Mrk. 3:22-30.



"Semper accusat - Selalu menuduh."
Inilah salah satu kecenderungan orang yang kadang berpikir buruk tentang yang lain. Inilah juga yang kadang kita perbuat dan dibuat juga oleh para ahli Taurat sehingga apapun yang diperbuat org lain selalu salah dan dicap jelek bhkan dituduh macam-macam.

Minggu, 22 Januari 2017

Hari ke-5 Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Minggu Biasa III
Mateus 4:12-23


"Verbum Bonum - Sabda Kebaikan."
Inilah salah satu hal yang saya wartakan ketika diundang dalam natalan "PWS/Paguyuban Wartawan Surakarta" bertema "Damaiku Beritaku" bersama Walikota dan Komandan KOPASSUS Kandang Menjangan Solo di Rumah Blogger Indonesia tahun lalu.
Jelasnya, Yesus juga selalu hadir sebagai sabda yang mewartakan "bonum/kebaikan" dan bukan "malum/kejahatan".

Adapun kita diajak untuk menjadi "verbum bonum" dengan 3 karakter "wartawan", yakni "punya WARna, punya cinTA dan punya kaWAN", antara lain:

Sabtu, 21 Januari 2017


Pekan Biasa II 
Hari Keempat Pekan Doa Sedunia Untuk Kesatuan Umat Kristiani.
PW. St. Agnes, Perawan & Martir.
Bacaan Injil : Markus 3:20-21

“Do ut des - Saya berbuat sesuatu kepadamu, supaya engkau juga berbuat sesuatu untukku".
Ungkapan Latin ini sangat singkat tetapi punya arti yang mendalam. Maksudnya bahwa kalau kita berbuat kebaikan kepada orang lain, kita kerap berharap akan mendapat balasan langsung dari orang tersebut.

Jumat, 20 Januari 2017

Pekan Biasa II
Hari Ketiga Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Ibr. 8:6-13; Mzm. 85:8,10-11,13-14; Mrk. 3:13-19.


"Deus vult - Tuhan menghendakinya."
Inilah semboyan ksatria Perang Salib yang terkenang ketika Yesus memanggil dan memilih 12 orang Galilea untuk menjadi rasul pada bacaan hari ini. Merekapun yang dipanggil dan dipilihNya meninggalkan pekerjaan dan keluarga mereka untuk membaktikan diri kepadaNya.

Kamis, 19 Januari 2017

Hari Kedua Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Pekan Biasa II
Markus 3:7-12

"Odor sanctitas - Aura Kekudusan".
Itulah yang tampak pada diri Yesus Anak Allah. “KUD”, yakni Karya, Ucapan dan Doa Nya menyebar-pancarkan aura kekudusan sehingga dapat dirasakan oleh banyak orang.Dengan aura kekudusan inilah, aneka dusta dan nista, kejahatan pun kepalsuan akan tersungkur dengkur dan terlelah kalah.

Tiga Bejana Mengatasi Bencana

Tell the truth
Sing with passion
Work with laughter
Love with heart, hand and head
Cause...
That's all that matters in the end

Buku "FAMILY WAY" (RJK, KANISIUS).
Tiga Bejana Mengatasi Bencana: 
“BE”rikan hati untuk bertobat, 
“JA”dikan Tuhan sebagai pegangan
“NA”ikkan rasa syukur.

Ada satu kata yang membebaskan kita dari segala beban dan sakitnya hidup; 
Apakah kata itu? Kata itu adalah cinta. 
– One word frees us of all the weight and pain of life: that word is love.

Ketika saya tinggal dan hidup dalam gulat-geliat bersama sebagai sebuah anggota keluarga dalam komunitas para frater Tahun Rohani KAJ (semacam Novisiat) di Wisma Puruhita Klender Jakarta Timur, saya menyukai sebuah lirik lagu berjudul, “Bagaikan Bejana.”

Begini liriknya, kira-kira: “Bagaikan bejana siap dibentuk, inilah hidupku di tanganMu, pakailah sturut kehendakMu, pakailah sesuai rencanaMu, ku mau sepertiMu Yesus disempurnakan slalu, dalam setiap jalanku, memuliakan namaMu....”

