Ads 468x60px

APOGHTEMATA PATRUM 15


HIK. Hidangan Istimewa Kristiani.
Harapan Iman Kasih
APOGHTEMATA PATRUM 15

281. Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia, kecuali jika Ia ditinggalkan oleh manusia itu sendiri terlebih dahulu.
Bahkan jika manusia itu melakukan kesalahan satu kali, dua kali, tiga kali, Tuhan tetap mencarinya, supaya manusia itu bertobat, dan hidup.
+ St. Caesarius of Arles

282. Ingatlah bahwa pendosa yang menyesali dosa-dosanya, lebih dekat kepada Tuhan daripada orang yang menyombongkan perbuatan-perbuatan baik mereka.
+ Padre Pio

283. Seperti apakah cinta itu?
Tangan yang cekatan untuk menolong,
Kaki yang bergegas datang membantu,
Mata yang melihat kesusahan orang lain,
Telinga yang mendengar keluhan dan derita orang lain,
Itulah; cinta

+ St. Agustinus

284. Banyaklah bertoleransi terhadap orang lain namun keraslah terhadap dirimu sendiri.
+ Marcus Aurelius

285. Tanggunglah dengan sabar hati segala hal yang dibebankan kepadamu, dengan keyakinan penuh bahwa di dalam cobaan-cobaan yang berat lah, engkau terutama berada dalam perhatian Tuhan.

+ St. Basilius Agung

286. Jiwa orang yang berada dalam damai bersama Tuhan, bersedia duduk dalam debu bersama dan untuk orang lain.
Dari cinta, jiwa itu menginginkan semua orang lain untuk mendapat kebaikan lebih daripada dirinya sendiri, dan ia bersuka cita ketika melihat orang lain lebih beruntung daripada ia sendiri, dan ia berduka melihat kesulitan orang lain.
+ St. Silouan the Athonite

287. Jika seseorang menyumpahimu, daripada membalasnya; yang biasanya tidak bermanfat apa-apa, lebih bailk mendoakan mereka.

+ Elder Arsenie Boca

288. Sahabatmu adalah hati keduamu, yang merasakan perasaan yang sama denganmu.
Ia menderita kepedihanmu dari kedalaman hatinya dan bergembira atas sukacitamu dari kedalaman hati juga.
Ia membalas kasih kepadamu dan menyediakan pertolongan terutama di saat kesusahan, ia tidak akan menelantarkanmu.
Berdua adalah lebih baik daripada sendiri, karena jika seorang terjatuh, ada seorang lagi untuk membantunya bangkit kembali, namun jika seorang sendiri saja, ketika ia terjatuh, tidak ada yang menolongnya.
+ Pope Shenouda

289. Pikiran kita menunjukkan keadaan spiritual kita.
Pikiran yang baik memiliki kekuatan yang besar, yang dapat mengubah spiritualitas seseorang.
Sebaliknya, pikiran buruk menyiksa dan dapat menghancurkan hidup kita.
Ketika orang mengenyahkan pikiran-pikiran buruk dan mengumpulkan pikiran –pikiran baik, hati dan budinya dimurnikan, dan rahmat Tuhan berdiam pada dirinya.

+ Elder Paisios

290. Apakah kau ingin bersatu dengan Tuhan di dalam doa ?
Pertama-tama, satukan dirimu dengan belas kasih, supaya kita menyerupai Tuhan, dan disempurnakan oleh rahmatNya.
Paksalah hatimu untuk menjadi berbelas kasih dan baik hati, selubungi jiwamu dengan kebaikan sampai kau sungguh merasakan kasih yang tulus kepada orang lain di dalam dirimu.
Karena kasih Tuhan itu menyinari semua orang, yang baik pun yang jahat.

+ St. Ignatii Brianchaninov
291. Seorang Rahib tua mengatakan kepada rahib lain bahwa bahkan di saat para murid-murid spiritualnya mencium tangannya penuh hormat; ia membayangkan dirinya berada di bawah kaki mereka.

+ Desert Father

292. Mereka yang tahu cara menunggu saat Tuhan menerima tanpa syarat segala hal dalam rahmat Tuhan.
Ketika salju menyelimuti lembah,
Ketika gunung memucat memutih.
Ketika bunga-bunga mati,
Bapa pengasih berbisik, semua ini datang dari tanganKu, berbahagialah mereka yang mempercayai Aku.
Ketika kau tak dapat mengerti,
Ketika kejayaanmu menjauh,
Ketika tanganmu kosong tanpa terisi,
Ketika rambutmu menjadi putih,
Ingatlah bahwa Bapamu itulah yang memiiki
laut dan bumi.
Berbahagialah jika engkau percaya,
Bahkan di saat kau tidak mengerti.

+ `Desert Fathers

293. Pergi, dan jangan takut.
Jangan pahit terhadap siapapun.
Jagan marah walau kau disalahi.
Maafkan.
Berdamai dengan semua orang.
Jika kau memaafkan, kau mengasihi.
Dan jika kau menagsihi, kau milik Tuhan.
Kasih adalah harta tak ternilai yang dengannya kau bisa mendapatkan seluruh dunia, yang dapat menutupi  dosa bukan saja dosamu sendiri, namun dosa-dosa orang lain juga.

+ Fyodor Dostoyevsky

294. Pada saat kegelapan di mana tak ada apa-apa lagi yang dapat menolong,.. berlututlah, itu akan membantu.

+ St. Isaac tha Syrian

295. Ketika kita mengingat-ingat keburukan yang orang lain lakukan terhadap kita, kita mematikan kemampuan kita untuk mengingat kebaikan yang Tuhan berikan kepada kita.

 + Father Macarius

296. Tak ada yang dapat menggantikan ketiadaan kasih.
Namun kasih menutupi segala kesalahan.
Jika tidak ada kasih, tidak ada apa-apa yang lain.
+ St. Arsenie Boca

297. Ukur hidupmu dengan yang apa yang telah kau beri dan bukan dari apa yang telah kau terima.
Bukan dari banyaknya anggur yang kau minum, namun dari yang kau tuangkan bagi orang lain,
Karena kekuatan cinta diukur dari pengorbanan, dan ia yang paling menderita adalah ia yang telah memberi paling banyak.

+ Desert Fathers

298. Langit yang cerah tidak pernah takut kepada petir, karena ia tahu, itu akan berlalu.
+ Wisdom of the monks of Mt. Athos

299. Ketika seseorang menyakiti kita, kemungkinan paling besar adalah, orang tersebut sangat tidak bahagia di dalam dirinya.
Orang yang bahagia, tidaklah kasar, tidaklah menyumpahi, tidak membicarakan keburukan orang.
Orang yang bahagia menikmati hidupnya, dan segala hal jahat tidak ia butuhkan.

+ St. Alexei Mechev

300. Puasa yang paling baik, adalah penyerahan dan menanggung dengan sabar segala hal yang dikirim Tuhan.
+ St. Anatoly of Optina












