Ads 468x60px

Jumat, 06 Januari 2017


Masa Natal
1Yoh. 5:5-13; Mzm. 147:12-13,14-15.,19-20; Mrk. 1:7-11

"Asperges Me - Percikilah aku!"
Inilah harapan kita dalam mengenangkan pembaptisan Yesus oleh Yohanes yang adalah wujud "kenosis", pengosongan diri-Nya (Flp 2:6-7; Ibr 4:15 ).

Ya, pembaptisan menjadi titik awal dari karya dan perutusan Yesus di depan publik. Hal ini mempunyai makna luar biasa bagi kita kalau kita kaitkan dengan kehidupan kita sebagai orang beriman. Kita tahu bahwa pembaptisan Yohanes adalah pembaptisan untuk pertobatan dan pengampunan dosa dan Yesus berkenan dibaptis oleh Yohanes, padahal Ia tidak berdosa. Ia bersolider dengan kita.

JUMPER Lihatlah "HATI" itu !

Ada hubungan erat antara Devosi Hati Kudus Yesus dg Misa JumPer/Jumat Pertama, krn Misa JumPer merupakan salah satu bentuk Devosi kpd Hati Kudus Yesus.

Adapun devosi yg berfokus kepada Hati Yesus dimulai pd tahun 1000, pd jaman St Anselmus dan St Bernard (1050-1150) dan juga byk orang kudus di abad pertengahan (St Albertus Agung, St Catherine Siena, St Fransiskus Sales, para Benediktin-Dominikan-Carthusian), namun Santa yg kerap diasosiasikan dg devosi Hati Kudus Yesus adl St Margaret Mary Alacoque (1647-1690). 

Doa Penangkal Roh Jahat

"SATOR AREPO TENET OPERA ROTAS"
S A T O R
A R E P O
T E N E T
O P E R A
R O T A S

"Bapa tempat perlindunganku yang memelihara hidupku dengan segenap hatiNya"
dan "Aku mempersembahkan seluruh hidupku dengan sepenuh hatiku kepada Bapa yang menjadi tempat perlindunganku"

Kamis, 05 Januari 2017


Masa Natal
1 Yoh 3:11-21; Yoh 1:43-51

"Virtus et sapientia – Keutamaan dan kebijaksanaan." 

Itulah sikap dasar yang tampak padainjil hari ini.

Adapun 3 tokoh yang dimunculkan, antara lain:

1. Filipus (Yun: pecinta kuda).
Menurut tradisi, ia berasal dari Betsaida, penulis injil apokrif yang ditemukan di Nag Hammadi. Ia wartakan injil di Prancis, Rusia, Asia Kecil dan India. Sebagai teman dekat, ia sadar bahwa Natanael adalah orang yang terpelajar dan sulit diyakinkan dengan kata-kata spekulatif dan kurang argumentatif. Maka, ia langsung mempertemukannya dengan Yesus: "Mari dan lihatlah!" (Yoh 1:47).
Dkl: Ia membawa orang lain supaya mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus. Inilah keutamaannya: Ia menjadi "makcomblang", semacam "jembatan" bagi org lain untuk sampai kepada Tuhan.