Maaf

"Walau kita kerap kecewa dan kadang terluka oleh 'gereja', kita harus tetap mencintai Gereja karena Gereja adalah Bunda kita sendiri."



MAAF
Ada sesuatu yang destruktif dalam diri manusia. Dan itu bermula dari sini: hasrat menaklukkan, hasrat untuk menguasai yang-beda.

Sekarang, di masa ketika konon peradaban manusia mencapai puncaknya, kita—sendiri atau berbondong-bondong—melihat dengan telanjang betapa yang destruktif itu begitu mudah muncul di mana-mana dan menyisakan luka: horror dan teror

WACOM - World Apostolic Congress On Mercy

HIK - HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
REPORTASE: WACOM IV – DAY TO DAY.
World Apostolic Congress On Mercy.
"COMMUNION IN MERCY, MISSION FOR MERCY"

16 - 20 Januari 2017
@ Manila - Batangas - Bulacan - Bataan, Philippines.

Berdoalah, Berharaplah & Janganlah Kuatir

"Berdoalah, Berharaplah & Janganlah kuatir!"

BACK TO NATURE
Belajar dari Rajawali
“Orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” (Yesaya 40:31)

I.Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.

KEKASIH HATI (Kenakan Kasih Sepenuh Hati)

One word frees us of all the weight and pain of life,
that is LOVE
Selamat mencintai hidup dan menghidupi cinta
karena
ketika cinta menjadi hidup
maka hidup menjadi cinta
Amor vincit omnia - Cinta mengalahkan segala.

Kekasih Hati - Kenakan Kasih Sepenuh Hati 
Sebuah lilin tak kehilangan apa pun dengan menyalakan lilin lain. – 
A candle loses nothing by lighting another candle. (Erin Majors)

Mission Of Mercy

Kegiatan tertinggi yang manusia bisa mencapai adalah belajar untuk memaklumi, karena dengan saling pengertian akan memberikan kelegaan.



“MISSION OF MERCY”

“If you judge people, you have no time to love them - Jika Anda menghakimi seseorang maka Anda tak akan mempunyai waktu untuk mencintai mereka.”

Inilah salah satu kalimat dan sebuah foto Ibu Teresa yang di-caption oleh seorang walikota Bandung, Ridwan Kamil (Kang Emil), dan mendapat likes sekitar 67 ribu (Inside the Divine Pattern: Spiritual Wisdom Mother Teresa).

Lebih lanjut, Walikota Bandung yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, “Penuhi hidupmu dengan cinta bukan dengan nyinyir.”

Rabu, 18 Januari 2017


Hari Pertama Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani
Pekan Biasa II
Markus 3:1-6

"Salus animarum - Keselamatan jiwa-jiwa".
Itulah hukum terutama yang ditekankan Yesus yang juga saya tulis dalam buku "HERSTORY" (RJK, Kanisius). Ia sebagai yang "benar-benar Tuhan dan humanis" mencela orang-orang Farisi yang "sok menjadi tuhan dan legalis", yang demi hukum Sabat tidak membolehkan kita berbuat baik.

Studi Komparasi dengan PDS (PEKAN DOA SEDUNIA) 2016

“Panggilan Mewartakan Perbuatan-Perbuatan Tuhan yang besar”.
"Kamulah bangsa terpilih, imamat rajani, bangsa kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yg besar!



STUDI KOMPARASI DENGAN PDS (PEKAN DOA SEDUNIA) 2016
PDS (PEKAN DOA SEDUNIA) 2016 
UNTUK PERSATUAN UMAT KRISTIANI
18 - 25 Januari 2016

DIPANGGIL UNTUK MEWARTAKAN 
PERBUATAN-PERBUATAN TUHAN YANG AGUNG (1 Petrus 2:9)

Pengantar
Tema Pekan Doa Sedunia (PDS) untuk Kesatuan Umat Kristiani 2016 dikutip dan diolah dari Surat Pertama St. Petrus bab 2 ayat 9. Selengkapnya, teks itu berbunyi, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1Ptr 2:9).
Berangkat dan berpangkal dari teks tersebut, tema PDS untuk Kesatuan Umat Kristiani 2016 dirumuskan menjadi “Panggilan Mewartakan Perbuatan-Perbuatan Tuhan yang besar”.