29 Juni 2019

HIK: HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI
HARAPAN IMAN KASIH
29 Juni 2019
HR St. Petrus dan Paulus.
“In Omnibus Christi - Dalam segalanya adalah Kristus.”
Inilah salah satu semangat St. Petrus dan Paulus yang kita rayakan hari ini.
Petrus dan Paulus sendiri adalah dua tokoh besar Gereja Perdana yang saling melengkapi: Petrus sebagai paus pertama menjadi kunci stabilitas (dimensi intern Gereja) dan Paulus sebagai misionaris pertama menjadi kunci mobilitas Gereja (dimensi ekstern Gereja).
Seperti yang saya tulis dalam buku “XXX-Family Way” (RJK. Kanisius), adapun tiga keutamaan dasar dari St Petrus dan Paulus, al:
1.Siap berubah:
Mereka diajak berubah oleh Tuhan: Simon menjadi Petrus dan Saulus menjadi Paulus. Dari Simon (“pendengar”) menjadi Petrus (“batu karang”), dari Saulus (“penuh doSA dan akal bULUS”) menjadi Paulus (“menyaPA Umat dengan tuLUS”), dari nelayan menjadi pelayan, dari penjala ikan menjadi penjala manusia, dari hamba menjadi sahabat, dari murid menjadi guru, dari orang yang penakut menjadi pemberani, dari pecundang menjadi pahlawan, serta dari karyanya hanya di sekitar bangsa Yahudi berubah menjadi karyanya bagi segala dan seluruh penjuru dunia.
Angelo Roncalli alias Paus Yohanes XXIII juga pernah mengatakan, “Setiap hari adalah panggilan bagi kita untuk berubah, jangan sampai hari-hari kita menjadi menakutkan seakan-akan kita tak dapat menjadi lebih baik lagi.”
2.Siap berbenah
Ketika Yesus ditangkap, Petrus ketakutan. Saat itulah, Petrus berbuat dosa dengan menyangkal Yesus sebanyak tiga kali. Tapi, syukurnya Petrus berbenah: ia bertobat dan menyesali perbuatannya dengan sepenuh hati.
Paulus yang dulunya sering menganiaya para murid Yesus juga berbenah: Ia bertobat dan lahir sebagai manusia baru dalam Kristus.
Bisa jadi, Yesus yang sama sedang menatap kita sekarang. Dia berharap bahwa kita juga mau ikut terus berbenah seperti Petrus dan Paulus: mau bertobat - mengeluarkan air mata penyesalan atas dosa-dosa kita dan lahir sebagai manusia baru. Bukankah benar isi sebuah teks yang tertulis pada Scala Santa, “semakin kita menangis dan menyesali dosa kita karena menyebabkan kesedihan yang mendalam terhadap Yesus, akan semakin kuat cinta kita akan Yesus.”
3.Siap berbuah
Petrus dan Paulus pergi dari Israel menuju Roma. Roma sendiri adalah pusat seluruh Kerajaan Romawi pada waktu itu. Di sanalah, Petrus dan Paulus berkarya: mewartakan Injil sekaligus mempertobatkan banyak orang.
Di akhir hidupnya, Petrus meminta juga agar ia bisa menjalani hukuman mati dengan cara disalibkan, tetapi dengan kepalanya berada di bawah, sebab ia merasa tidak layak menderita seperti Yesus. Ia akhirnya wafat sebagai martir di Bukit Vatikan sekitar tahun 67. Sedangkan Paulus wafat dengan dipenggal kepalanya juga di kota Roma.
Wafatnya dua rasul ini membuahkan banyak kekayaan iman: Petrus menjadi Paus yang pertama dan Paulus menjadi Rasul para bangsa. Mereka banyak berkeliling, menulis surat dan memberikan pelbagai nasehat. Petrus membuahkan karya penggembalaan: "Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian" (1Ptr 5:1-2) dan Paulus membuahkan karya pewartaan: "Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku. Ia akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku" (Paulus, 2Tim 4:17-18).
“Ada kapsul ada cumi - Para rasul doakanlah kami.”
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
WEJANGAN PAUS
DALAM DOA MALAIKAT TUHAN:
Caritas Christi Urget Nos
Kasih Kristus yg mendorong kami
TENTANG HARI RAYA SANTO PETRUS DAN PAULUS
Saudara dan saudari yang terkasih, selamat pagi!
Hari ini kita merayakan hari raya Rasul kudus Petrus dan Paulus, memuji Allah karena pewartaan mereka dan kesaksian mereka. Gereja Roma didirikan pada iman dua Rasul ini, yang selalu menghormati mereka sebagai Santo Pelindung. Namun, seluruh Gereja semesta yang memandang mereka dengan kekaguman, memikirkan mereka dua kolom dan dua lampu besar yang bersinar tidak hanya di langit Roma, tetapi di hati orang-orang percaya di Gereja Timur dan Gereja Barat.
Dalam kisah perutusan para Rasul, Injil mengatakan kepada kita bahwa Yesus mengutus mereka berdua-dua (bdk. Mat 10:1; Lukas 10:1). Dalam arti tertentu, Petrus dan Paulus juga diutus dari Tanah Suci ke Roma untuk memberitakan Injil. Mereka adalah dua orang yang sangat berbeda satu sama lain : Petrus seorang "nelayan yang rendah hati", <dan> Paulus seorang "guru dan pujangga", sebagaimana dinyatakan liturgi hari ini.
Namun, jika kita mengenal Yesus di sini di Roma, dan jika iman Kristen adalah bagian yang hidup dan dasariah dari warisan rohani dan dari budaya wilayah ini, itu adalah karena keberanian apostolik dua putra Timur Dekat ini. Karena kasih kepada Kristus, mereka meninggalkan tanah air mereka dan, tidak menghiraukan kesulitan-kesulitan perjalanan panjang serta resiko dan ketidakberanian yang akan mereka temui, mereka datang ke Roma. Di sini mereka menjadikan diri mereka pewarta-pewarta dan saksi-saksi Injil di antara orang-orang, serta mereka memeteraikan perutusan iman dan amal mereka dengan kemartiran.
.
Hari ini Petrus dan Paulus kembali di antara kita menurut yang dicita-citakan, mereka melintasi jalan-jalan di kota ini, mengetuk pintu rumah-rumah kita, tetapi terutama pintu hati kita. Sekali lagi mereka ingin membawa Yesus, kasih-Nya yang maharahim, penghiburan-Nya <dan> kedamaian-Nya. Marilah kita menerima pesan mereka! Marilah kita membuat khazanah kesaksian mereka! Iman Petrus yang murni dan teguh, hati Paulus yang agung dan mendunia akan membantu kita untuk menjadi orang-orang Kristen yang penuh sukacita, setia kepada Injil dan terbuka bagi sebuah perjumpaan dengan semua orang.
Pagi ini, selama Misa Kudus di Basilika Santo Petrus, saya memberkati pallium para Uskup Agung Metropolitan dari berbagai negara, yang diangkat setahun terakhir ini. Saya memperbaharui sambutan saya dan harapan terbaik untuk mereka, kerabat-kerabat mereka dan semua orang yang menyertai mereka pada peziarahan ini; dan saya mendorong mereka untuk melanjutkan dengan penuh sukacita perutusan mereka untuk melayani Injil, dalam persekutuan dengan seluruh Gereja dan, terutama, dengan Tahta Santo Petrus, sebagaimana pada kenyataannya diungkapkan oleh tanda pallium.
Dalam perayaan yang sama, saya menerima dengan sukacita dan kasih sayang para anggota delegasi yang datang ke Roma atas nama Patriark Ekumenis, saudara Bartolomeus yang tercinta. Kehadiran ini juga merupakan tanda ikatan persaudaraan yang ada di antara Gereja-gereja kita. Kita berdoa agar ikatan-ikatan persekutuan dan kesaksian bersama dapat semakin diperkuat.
Kepada Perawan Maria, Salus Populi Romani, kita mempercayakan hari ini seluruh dunia dan, khususnya, kota Roma ini, agar ia dapat selalu menemukan dalam nilai-nilai rohani dan moral kekayaan daripadanya, landasan kehidupan sosialnya dan landasan perutusannya di Italia, di Eropa dan di dunia.
[Setelah pendarasan doa Malaikat Tuhan]
Saudara dan saudari terkasih,
Tadi malam, sebuah serangan teroris yang membabi-buta dilakukan di Istanbul, yang menewaskan dan melukai banyak orang. Kita mendoakan para korban, kerabat-kerabat mereka dan rakyat Turki yang terkasih. Semoga Tuhan mengubah hati para pelaku kekerasan dan mendukung langkah-langkah kita di jalan perdamaian.
Salam Maria, penuh rahmat. Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.
Konferensi Internasional tentang investasi yang bertanggung jawab dengan sebuah dampak sosial, yang berjudul "Menjadikan Tahun Kerahiman Berdampak bagi Kaum Miskin", diakhiri beberapa waktu yang lalu. Semoga investasi perorangan berbarengan dengan <investasi> publik, mendorong penanggulangan kemiskinan begitu banyak orang yang terpinggirkan.
Sambutan hangat tertuju kepada kalian semua, keluarga-keluarga, kelompok-kelompok paroki, lembaga-lembaga dan umat secara pribadi yang berasal dari Italia dan dari berbagai belahan dunia, terutama dari Spanyol, Ukraina dan Tiongkok. Saya menyambut siswa-siswa sekolah Katolik London dan Amerika Serikat, serta Suster-suster USMI dari Lombardy.
Sambutan saya hari ini tertuju terutama kepada umat Roma, pada Hari Raya Santo Petrus dan Paulus, Santo Pelindung kota! Untuk kesempatan ini "Pro Loco" dari Roma telah mempromosikan <hiasan bunga> tradisional, yang dibuat oleh beberapa seniman dan oleh para relawan Pelayanan Sipil. Terima kasih atas prakarsa ini dan atas representasi bunga yang indah! Dan saya ingin mengingatkan juga pertunjukkan kembang api yang akan berlangsung malam ini di Piazza del Popolo, pendapatan tersebut akan berjalan untuk mendukung karya amal di Tanah Suci dan di negara-negara Timur Tengah.
Saya berharap semua orang pesta bahagia. Tolong, jangan lupa mendoakan. Selamat makan siang dan sampai jumpa!

