Peringatan Wajib Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja
Kol 1:9-14; Mzm 98:2-6; Luk 5:1-11
“Duc in altum - Put out into the deep – Bertolaklak ke tempat yang lebih dalam!"
Sabda Tuhan kepada murid-murid-Nya di pantai danau Galilea 2.000-an tahun yang lalu, terdengar nyaring sekarang ini pula. Dengan kata-kata tersebut, kita diajak untuk memberi makna mendalam pada peristiwa kebersamaan kita, karena Gereja hadir sebagai peristiwa dimana Tuhan senantiasa menjadi Immanuel, setia menyertai kita.
Rabu 2 September 2015
Pekan Biasa XXII
Kol 1:1-8; Mzm 52:10,11; Luk 4:38-44
Kol 1:1-8; Mzm 52:10,11; Luk 4:38-44
"Lumen fidei -Terang iman."
Inilah salah satu ensiklik kepausan
terbaru yang bicara banyak tentang IMAN melengkapi Deus Caritas Est (tentang
KASIH) dan Spes Salvi (tentang HARAPAN). Dalam injil Yohanes, Yesus berkata
tentang dirinya sendiri: "Aku datang sebagai TERANG, supaya setiap orang
yang percaya kepadaKu jangan tinggal dalam kegelapan" (Yoh 12:46).
1 September: Hari Doa Sedunia untuk Lingkungan Hidup
Usulan Adorasi Ekaristi satu jam
Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian telah mengeluarkan sebuah proposal yang mendorong umat beriman untuk melaksanakan Adorasi Ekaristi pada Hari Doa se-Dunia untuk Peduli Ciptaan tanggal 1 September.
Proposal yang diawali pengantar audio visual tentang lingkungan hidup berdurasi 5 menit itu ditampilkan dan bisa diunduh pada website dewan itu www.iustitiaetpax.va.
Dalam usulan Adorasi Ekaristi itu ada bacaan pertama Kejadian 1:26-2:3 dan 2:15, tentang narasi Penciptaan dan kehendak Allah untuk menempatkan manusia di taman Eden untuk mengerjakannya dan menjaganya.
Selasa 1 September 2015
1Tes 5:1-6,9-11; Mzm 27:1,4,13-14; Luk 4:31-37
“Credo ergo sum - Aku percaya maka aku ada".
Ungkapan ini mengajak kita menyadari hakekat iman yang mendasar adalah kepercayaan (Yun: pistis, Lat:fides, Inggr: faith).
Ada tiga pola dasar yang menampilkan hidup kita sebagai orang yang benar-benar percaya pada Tuhan, antara lain:
Langganan:
Postingan (Atom)