PDS - Pekan Doa Sedunia 2017.

REKONSILIASI - KASIH KRISTUS MENGUASAI KITA! (Bdk 2 Kor 5:14).

Mulai Rabu, 18 Januari hingga Rabu, 25 Januari mendatang, kita memasuki Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristani (PDS) 2017. Tema Pekan Doa Sedunia (PDS) untuk Kesatuan Umat Kristiani 2017 dikutip-diolah dari Surat Kedua St. Paulus kepada Umat di Korintus 5:4. Selengkapnya, teks itu berbunyi, “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati” (2 Kor 5:14).

Selasa, 17 Januari 2017

Pekan Biasa II
PW S. Antonius, Abas
Markus 2:23-28


"Audiatur et altera pars - Dengar semua sisi."
Ini adalah sebuah ungkapan yuridis atau hukum dan sejatinya hidup kita tak lepas dari hukum: Ada hukum pidana-perdata, adat, agama dan kanonik.
Secara real, hukum kerap disalahgunakan/dipermainkan, padahal secara ideal, hukum artinya "Hadir Untuk Keselamatan Umat Manusia".

Senin, 16 Januari 2017


Pekan Biasa II
Markus 2:18-22

"Intentio Pura - Maksud yang murni "
Inilah salah satu prinsip dasar yang diangkat pada bacaan hari ini (bukan “intentio pura-pura”), ketika Yesus berkata: “Dapatkah sahabat-sahabat pengantin pria berpuasa selagi pengantin itu bersama mereka? Selama pengantin itu ada bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa, tapi waktunya akan datang pengantin itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa."

Minggu, 15 Januari 2017

Minggu Biasa II
Yohanes 1:29-34

"Agnus Dei - Anak Domba Allah."
Inilah salah satu gelar yang diberikan Yohanes kepada Yesus ketika ia membaptis di Sungai Yordan. Kitapun diajak belajar beriman dari sosok "Agnus Dei" ini yang memiliki tiga karakteristik dasar, antara lain:

Kata Yang Menciptakan


"Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu" (Luk 11:20)

Yesus datang menawarkan kehidupan. Memilih Dia sama dengan memilih hidup. Berhadapan dengan Yesus, orang tidak bisa setengah-setengah. Dengan menyesal, minta maaf, berarti ia berpihak pada Yesus.

Damai, bahagia, sejahtera akan terasa karena Kerajaan Allah sudah datang. Beranikah kita membangun kembali relasi yang telah rusak akibat kesalahan kita dan meminta ampun pada Tuhan? Dan beranikah kita tetap memberkati orang lain, walaupun kita disakiti?

Sabtu, 14 Januari 2017


Pekan Biasa I
Markus 2:13-17

"Deus vult - Tuhan menghendakinya!”
Inilah semboyan pokok dari para ksatria Perang Salib yang kerap saya tulis dalam bagian epilog di beberapa buku saya yang diterbitkan Kanisius.

Adapun 3 hal yg dikehendaki oleh Tuhan, antara lain:

KUNCI (Kuasa Untuk Nampakkan Cinta Ilahi)

Men build too many walls and not enough bridges
Manusia membangun terlalu banyak dinding dan tidak cukup jembatan

Buku “FAMILY WAY” (RJK, KANISIUS).
KUNCI, 
Kuasa Untuk Nampakkan Cinta Ilahi 

Bisa saja kita memberi tanpa mencintai, 
tapi mustahil mencintai tanpa memberi. 
– It’s possible to give without loving, but it’s impossible to love without giving.