Jumat, 28 Juni 2019

HIK: HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI
HARAPAN IMAN KASIH
Jumat, 28 Juni 2019
HR Hati Kudus Yesus Yang Maha Kudus
Ulangan 7:6-11
Mazmur 103:1-4,6-8,10
1 Yohanes 4:7-16
Matius 11:25-30
"Cor Iesu - Hati Yesus."
Inilah sebuah nama yang kerap dipakai sebagai nama sekolah/institusi Katolik. Nama ini menekankan dimensi "hati" Yesus yang kudus, yang mengajak kita untuk selalu "HAdirkan Tuhan yang mencintai dan TIngkatkan iman yang mengampuni", karena benarlah kata Blaise Pascal bahwa "hati punya alasan yang tidak dikenal oleh akal."
Mengacu pada bacaan injil di Hari Raya Hati Kudus Yesus ini, ada 3 ajakan ilahi yang ditawarkan dengan sikap yang rendah hati-suka hati dan tetap hati hati, antara lain:
1."Datanglah kepadaKu":
Lewat "dokar", yakni doa dan karya, kita diajak untuk selalu setia datang kepada Tuhan yang bersabda: "Kamulah umat yang kudus bagi Tuhan Allahmu; kamulah yang dipilih Tuhan Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayanganNya. Bukan karena jumlahmu lebih besar dari bangsa mana pun, maka hati Tuhan terpikat olehmu dan memilih kamu, sebab nyatanya kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa! Tetapi karena Tuhan mengasihi kamu" (Ul 7:6-7).
2."Pikullah kuk yang Kupasang":
Kita diajak untuk berani memikul "salib"/beban hidup kita masing-masing dengan hati sukacita karena yakin bahwa Allah tidak hanya memilih kita tapi juga mengutus Yesus Kristus PuteraNya untuk hadir dalam menebus dan menyelamatkan kita (1 Yoh 4:9-10).
3."Belajarlah daripadaKu":
Kita diajak untuk selalu belajar dariNya, karena sebagai orang yang dikasihi Allah dengan kasih yang begitu besar, kita juga diajak untuk belajar mengasihi dengan tulus-lurus dan kudus (1 Yoh 4:11).
"Cari usus di Wongso Lemu - Hati Yesus jadikanlah hati kami seperti hatiMu."
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
Iesus aspicit nos, diligit nos et praestolatur nos. Omnino cor est et omnino misericordia. Adeamus ad Iesum fidenter, Qui semper nobis dat veniam.
Jesus looks at us, loves us and awaits us. He is all heart and all mercy. Let us go with confidence to Jesus. He always forgives us.
Yesus memandang kita, mengasihi kita, dan menanti kita. Ia adalah segenap hati dan belas kasih. Marilah kita pergi dengan percaya diri kepada Yesus. Ia selalu mengampuni kita.
A.
LITANI HATI KUDUS YESUS
Tuhan kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami;
Kristus dengarkanlah kami
Kristus kabulkanlah doa kami
Allah Bapa di surga,
kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus dunia,
kasihanilah kami.
Allah Roh Kudus,
kasihanilah kami.
Allah Tritunggal Mahakudus,
Tuhan Yang Maha Esa,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang Mahakudus,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Putra Bapa kekal,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang diwujudkan oleh Roh Kudus dalam ribaan Bunda Perawan,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang dipersatukan dengan Sabda Allah dalam satu wujud,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang mulia tak terbatas,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Bait Kudus Allah,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Kemah Allah dan Pintu Surga,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Perapian Cinta Kasih yang bernyala-nyala,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Perbendaharaan Keadilan dan Cinta Kasih,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Lubuk penuh keutamaan,
kasihanilah kami.
Hati Yesus amat patut dipuji-puji,
kasihanilah kami.
Hati Yesus Raja dan pusat segala hati,
kasihanilah kami.
Hati Yesus tempat semua harta kebijaksanaan dan pengetahuan,
kasihanilah kami.
Hati Yesus tempat tinggal keallahan seluruhnya,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang berkenan kepada Bapa,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang kaya raya dan murah hati kepada kami,
kasihanilah kami.
Hati Yesus kerinduan bukit-bukit yang kekal,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang murah hati bagi semua orang yang berseru kepada-Mu,
kasihanilah kami.
Hati Yesus sumber kehidupan dan kesucian,
kasihanilah kami.
Hati Yesus kurban pelunas dosa kami,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang ditimpa penghinaan,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang taat sampai mati,
kasihanilah kami.
Hati Yesus yang tertusuk dengan tombak,
kasihanilah kami.
Hati Yesus sumber segala penghiburan,
kasihanilah kami.
Hati Yesus kehidupan dan kebangkitan kami,
kasihanilah kami.
Hati Yesus pokok damai dan pemulihan kami,
kasihanilah kami.
Hati Yesus kurban untuk orang berdosa,
kasihanilah kami.
Hati Yesus keselamatan bagi orang yang berharap kepada-Mu,
kasihanilah kami.
Hati Yesus pengharapan orang yang meninggal dalam Engkau,
kasihanilah kami.
Hati Yesus kesukaan orang kudus,
kasihanilah kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
sayangilah kami, ya Tuhan.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.
Yesus yang lembut dan murah hati,
jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.
Marilah berdoa
Allah yang Mahakuasa dan kekal, terimalah segala pujian dan penghapusan dosa yang dipersembahkan Hati Yesus kepada-Mu atas nama semua orang berdosa. Sudilah Engkau mengampuni dosa-dosa umat-Mu, yang memohon belas kasih-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa.
Amin.
B.
HATI KUDUS YESUS.
Ya Tuhan, di Hati PutraMu yang
terluka oleh dosa-dosa kami, telah tersimpan harta belas kasih yang tak terbatas;
kami memohon kepadaMu dengan segenap hormat dan cinta kami, agar boleh mendapatkan pahala kebaikannya.
Demi Kristus, Tuhan kami, Amin.
Hati Yesus yang Mahakudus, kami percaya kepadaMu !
C.
MADAH HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS
Pencipta alam semesta
Kristus penebus dunia
Engkau sebagai cahaya
Memancarkan cinta Bapa
Sepanjang masa hidupMu
Engkau berbakti selalu
Siap untuk menyerahkan
Seluruh jiwa dan badan
PengabdianMu yang murni
Akhirnya Kaumahkotai
Dengan pengurbanan diri
Di puncak gunung Kalvari
Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan cintaNya
Bagi hambaNya semua.
Amin.
Yesus Kristus yang tercinta
Harapanku yang kupuja
Hatiku rindu selalu
Senantiasa mencariMu.
Engkaulah jantung hatiku
Di mulut bagaikan madu
Di telinga lagu merdu
Siapakah bandinganMu?
Tinggallah padaku slalu
