Ads 468x60px

Selasa 10 November 2015


Pekan Biasa XXXII
PW S. Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja
Keb 2:23-3:9; Mzm 34:2-3.16-19; Luk 17:7-10

"Ancilla Domini- Hamba Tuhan"
Inilah panggilan iman kita yang diangkat pada bacaan hari ini: 
"Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yg ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

Dengan kata lain: Yesus mengajarkan agar kita bersikap sebagai sahabat yang bersemangat "hamba" (Hangat-Andal-Militan-Bahagia-Aktual), yang tidak memikirkan jasa sendiri, yang selalu siap menjalankan tugas yang diberikan.

Yesus sendiri menjalani hidup yang sepenuhnya mengiyakan apa yang dikehendaki Bapanya, bukan? Jelas bahwa kita juga diajak menjadi seorang hamba yangg "SIAP-Selalu Ingat Akan Panggilan", yang tak mengharapkan pamrih/ucapan terima kasih karena telah menjalankan tugas. Sebaliknya yang merasa diri tak pantas karena semua yang dilakukannya hanya demi tugas. Disinilah Yesus mengajak kita berpikir mengenai pelayanan iman yang tidak ada selesainya dan si pelayan sendiri akhirnya mesti mengaku sebagai “orang tak berguna”.

Kesimpulannya? Bagi kita yang mengaku beriman, berbuat baik adalah kewajiban, bukan keutamaan. Kitalah yang berhutang kebaikan kepada Tuhan atas semua berkatNya setiap hari. Kitalah yang berterima kasih kepada sesama yang menjadi tanda kehadiran Tuhan bagi kita. Bunda Teresa dari Kalkuta pernah memberi nasehat, "Apabila kebaikanmu diabaikan, apabila orang lain salah paham atau mencurigai dan berpikir buruk tentang perbuatan baikmu, tetaplah berbuat baik...." Itulah keutamaan kristiani yang membawa kebahagiaan sejati karena kita semua sejatinya adalah "hamba", yang selalu berjuang untuk tetap "hangat andal militan bahagia dan aktual" setiap harinya.

"Cari Babat di Pulau Sumba - Jadilah sahabat yang bersemangat hamba."

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh
Pin HIK: 7EDF44CE/54E255C0


Tidak ada komentar:

Posting Komentar