Suatu ketika, Lao Tsu sedang bepergian dengan murid-muridnya dan mereka menemukan hutan dimana para penebang pohon sedang menebangi semua pohon, kecuali sebuah pohon besar dengan ribuan cabang. Pohon itu begitu rindang hingga banyak orang bisa berteduh di bawahnya. Waktu murid-murid Lao Tsu disuruh bertanya kenapa pohon itu tak ditebang, para penebang berkata, “Pohon ini sama sekali tak berguna. Mau bikin apa dari pohon seperti ini karena setiap cabangnya penuh benjolan dan tidak lurus”. Waktu jawaban itu disampaikan pada guru, Lao Tsu tertawa. “Jadilah seperti pohon itu. Bila kau tampak cantik dan tanpa cacat benjolan kau akan menjadi komoditi di pasar. Jadilah seperti pohon yang tak ditebang ini yang meskipun kelihatan tak berguna, tapi sesungguhnya ia memberi kesejukan bagi banyak orang”.

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (6)

FRIDAY THE 13TH” DAN MARIA FATIMA
Jumat, 13 Januari 2017
(Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar: "MARY - WOMAN AND MOTHER”, Rm.Jost Kokoh Prihatanto).

.
Persepsi “bisa sial” pada Jumat tanggal 13 (“Friday the 13th / Freaky Friday / Black Friday”) telah terbentuk dan menyebar luas di seluruh dunia sejak berabad -abad lalu.
Sudah biasa kita melihat rumah, hotel-motel, losmen-apartemen, gedung, rumah sakit sering melewatkan nomor lantai atau kamar “13”. Bahkan beberapa bandara juga terkadang menghilangkan gerbang “13”.

Friday The 13th dan Maria Fatima

TGIF
Tau Gak Ini Friday 
Thx God Its Friday
Friday the 13th = 13 Jan 2017
Freaky Friday/Black Friday
Friday the 13th = 13 Okt 2017
“100th” penampakan Maria Fatima.
Bunda Maria dari Fatima,
sembuhkanlah orang-orang sakit yang berlindung kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
hiburlah orang-orang menderita yang percaya kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
berilah damai bagi dunia.

Jumat, 13 Januari 2017

Jumat Pekan Biasa I
Markus 2:1-12

"Deus meus est omnia - Tuhanku dan semuanya."
Itulah salah satu semangat iman yang saya tulis dalam buku "HERSTORY" (RJK, Kanisius).
Jelasnya, Tuhan selalu datang bagi kita dan bagi semua orang. Ia sembuhkan orang lumpuh yang digotong kepadaNya. Ia juga menyembuhkan banyak orang yang "lumpuh rohani", yang kadang suka berpikir buruk tentang sesamanya.

Adapun trilogi iman yang ditampilkan, antara lain:

Kamis, 12 Januari 2017


Pekan Biasa I
Mrk 1:40-45

"Vox Dei - Suara Tuhan."
Adapun hari ini, Yesus yang menyembuhkan orang kusta hadir sebagai "Vox Dei, suara Tuhan di tengah umatNya dengan 3 perintah dasar, antara lain:

Exist is co exist


Kita selalu ada dalam dialog dengan yang lain - dengan ruang yang berbeda kadar dan pengalaman, serta dengan orang yang berbeda radar dan iman, maka marilah kita senantiasa mengawali hari dengan doa sederhana..

Marilah berdoa:
Ya Roh Allah,
Aku mohon kepadamu;
Sudilah Engkau membantuku mengarahkan segala ulah tindakanku dengan ilham-ilhamMu,
serta melaksanakannya dengan bantuan rahmatMu,
agar setiap doa dan karyaku selalu dimulai dari Dikau, berlangsung lewat Dikau,
serta berakhir selamat kepada Dikau,
Amin.

Semangat pagi, selamat berbagi
Salam HIKers,
Tuhan berkati & Bunda merestui
Fiat Lux!

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (5)

"MARY - WOMAN AND MOTHER."
(Rm.Jost Kokoh Prihatanto).

Bunda Maria dari Fatima,
sembuhkanlah orang-orang sakit yang berlindung kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
hiburlah orang-orang menderita yang percaya kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
berilah damai bagi dunia.
(Kutipan Doa Bunda Maria dari Fatima, Kardinal Patriarch,
Lisbon, 31 November 1938)

Pada Peringatan 100 tahun Penampakan Maria di Fatima di tahun 2017 ini, Gereja telah memberikan kesempatan untuk memperoleh indulgensi selama tahun perayaan ini.