Sinarkanlah terang baru
Lenyapkanlah kegelapan
Agar terbit kehidupan.
Terpujilah Yesus Tuhan
Yang dilahirkan perawan
Mulyalah Bapa surgawi
Dan Roh yang kekal abadi.
Amin.
Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.
Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.
Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.
D.
HATI KUDUS YESUS
Hati Kudus Yesus seringkali digambarkan di dalam kesenian Kristiani sebagai sebuah hati yang terbakar yang berkilau dengan cahaya ilahi, yang ternganga oleh luka tusukan, yang dikelilingi oleh sebuah mahkota duri, dan yang berdarah.
Terkadang gambar hati ini diletakkan di depan tubuh Yesus dengan tangannya yang terluka menunjuk pada hati tersebut.
Luka-luka dan mahkota duri menjadi kiasan dari apa yang terjadi pada saat penderitaan Yesus hingga Ia wafat, sementara api melambangkan kekuatan perubahan dari cinta kasih.
Pesta perayaan Hati Kudus Yesus telah menjadi sebuah upacara penting dalam kalender liturgi Katolik Roma semenjak tahun 1856, dan dirayakan 19 hari setelah Pentakosta. Sebagaimana Pentakosta selalu dirayakan pada hari Minggu, pesta perayaan Hati Kudus Yesus selalu jatuh pada hari Jumat.
E.
"Ametur ubique terrarum cordis Iesu sacratissimi - Dikasihilah Hati Kudus Yesus di sluruh dunia."
Inilah semangat iman Jules Chevalier, bapak pendiri tarekat MSC dan PBHK yang juga saya tulis dalam buku "XXI - Interupsi" (RJK, Kanisius).
Ya, bersama dengan HR. Hati Yesus yang Mahakudus inilah, kita juga diajak semakin mencintai hatiNya dan membiarkanNya meraja dalam hati kita dan hati dunia.
Bagi saya sendiri, "hati" Yesus mempunyai dua ciri dasar, al:
1. HAdirkan Tuhan yg mencintai:
Tuhan penuh kasih bagi semua org. Ia selalu memberikan perHATIan dan perlindungan yang tulus dan tidak pernah ber-akal bulus: "Aku akan menggembalakan domba dombaKu: Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya."
2. TIngkatkan iman yang mengampuni:
Hati adalah "suasana batin terdalam", yang disebutkan lebih dari 1100 kali dalam Alkitab.
Hati Yesus sendiri lekat dengan belas kasih dan pengampunan. Kendati kita banyak tersesat dan kerap menghilang dari jalanNya karena dosa dan dusta, tapi Tuhan tetap setia mencari dan menyelamatkan kita. Hatinya jelas penuh pengampunan. Ia tidak pernah membenci kita tapi Dia hanya membenci dosa-dosa yang kita buat, bukan?
Hati Yesus yang lemah lembut dan murah hati, jadikanlah hati kami seperti hatiMu."
"Desas desus di musim semi - Hati Yesus rajailah hati kami".
F.
"O simplicitas - O Kesederhanaan."
Inilah salah satu keutamaan yang ditawarkan Yesus yang hatinya lemah lembut dan rendah hati ketika berkata kepada BapaNya: "Aku bersyukur kepadaMu ya Bapa Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kausembunyikan bagi orang bijak dan pandai tapi Engkau nyatakan kepada orang kecil dan sederhana."
Mengacu pada bacaan hari ini, ternyata yang justru dipilih untuk menerima pernyataan misteri Kerajaan Allah adalah "wong cilik", yang dalam bahasa Jokowi "Jujur, Merakyat dan Sederhana" yang selalu ber-positif thinking sehingga bisa "melihat dan terpikat, mendekat dan terlibat dalam segala karya dan warta Yesus.
Sebaliknya, orang (yang merasa) bijak dan pandai, yang kerap diwakilkan oleh figur kaum Farisi dan ahli Taurat, malahan seringkali hadir sebagai orang yang mudah meremehkan dan menganggap jelek orang lain sehingga sulit rendah hati dalam menerima pernyataan tentang Kerajaan Allah.
Dengan kata lain:
Kita diajak untuk terus menjadi orang beriman dengan hidup yang sederhana tapi tetap kaya makna, mengacu pada 3 ajakanNya, antara lain:
1."Datanglah kepadaKu":
Kita diajak untuk pertama-tama "berdoa", selalu datang kepada Tuhan sebagai "Yang Pertama dan Utama" lewat hidup doa pribadi/bersama kita yang intens dan konsisten.
2."Pikullah kuk yang Kupasang":
Kita diajak untuk berjuang, berani memikul "kuk", salib hidup kita masing-masing dengan hati ringan dan sukacita karena yakin bahwa Tuhan selalu ada bersama kita.
3."Belajarlah daripadaKu":
Kita diajak untuk terus "napak tilas", belajar mengikuti jejakNya secara konsisten, karena Dialah model/teladan hidup iman kita yang sejati, yang siap berkorban dan berbagi beban dengan gulat geliat hidup kita setiap harinya.
"Banyak pita di Cendana - Tuhan cinta orang yang sederhana".
G.
ANEKA RIA DOA KEPADA HATI KUDUS YESUS:
1. PEMBAKTIAN KEPADA HATI YESUS YANG MAHA KUDUS.
Yesus yang amat manis, Penebus bangsa manusia, lihatlah kami yang sekarang dengan rendah hati menghadap-Mu. Kami ini umat-Mu, dan ingin tetap menjadi umat-Mu. Tetapi agar persatuan kami dengan Engkau lebih erat lagi maka sekarang ini kami masing-masing dengan rela hati menyerahkan diri kepada hati-Mu yangMaha Kudus. Banyak orang yang belum pernah mengenal Engkau, banyak pula yang menghinakan perintah-perintah-Mu, dan menolak cinta kasih-Mu, Yesus yang mahamurah, kasihanilah semua orang itu dan tariklah mereka kepada hati-Mu yang Maha Kudus.
Ya Tuhan, hendaklah Kau rajai bukan saja mereka yang setia, yang belum pernah menjauhkan diri dari-Mu, tetapi juga anak-anak yang meninggalkan engkau, seperti anak hilang itu. Ajaklah mereka segera kembali ke rumah Bapa, jangan sampai binasa karena sesat dan ditimpa kesusahan.
Hendaklah Engkau rajai pula mereka yang kena tipu pengajaran sesat atau terpisah karena cederaan. Pulangkanlah mereka ke pelabuhan kebenaran dan ke persatuan iman, supaya segera hanya ada satu kawanan dan satu gembala.
Ya Tuhan, berikanlah kepada gereja-Mu kemerdekaan yang tetap dengan sentosa. Berilah kepada segala bangsa keamanan dan ketertiban. Berilah supaya akhirnya di seluruh dunia berkumandanglah satu suara ini: “Kemuliaan kepada Hati Ilahi yang membawa kebahagiaan kepada kita”. Kepada Hati itulah hormat dan pujian selama segala abad.
Amin.
2. DOA PENYERAHAN DIRI KEPADA HATI KUDUS (a)
Ya, Hati Kudus Yesus, berikanlah aku selalu rahmat untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu, sebagaimana pada saat terbaik, paling berbahagia, paling penting dalam hidupku, begitu juga pada saat-saat sulit. Berikanlah selalu agar aku siap untuk saat-saat terakhir, berikanlah aku ketabahan untuk memberikan segalanya bagi kasih-Mu, bahkan hidupku, jika diperlukan.
Yesus, melalui Sengsara-Mu yang maha Kudus, semoga Engkau datang pada saat kematianku dan menemukanku terjaga, seperti hamba yang baik, dengan penyesalan yang tulus, pengakuan yang baik, diperkuat oleh sakramen-sakramen terakhir.