Rabu, 11 Januari 2017


Rabu Pekan Biasa I
Markus 1:29-39

"Caritas pastoralis – Cinta kasih kegembalaan".
Itulah semangat hidup Yesus yang hadir secara aktual bagi banyak orang. Inilah juga yang seharuasnya baik jika dibuat di pelbagai paroki, dengan mengadakan “safari kerahiman”, yakni “napas”-“anjangsana pastoral”, berkunjung ke setiap lingkungan sembari mengadakan “kapas”-“katekese pastoral”, sarasehan dengan umat lingkungan setiap malamnya yang bisa ditutup dengan “ampas”-“amanat pastoral”, berupa doa/ibadat/misa/pesan gembala.
Sebenarnya tidak hanya pastornya saja, tapi kita semua juga diajak untuk hadir dengan cinta kasih kegembalaan.

Selasa, 10 Januari 2017

IBRANI 2:15-21 
MAZMUR 8:2a,5-9 
MARKUS 1:21b-28

"Sanctificetur nomen Tuum - Dikuduskanlah namaMu".
Di kompleks seminari menengah di Jakarta yang berlindung pada nama seorang kudus "St Aloysius Gonzaga", saya pernah mengenal sebuah motto yang saya tulis juga dalam buku "TANDA" (RJK,Kanisius), yakni: "S3" antara lain: "Scientas, Sanitas dan Sanctitas – Kecakapan, Kesehatan dan Kekudusan". Ya, setiap orang beriman diajak untuk selalu cakap, sehat dan hidup kudus.
Yesus sendiri juga hadir di rumah ibadat Kapernaum dengan segala kecakapan, “kebersihan” dan terlebih kekudusanNya. Secara khusus soal kekudusan, bukankah kita juga dipanggil untuk menjadi "Yang Kudus, yang datang dari Allah?"

Senin, 09 Januari 2017

Pesta Pembaptisan Tuhan
Mateus 3:13-17

"Vidi aquam - Aku melihat air."
Inilah salah satu judul lagu yang biasa dipakai pada upacara pembaptisan/pemercikan air suci.
Adapun hari ini kita mengenangkan pesta pembaptisan Tuhan oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan sekaligus menutup masa Natal.

Beberapa core values, semacam nilai/keutamaan yang bisa kita petik dari Yesus sang "civita-air hidup", al:

WWF: Walking With Francis

Paus Fransiskus :
Seperti para Majus, mari kita juga pergi keluar mencari, memperhatikan tanda-tanda, tidak lelah, dan berani, dalam perjalanan untuk menemukan Allah yang berada di antara kita.

FAKTA MENARIK TENTANG PERSEMBAHAN DARI PARA MAJUS (EMAS, KEMENYAN, MUR)

Seperti yang kita tahu, Injil mencatat para Majus datang dari Timur guna menyembah bayi Kristus yang baru dilahirkan, sambil memberikan hadiah-hadiah kepada bayi Yesus. Hadiah-hadiah ini berupa emas, kemenyan, dan mur. Tahukah Anda bahwa masing-masing hadiah ini memiliki nilai simbolis yang luar biasa? Mari kita bahas satu-persatu.

Minggu, 08 Januari 2017

Hari Raya Penampakan Tuhan
Matius 2:1-12

"Stella Aeterna - Bintang Abadi." 
Inilah salah satu karakter ilahi dari pribadi Yesus yang kehadirannya selalu mencerahkan-meneduhkan dan menghangatkan. Sinarnya menyatukan para gembala yang bersahaja dengan para majus yang bijaksana. Kasihnya mengajak orang yang jauh menjadi dekat, untuk sama-sama datang dan bersembah sujud kepadaNya.

Pastinya, dengan merayakan Hari Raya Natal dan Epifani (sekarang Hari Raya Penampakan Tuhan), kita pun patut sadar akan kewajiban kita untuk datang dan bersembah sujud kepada Kristus melalui doa, sembah bakti, dan perbuatan-perbuatan baik serta korban.

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (4)

Maria Fatima dan Sabtu Imam dalam Sabtu Pertama 
"MARY - WOMAN AND MOTHER."
(Rm.Jost Kokoh Prihatanto).