Tuhan, jangan meninggalkan aku pada pergulatan terakhir di dunia ini, ketika aku harus bertempur melawan setan, mungkin dalam api yang menyala-nyala. Semoga BundaMu yang Suci, Bunda Belaskasih, dan Santo Mikael dan segenap para malaikat, menolong dan melindungi aku dari segala cobaan pada saat aku meninggalkan dunia ini. Semoga mereka menguatkan aku dan menghiburku dalam segala penderitaanku.
Berikanlah kepadaku, ya Tuhan, pada saat itu, iman yang hidup, kepercayaan yang teguh, kasih yang membara dan kesabaran yang besar.
Tolonglah aku untuk membaktikan diriku sepenuhnya, dengan segala pikiran jernih, ke dalam tangan-Mu dan untuk meninggalkan diriku sendiri seperti seorang anak kecil kepada tempatMu yang kudus.
Dalam kebaikan-Mu yang tanpa batas dan belaskasih-Mu yang besar, ya Yesus, ingatlah akan daku!
Amin.
3. DOA PENYERAHAN DIRI KEPADA HATI KUDUS YESUS (b)
Yesus, Kami tahu bahwa Engkau penuh belas kasih, dan bahwa Engkau telah menganugerahkan hatiMu bagi kami. HatiMu itu dimahkotai duri dan dosa-dosa kami. Kami tahu, bahwa Engkau terus-menerus meminta agar kami tidak pergi dariMu dan tersesat.
Yesus, Ingatlah kami bila kami ada dalam dosa. Dengan hatiMu buatlah semua orang saling mencintai. Buatlah agar kebencian lenyap dari kalangan manusia. Perlihatkanlah cinta kasihMu. Kami semua mencintaiMu dan ingin agar Engkau melindungi kami berkat hatiMu yang bagaikan gembala dan bebaskanlah kami dari segala dosa.
Yesus, Masuklah ke dalam setiap hati! Ketuklah, ketuklah pada pintu hati kami! Sabarlah dan jangan berhenti. Kami masih tertutup karena kami belum memahami cinta kasihMu. Ketuklah terus menerus! O Yesus yang baik, buatlah agar kami membuka hati kami bagiMu, sekurang-kurangnya pada saat kami ingat kepada penderitaanMu, yang Kautanggung bagi kami.
Amin.
4. DOA PENYERAHAN DIRI KEPADA HATI YESUS YANG MAHA KUDUS (c)
Tuhan Yesus, kami tahu bahwa Engkau Maharahim, dan bahwa Engkau sudah mengorbankan hati-Mu bagi kami.
Hati-Mu dimahkotai dengan duri-duri dan dosa-dosa kami. Kami tahu Engkau selalu mengharapkan agar kami jangan tersesat.
Tuhan Yesus, ingatlah kami bila kami berada dalam dosa. Buatlah dengan Hati Kudus-Mu agar kami saling mencintai. Tunjukkanlah cinta-Mu, kami semua mencintai Engkau dan menginginkan Engkau melindungi kami dengan hati gembala-Mu dan bebaskanlah kami dari dosa.
Tuhan Yesus, masuklah ke dalam setiap hati. Ketuk, dan ketuklah hati kami. Silakan bersabar dan jangan berhenti mengetuk. Kami memang masih tertutup karena kami tidak dapat mengerti cinta-Mu. Ketuklah terus-menerus.
O Tuhan Yesus, buatlah hati kami terbuka bagi-Mu, paling tidak pada saat kami mengingat penderitaan-Mu bagi kami.
Amin.
(doa ini didiktekan oleh Bunda Maria kepada Jelena pada tgl.28 November 1983 di Medjugorje)
5. DOA KEPADA HATI KUDUS YESUS
Ya Tuhan, aku berdoa, agar di rumahku ada damai, ketenangan dan sejahtera di dalam naungan-Mu. Berkatilah dan lindungilah usahaku, pekerjaanku dan semua yang Kau serahkan kepadaku. Usirlah nafsu dari dalam hatiku, rencana palsu dan pikiran jahat. Tuangkanlah di dalam hatiku, cinta kepada sesama dan anugerahkanlah kepadaku semangat penyerahan yang teguh, teristimewa pada saat kemalangan, agar supaya aku bangun dari kebimbangan.
Ya Tuhan, bimbinglah dan lindungilah hidupku dari bahaya dan ketidaktentuan dunia. Jangan lupa, ya Yesusku, orang-orang yang kukasihi, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, yang menyebabkan kesedihan kami. Tetapi kami dihibur oleh ketaatan mereka waktu mereka masih hidup, sehingga Engkau tidak menyerahkan mereka kepada maut. Kasihanilah mereka Tuhan, dan bawalah mereka kepada kemuliaan surgawi.
Amin.
NB:
NOVENA KEPADA HATI KUDUS YESUS
(Novena ini dilakukan setiap hari 9X,berturut-turut pada jam yang sama)
Ya Yesus, Engkau berkata:
"Mintalah maka akan diberkan kepadamu,
carilah maka kamu akan mendapat;
ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu."
Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu
tersuci aku memanggil Engkau,
aku mencari dan memohon kepada-Mu
untuk mendengarkan permohonanku ini.
(Sebutkan karunia yang anda minta)
Ya Yesus, Engkau berkata:
"Apa saya yang kau minta kepada Bapa-Ku dengan
nama-Ku. Dia akan memberikannya kepadamu."
Aku memohon dengan rendah hati dan penuh
kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam nama-Mu,
dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
untuk mengabulkan permohonanku ini.
(Sebutkan permohonan anda)
Ya Yesus, Engkau berkata:
"Langit dan bumi akan musnah,
tetapi Sabda-Ku tidak akan musnah."
Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan
(Sebutkan permohonan anda)
Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa
Hati Kudus-Mu akan menjadi laut kerahiman
bagi orang-orang yang berharap pada-Mu,
aku sungguh percaya bahwa Engkau
akan mengabulkan apa yang aku minta,
walaupun itu memerlukan mukjizat.
Pada siapa aku akan mengetuk
kalau bukan pada hati-Mu.
Terberkatilah mereka yang berharap pada-Mu.
Ya Yesus, aku mempersembahkan kepada Hati-Mu
(penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini).
Pandanglah dan buatlah apa yang hati-Mu kehendaki.
Ya Yesus, aku berharap pada-Mu dan percaya,
kepada-Mu aku mempersembahkan diriku,
di dalam Engkau aku merasa aman.
(1x Bapa Kami ... Salam Maria ... Kemuliaan ...)
Hati Kudus Yesus, aku berharap pada-Mu
(Ulangi 10x dengan penuh semangat)
Ya Yesus yang baik, Engkau berkata:
"Jika engkau hendak menyenangkan Daku,
percayalah kepada-Ku.
Jika engkau hendak lebih menyenangkan Daku,
berharaplah pada-Ku selalu."
Padamu Tuhan, aku berharap,
agar aku tidak binasa selamanya.
Amin.
DEVOSI KEPADA HATI KUDUS YESUS
Hati Kudus Yesus, Hati yang penuh Cintakasih, setiap anak yang datang mengaku dengan sungguh karena penuh dosa dan kelemahan, maka Engkau akan tergerak dengan penuh belas kasihan. Ampunilah kami yang senantiasa melukai Hati KudusMu. Aku dengan semua kelemahan diriku menyerahkan hatiku seutuhnya kepadaMu. Ya Yesus jadilah Juruselamat dan Raja pribadiku seutuhnya. Aku membuka hatiku lebar lebar dengan penuh kerinduan padaMu. Masukilah hatiku ini, walaupun nista isinya dan kotor pelatarannya, bahkan hatiku yang rusak dan penuh luka ini. Aku percaya akan penyelenggaraanMu yang senantiasa mengasihi aku terlebih dahulu. Karena Engkau Tuhan, sesungguhnya Engkau memang tidak membutuhkan kasihku, tetapi apa yang selama ini ku rindukan adalah: aku mengasihiMu Allahku, dan diriku kupersembahkan seutuhnya kepadaMu. Inilah permohonanku .......... Maka ampunilah kami dan seluruh dunia ini yang senantiasa melukai Hati KudusMu, ya Tuhan.
Kemuliaan ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ...
DOA PENYERAHAN PRIBADI KEPADA HATI KUDUS YESUS
St. Maria Margaretha Alacoque
Aku ......... menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha serta penderitaanku kepada Hati Kudus Yesus. Sejak saat ini, dengan segala kekuatanku aku akan berusaha menghormati, memuji dan mencintai Hati Kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya. Aku memilih Hati Kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan pada saat ajalku.
Hati Kudus Yesus yang penuh kebaikan, jadilah penyilih dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah Bapa atas diriku.
Hati Kudus Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku kupasrahkan pada-Mu, lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku.
Hancurkanlah di dalam diriku segala sesuatu yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau. Semoga cinta ilahi-Mu meresap sedalam-dalamnya di dalam hati sanubariku agar aku tak pernah melupakan Dikau dan berpisah dari pada-Mu. Karena cinta-Mu yang tak terbatas, aku mohon dengan sangat, goreslah namaku di dalam Hati-Mu, Engkau satu-satunya kerinduan, kebahagiaan serta kebanggaanku. Aku mau hidup dan mati sebagai anak-Mu. Amin
PENYERAHAN DIRI KEPADA HATI KUDUS YESUS
Yesus,
Kami tahu bahwa Engkau penuh belas kasih, dan bahwa Engkau telah menganugerahkan hatiMu bagi kami. HatiMu itu dimahkotai duri dan dosa-dosa kami. Kami tahu, bahwa Engkau terus-menerus meminta agar kami tidak pergi dariMu dan tersesat.
Yesus,
Ingatlah kami bila kami ada dalam dosa. Dengan hatiMu buatlah semua orang saling mencintai. Buatlah agar kebencian lenyap dari kalangan manusia. Perlihatkanlah cinta kasihMu. Kami semua mencintaiMu dan ingin agar Engkau melindungi kami berkat hatiMu yang bagaikan gembala dan bebaskanlah kami dari segala dosa.
Yesus,
Masuklah ke dalam setiap hati! Ketuklah, ketuklah pada pintu hati kami! Sabarlah dan jangan berhenti. Kami masih tertutup karena kami belum memahami cinta kasihMu. Ketuklah terus menerus! O Yesus yang baik, buatlah agar kami membuka hati kami bagiMu, sekurang-kurangnya pada saat kami ingat kepada penderitaanMu, yang Kautanggung bagi kami. Amin.
NOVENA KEPADA HATI KUDUS YESUS
(novena ini dilakukan setiap hari 9 x berturut-turut pada jam-jam yang sama)
Bapa Kami...........
Salam Maria...........
Kemuliaan...........
"Mintalah maka akan diberikan kepadamu; carilah maka kamu akan mendapat; ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu". Dengan perantaraan Maria BundaMu tersuci aku memanggil Engkau, aku mencari dan memohon kepadaMu untuk mendengarkan permohonanku ini
(Sebutkanlah karunia yang anda butuhkan)
Ya Yesus, Engkau berkata:
"Apa saja yang kau minta kepada BapaKu dengan NamaKu, Dia akan memberikannya kepadamu", aku memohon dengan rendah hati dan penuh kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam NamaMu, dengan perantaraan Maria, Bunda-mu tersuci, untuk mengabulkan permohonanku ini
(Sebutkan permohonan anda)
Ya Yesus Engkau berkata:
"Langit dan bumi akan musnah, tetapi SabdaKu tidak akan musnah" dengan perantara Maria BundamU tersuci aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan
(Sebutkan permohonan anda)
Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa Hati KudusMu akan menjadi laut keahiman bagi orang-orang yang berharap padaMu aku sungguh percaya bahwa Engkau akan mengabulkan apa yang aku minta, walaupun itu memerlukan mukjizat. Pada siapa aku akan mengetuk kalau bukan pada HatiMu. Terbekatilah mereka yang berharap padaMu.
Ya Yesus, aku mepersembahkan kepada HatiMu(penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini)
Pandanglah dan buatlah apa yang hatiMu kehendaki.
Ya Yesus, aku berharap padaMu dan percaya kepadaMu, aku mempersembahkan diriku, di dalam Engkau aku merasa aman
(1x Bapa kami; Salam Maria; Kemuliaan)
Hati Kudus Yesus, aku berharap kepadaMu
(Ulangi 10 x dengan penuh semangat)
Ya Yesus yang baik, Engkau berkata:
"Jika Engkau hendak menyenangkan Daku, percayalah kepada Ku. Jika Engkau hendak lebih menyenangkan Daku, berharaplah padaKu selalu", PadaMu Tuhan, aku berharap, agar aku tidak binasa selamanya
AMIN
Pujian Malam kepada Hati Terkudus Yesus
Hati Kudus Yesus
O hati Yesus yang Ilahi, kuberi salam akhir pada hari ini, Ke dalam luka cinta-Mu nan suci kuletakkan suka dukaku hari ini, O hati Yesus yang penuh cinta, sejak pagi kuserahkan bebanku sehari ini, tak percuma kuberharap pada-Mu. Engkau melimpahi aku dengan kurnia-Mu. O hati Ilahi kusesali segala dosaku. Dengan segenap hati, ampunilah aku, baharuilah cinta-Mu dalam diriku. Ya hati Yesus, kepada-Mu kuserahkan siapa saja yang berjasa kepadaku dan tiap orang yang kukasihi lindungilah jiwa dan raga mereka. Dalam luka-Mu yang terkudus aku ingin beristirahat dengan aman tenteram, Semoga luka hati-Mu terbuka bagaikan pintu surga di akhir hidupku. Amin.
H.
Kutipan Teks Misa
Jumat, 28 Juni 2019
Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus
Hati Allah berkobar-kobar dengan belas kasihan! Pada hari ini, Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus, Gereja menghadirkan ke hadapan kita misteri ini untuk kita renungkan: misteri hati seorang Allah yang merasakan belas kasihan dan yang mencurahkan segenap kasih-Nya ke atas umat manusia. Suatu kasih misterius, yang dalam ayat-ayat Perjanjian Baru disingkapkan kepada kita sebagai kasih Allah yang dahsyat dan tak terbatas bagi umat manusia. Allah tidak berkecil hati kendati kedurhakaan ataupun penolakan umat yang telah dipilih-Nya; melainkan, dengan belas kasihan yang tak terhingga Ia mengutus Putra Tunggal-Nya ke dalam dunia untuk membebankan ke atas Diri-Nya sendiri nasib dari kasih yang hancur, agar dengan menakluklan kuasa kejahatan dan maut, Ia dapat memulihkan kembali umat manusia yang diperbudak oleh dosa ke martabat mereka sebagai putra dan putri Allah. (Paus Benediktus XVI, Homili 2009)
Antifon Pembuka (Bdk. Mzm 33:11.19)
Rancangan Hati-Nya dari angkatan ke angkatan untuk melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
Pada Misa Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus ada Madah Kemuliaan (Gloria) dan Syahadat (Credo)