Bunda Maria dari Fatima,
sembuhkanlah orang-orang sakit yang berlindung kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
hiburlah orang-orang menderita yang percaya kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
berilah damai bagi dunia.
(Kutipan Doa Bunda Maria dari Fatima, Kardinal Patriarch,
Lisbon, 31 November 1938)

Kebanyakan orang Katolik sudah familiar dengan devosi “JUMPER” alias “Jumat Pertama”. Sebenarnya, Gereja Katolik juga memiliki devosi “SAPER”, “Sabtu Pertama” yang juga disebut sebagai “Sabtu Imam”

Sabtu, 07 Januari 2017

"MARY - WOMAN AND MOTHER."
Sabtu Pertama - Sabtu Imam.
Masa Natal

1Yoh. 5:14-21; Mzm. 149:1-2,3-4,5,6a,9b; Yoh. 2:1-11.


“Unitas et Caritas – Persatuan dan Kasih.”
Itulah tema pokok yang terjadi pada pesta pernikahan di Kana.
Dalam buku saya, "FAMILY WAY" (RJK. Kanisius), pernikahan sendiri (Bhs Inggris: wedding, Bhs Arab: nikkah) adalah pengikatan janji untuk meresmikan ikatan kawin secara hukum agama-negara dan adat. Dalam sebuah pernikahan, format perkawinan/perpaduan fisik-biologis menjadi salah satu bagian identik di dalamnya. 

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (3)

 " MARY - WOMAN AND MOTHER "
(RJK)


Bunda Maria dari Fatima,
sembuhkanlah orang-orang sakit yang berlindung kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
hiburlah orang-orang menderita yang percaya kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
berilah damai bagi dunia.
(Kutipan Doa Bunda Maria dari Fatima, Kardinal Patriarch,
Lisbon, 31 November 1938)

"FATIMA TODAY"
Terletak di utara kota Lisbon, Fatima kini menjadi salah satu pusat peziarahan yang paling terkenal dan dihormati di dunia. Orang-orang datang ke Fatima untuk memohon mukjizat dan bersyukur atas berkat yang diperoleh, khususnya atas perantaraan Maria Ratu Rosario.
Biasanya pada setiap tanggal 12 dan 13 Mei adalah puncak kepadatan para peziarah untuk prosesi perayaan penampakan Maria Fatima.

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (2)

"MARY - WOMAN AND MOTHER"
(Rm.Jost Kokoh Prihatanto)
“Kepenuhan segala rahmat yang ada dalam Kristus
datang ke dalam Maria,
meski dalam suatu cara yang berbeda”
“In Christo fuit plenitude gratiae,
sicut in capite influente;
in Maria vero, sicut in collo transfundente"

Ephiphani: Hari Penampakan Tuhan

"Stella-Bintang."
Inilah nama kolik-koran katolik yang pernah di rintis bersama di SMA Ursulin Solo pada tahun 2014.
Adapun hari ini, kita juga diajak menjadi "bintang bintang kecil" yang bisa mencerahkan-meneduhkan+menghangatkan sesama+semesta.

Pastinya, kita adalah pengembara di dunia dengan tujuan akhir kehidupan kekal di surga.
Agar tidak tersesat, tapaki perjalanan hidup ini dengan selalu mengarahkan hati kepada Yesus, Sang Bintang - Terang Dunia.

Buku 100 Tahun Fatima - Sebuah Memoar (1)

"MARY - WOMAN AND MOTHER."
(RJK)


Bunda Maria dari Fatima,
sembuhkanlah orang-orang sakit yang berlindung kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
hiburlah orang-orang menderita yang percaya kepadamu.
Bunda Maria dari Fatima,
berilah damai bagi dunia.
(Kutipan Doa Bunda Maria dari Fatima, Kardinal Patriarch,
Lisbon, 31 November 1938).

The "House"of the Fatima Children
Tahun 1917, ketika di wilayah sebuah pegunungan di Portugal, Bunda Allah muncul enam kali kepada tiga anak-anak dari Fatima, di tempat lain tengah berkecamuk perang besar yang pada akhirnya memakan banyak korban di Eropa, lebih dari 37 juta jiwa.