Doa Pembuka
Allah yang Mahakuasa, perkenankanlah kami untuk memuliakan Hati Putra-Mu, dan mengenang karya besar cinta kasih-Nya bagi kami. Jadikanlah kami layak untuk menimba anugerah yang mengalir secara berlimpah dari sumber ilahi itu. Dengan pengantaraan Kristus itu juga yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Ulangan (7:6-11)
"Kamulah yang dipilih dan dikasihi Tuhan!"
Sekali peristiwa, di padang gurun seberang Yordan, Musa berkata kepada umat Israel, “Kamulah umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu; kamulah yang dipilih Tuhan, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya. Bukan karena jumlahmu lebih besar dari bangsa mana pun, maka hati Tuhan terpikat olehmu dan memilih kamu, -sebab nyatanya kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa! -Tetapi karena Tuhan mengasihi kamu dan karena Ia memegang sumpah yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka Tuhan telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat, dan menebus kamu dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Sebab itu haruslah kamu ketahui, bahwa Tuhan, Allahmu itu, adalah Allah yang setia. Ia memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan. Tetapi terhadap setiap orang yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu. Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang pada hari ini kusampaikan kepadamu untuk dilakukan.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = d, 2/2, PS. No. 809
Ref. Berbelas kasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.
Ayat. (Mzm 103:1-2.3-4.6-7.8.10;R:17)
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya.
2. Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu, dan menyembuhkan segala penyakitmu! Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur, dan memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.
3. Tuhan menjalankan keadilan dan kasih bagi semua orang yang diperas. Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, dan memaklumkan perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.
4. Tuhan adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak pernah Ia memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, atau membalas kita setimpal dengan kesalahan kita.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (4:7-16)
"Allah mengasihi kamu."
Saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai silih bagi dosa-dosa kita! Maka haruslah kita juga saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Beginilah kita ketahui bahwa kita berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita, yakni bahwa Ia telah mengaruniai kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Kami telah melihat dan bersaksi bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Penyelamat dunia. Barangsiapa mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil, do = f, 2/2, PS. No. 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Mat 11:29ab, 2/4)
Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (11:25-30)
"Aku lemah lembut dan rendah hati."
Sekali peristiwa berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab misteri Kerajaan Kausembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan oleh Bapa kepada-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak, serta orang-orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Datanglah kepada-Ku, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Antifon Komuni (Yoh 7:37-38)
Tuhan bersabda, "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, dari dalam hatinya akan mengalir air hidup."
Thus says the Lord: Let whoever is thirsty come to me and drink. Streams of living water will flow from within the one who believes in me.
atau (Yoh 19:34)
Seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
One of the soldiers with a spear opened His side, and immediately there came out blood and water.
Unus mílitumláncea látus éjus apéruit,et contínuo exívit sánguis et áqua.
I.
BUNDA PENOLONG ABADI.
Inilah ikon/gambaran “Maria Penolong Abadi”/ “Mother Of Perpetual Help” yang dirayakan setiap tanggal 27 Juni ini.
Ikon menggambarkan Bunda Maria sedang menggendong dan menenangkan Yesus kecil yang nampak ketakutan, berlari mencari perlindungan kepada ibuNya dengan terburu-buru sampai sebelah alas kakiNya terlepas.
Saat itu Yesus kecil ketakutan dan tidak mengerti, karena secara tiba-tiba mendapat penampakan dua orang malaikat yang memperlihatkan kepadaNya, salib, paku, dan lembing, yang merupakan simbol dari penderitaan salib yang harus dijalani Ia kelak.
Dengan penuh kasih keibuan; Bunda Maria mendekap Yesus Kecil erat dan memberiNya rasa aman.
-------------------
(Buku MOM - MARY OUR MOTHER, RJK)
Dikisahkan, pada Abad Pertengahan, sebuah ikon yang menggambarkan Maria dan Kanak Yesus menjadi subjek penghormatan besar di pulau Crete Yunani.
Dikenal sebagai “Maria Penolong Abadi”, lukisan ini terkenal dengan mukjizat dan pertolongannya bagi yang berdoa dengan kepercayaan dan meminta pertolongan di hadapannya.
Pada awal abad ke-15, pasukan Turki datang dan menduduki pulau tersebut.
Khawatir bahwa ikon akan jatuh ke tangan orang-orang yang tidak percaya, seorang pedagang memutuskan untuk membawanya dan berlayar ke Italia.
Secara ajaib terselamatkan dari badai di laut, ia tiba di Roma di rumah seorang teman.
Beberapa hari setelahnya, dia meninggal, setelah sempat meminta temannya itu untuk membawa dan meletakkan lukisan tersebut di sebuah tempat suci untuk dapat dihormati orang banyak.
Tuan rumah, temannya itu, mengabaikan keinginannya dan menyimpan gambar suci tersebut untuk dirinya sendiri.
Dikatakan, Bunda Maria sendiri kemudian menampakkan diri beberapa kali kepadanya, mendesak agar lukisan itu ditempatkan di Gereja di Bukit Esquiline di Roma, sehingga semua orang dapat berdoa di hadapannya.
Pria itu gagal untuk memahami permintaan tersebut dan terus menyimpan lukisan itu sampai, pada waktunya, ia juga jatuh sakit dan meninggal.
Istrinya ternyata juga tidak mempunyai itikad yang lebih baik daripada suaminya dan diperlukan juga beberapa kali penampakan Maria kepadanya untuk akhirnya dipenuhi keinginannya.
Akhirnya, pada 1499, ikon Maria Penolong Abadi ditempatkan di gereja Santo Matius di Roma dan mendapat penghormatan besar.
Sempat dinyatakan “hilang” sesudah penyerangan tentara Napoleon ke Gereja tersebut pada tahun 1798, lukisan tersebut akhirnya ditemukan diselamatkan dan disimpan oleh para Imam Agustinian, sampai akhirnya pada tahun 1866, Paus Pius IX memerintahkan agar ia dikembalikan kepada Ordo Redemptorist dan diletakkan di Gereja St. Alfonsus di Roma.
Sejak saat itu, salinan gambar serupa dibuat dan dihormati di seluruh dunia, dan dirayakan setiap 27 Juni.
J.
DOA KEPADA BUNDA PENOLONG ABADI
O Bunda Penolong Abadi,
Berikanlah kepadaku, boleh memanggil namamu yang berkuasa,
yang adalah perlindungan bagi orang yang hidup dan pertolongan keselamatan bagi orang yang meninggal.
Maria tersuci, biarlah namamu selalu ada pada bibirku.
Jangan menunda ya Bunda, untuk menolongku kapanpun aku memanggilmu.
Di dalam pencobaanku, dalam kebutuhanku, aku tidak akan gagal dalam memanggil dan mengulang-ulang namamu yang suci, Bunda Maria.
Suatu penghiburan yang manis yang menenangkan jiwaku setiap kali aku menyebut namamu.
Aku bersyukur kepada Allah yang telah memberikan engkau nama yang begitu manis dan berkuasa, namun tidak cukup bagiku untuk menyebutnya saja, tetapi biarlah cintaku kepadamu tidak pernah gagal membuatku menyalamimu sebagai Bunda Penolong Abadi. Amin.
Salam Maria... 9 x.

Rabu, 26 Juni 2019

HIK. HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
HARAPAN IMAN KASIH.
Rabu, 26 Juni 2019
Hari Biasa Pekan XII
Kejadian (15:1-12.17-18)
(Mzm 105:1-2.3-4.6-7.8-9)
Matius (7:15-20)
“Intentio pura - Maksud yang murni."
Inilah yang selalu diharapkan setiap kali kita menjalin relasi dengan orang lain. Inilah sebuah tindakan komunikatif (Lat: comunicare: berbagi), tidak ada "rekayasa/agenda politis/hidden agenda" karena semuanya tulus tanpa ada akal bulus, hanya hadir dan mengalir.
Tapi secara real, kadang ada saja orang yang "tidak fair": Ia berpura-pura tulus padahal hatinya penuh akal bulus. Hati dan kata-katanya seperti "pepesan kosong" karena penuh topeng dan kepalsuan, kadang penuh gosipan dan cibiran, seolah mereka adalah orang yang berhak menjadi "hakim" bagi sesamanya.
Adapun tiga keutamaan jawa yang bisa kita petik dari realitas ini, al:
1. "Eling lan waspada":
Ingat diri dan ber-mawas diri dalam menjalin relasi, karena ada saja "serigala berbulu domba": di depan kita berpura-pura baik tapi ternyata di belakang malahan menjelek-jelekkan/memfitnah, ngrasani, mencari untung dll. Ini bisa terjadi di banyak tempat, entah di tempat kerja atau juga di gerej, entah dengan sesama umat/sesama gembalanya.
Dkl: Kita perlu bersikap instrospektif setiap harinya supaya selalu bermawas diri.
2. "Alon alon waton kelakon":
Perlahan dan jangan tergesa dalam mengambil banyak keputusan. Semuanya mesti dilihat dengan arif dan tidak terburu buru. Ada sikap kehati-hatian dalam menjalin relasi.
Dkl: Kita perlu bersikap reflektif, "menep", tidak larut hanyut dalam emosi dan rasa perasaan sesaat yang bergejolak hanya karena atas dasar suka/tidak suka. Kita perlu punya kepekaan nurani dalam menjalin relasi.
3. "Ojo Dumeh":
Kita diharapkan untuk hdp sederhana dan tidak suka pamer/tampil "wah" karena kadang bisa menimbulkan keiri-hatian orang lain yang tidak suka.
Disinilah kita perlu menjadi orang yang integratif, yang utuh dan seimbang, tidak sibuk pada tampilan luar tapi sungguh mempunyai "inner power" yang muncul dari kedalaman hati yang bena-benar tulus dan sejati: Think before speak!
"Cari roti di Lebak Bulus - Milikilah hati yang benar-benar tulus."
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
Kutipan Teks Misa.
Setiap perbuatan, pemikiran atau perkataan yang mengandung hawa nafsu, tidak selaras dengan Kristus (St. Gregorius dari Nissa)
Kodrat Allah dan keagungan-Nya tidak dapat dilihat oleh sesuatu dari ciptaan yang diciptakan-Nya. Maka, Ia menampakkan diri hingga dapat dikenal dan dimengerti. (St. Ireneus)
Antifon Pembuka (105:1)
Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya, maklumkanlah perbuatan-Nya di antara para bangsa.
Doa Pembuka
Allah Bapa sumber keteguhan kami, Engkaulah Penopang hidup di kala kami bimbang. Semoga kami selalu teguh dalam iman, dan percaya bahwa Engkau setia memenuhi janji-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persekutuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Kejadian (15:1-12.17-18)
"Abram percaya kepada Tuhan dan hal ini diperhitungkan sebagai kebenaran, dan Tuhan mengikat perjanjian dengan dia."
Pada suatu ketika datanglah sabda Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan, “Janganlah takut Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” Abram menjawab, “Ya Tuhan Allah, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku? Aku akan meninggal tanpa mempunyai anak, dan yang akan mewarisi isi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.” Lagi kata Abram, “Engkau tidak memberi aku keturunan, sehingga seorang hambakulah yang nanti menjadi ahli warisku.” Tetapi datanglah sabda Tuhan kepadanya demikian, “Orang itu tidak akan menjadi ahli warismu!” Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta bersabda, “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang jika engkau dapat!” Maka sabda-Nya kepada Abram, “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Lalu Abram percaya kepada Tuhan; maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Tuhan bersabda lagi kepada Abram, “Akulah Tuhan, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim guna memberimu negeri ini menjadi milikmu.” Tetapi Abram menjawab, “Ya Tuhan Allah, dari manakah aku tahu bahwa aku akan memilikinya?” Sabda Tuhan kepadanya, “Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati.” Abram mengambil semuanya itu, membelahnya menjadi dua lalu diletakkannya belahan-belahan itu berdampingan, tetapi burung-burung itu tidak ia belah. Ketika burung-burung buas hinggap di atas daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya. Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu gelap gulita yang mengerikan turun meliputinya. Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu. Pada hari itulah Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram serta bersabda, “Kepada keturunanmulah Kuberikan tanah ini, dari sungai Mesir sampai ke sungai Efrat yang besar itu.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Selamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.
Ayat. (Mzm 105:1-2.3-4.6-7.8-9)
1. Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya, maklumkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
2. Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya!
3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya; Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi. 4.Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan; akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 15:4)
Tinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kamu, sabda Tuhan; barangsiapa tinggal dalam Aku, akan menghasilkan banyak buah.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (7:15-20)
"Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka."
Dalam kotbah di bukit Yesus berkata, “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri, atau buah ara dari rumput duri? Camkanlah setiap pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik akan menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Renungan
Kita harus selalu waspada dalam kehidupan karena banyak hal bisa mengancam keberlangsungan hidup kita, baik jasmani maupun rohani. Dalam dunia yang terus berkembang ini, kita hendaknya bisa memilah mana yang terbaik untuk hidup kita. Tanpa sikap waspada, kita hanya akan menjadi korban dari perkembangan dunia yang terus berinovasi.
Dalam kehidupan rohani, kita harus lebih waspada lagi mengingat banyaknya nabi palsu dalam hidup ini. Itulah yang diingatkan oleh Yesus dalam Injil hari ini. Ia mengingatkan para murid supaya waspada terhadap nabi-nabi palsu yang datang layaknya seekor domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala buas yang ingin memangsa kawanan domba tersebut. Dari buah-buah hidupnyalah kita bisa mengenali mereka. Siapa nabi palsu pada masa sekarang ini? Mudah bagi kita untuk mengenalinya.
Nabi palsu, seperti dikatakan oleh Yesus adalah orang yang hidupnya tidak membuahkan tindakan baik. Ia pandai berkata-kata, tetapi tidak melakukannya. Ia seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Bukan hanya itu. Ia bisa berpenampilan menarik dan berwibawa tetapi tidak berkualitas hidupnya. Inilah nabi palsu. Oleh karena itu, kita semua bisa jatuh menjadi nabi palsu ketika hidup kita tidak mampu menunjukkan perbuatan baik dalam kehidupan.
Ketika pejabat pemerintahan hanya pandai memberikan janji-janji manis, tetapi tidak pernah merealisasikannya, ia tampil sebagai nabi palsu. Ketika seorang religius tidak menghayati kaul-kaul kebiaraan dan janji-janjinya, ia menjadi nabi palsu bagi umat. Ketika pasangan suami istri tidak lagi menghidupi janji perkawinan yang diucapkan di hadapan Tuhan dan umat-Nya, pada saat itu mereka menjadi nabi palsu bagi anak-anaknya dan tetangga. Para pengguna media sosial menjadi nabi palsu bagi para warganet ketika mereka menyalahgunakannya dengan menyebarkan konten provokatif dan menjadikan sarana untuk menyakiti bahkan melukai hidup orang lain.
Hendaknya kita selalu tekun berdoa dan menyatukan diri dengan Tuhan supaya hidup kita membuahkan perbuatan baik dan kebenaran. Inilah salah satu bentuk kemartiran kita pada masa sekarang sebagaimana telah dilakukan oleh Santo Ireneus yang berjuang melawan ajaran-ajaran sesat pada zamannya.
Antifon Komuni (Mat 7:16)
Dari buahnya kalian akan mengenal mereka. Setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik.

Selasa, 25 Juni 2019

HIK. HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
HARAPAN IMAN KASIH.
Selasa, 25 Juni 2019
Hari Biasa Pekan XII
Kejadian (13:2.5-18)
(Mzm 15:2-3ab.3cd-4ab.5)
Matius (7:6.12-14)
"Lex natura - Hukum alam."
Inilah yang menjadi fokus inti bacaan injil hari ini bahwa segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka".
Hal ini berangkat dari sebuah keyakinan dasar bahwa "yang baik pasti menarik yang baik" atau dalam bahasa filsafat Yunani: "yang sama mengenal yang sama".
Jelaslah bahwa etika kristiani juga menekankan hubungan timbal balik: Kita ingin dihormati orang lain? Hormatilah orang lain! Kita minta dilayani? Jadilah pelayan! Mau mendapat kemurahan hati? Bermurah hatilah senantiasa!
Begitu pula jika kita mengharapkan pengampunan maka tiket yang mesti kita bayar adalah kesediaan untuk juga rela mengampuni: "yang murah hati akan memperoleh kemurahan Allah" (Mat 5:7).
Adapun tiga tujuan dasar hidup yang bisa kita petik dari "hukum alam" ini, al:
1."Bergema":
Hidup itu seperti "echo", kalau kita mewartakan suara kasih maka kita akan mendapatkan suara kasih itu kembali pula. Inilah gema kehidupan yang dapat dirasakan-dilihat dan didengar oleh hati karena "gravitasi hidup" adalah juga menuai apa yg kita tabur serta mendapatkan dari apa yang telah kita berikan.
2."Berguna":
Bukankah tepat kata Darwin bahwa: "tak seorangpun sia-sia di dunia ini ketika ia meringankan beban hidup sesamanya? Disinilah hidup kita yang hanya sementara ini mestinya bisa menjadi "berkat", bermanfaat bagi banyak org lain, bukannya malah menjadi "batu sandungan" karena kata dan warta kita kadang penuh gosipan dan sindiran.
3."Bermakna":
Bukankah hidup akan bermakna, bila kita "mau memberi" dan "tidak mengambil"? Bukankah "dengan memberi, kita malahan bisa menjadi "kaya"? Inilah hidup yang penuh makna yang selalu dimulai dengan nada dasar "C", Cinta, karena tepatlah "dimana ada cinta disitu ada kehidupan, bukan?
Yang pasti, "per tutto stato di grazia - Untuk semua yang sudah terjadi katakanlah trimakasih."
Selamat bergema – berguna dan bermakna setiap harinya dengan kata dan warta nyata.
"Cari arang di Ramayana - Jadilah orang yang hidupnya bermakna."
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
Cara termudah untuk menghilangkan musuh, adalah dengan menjadikan mereka sebagai teman. Tidak ada situasi manusia yang bagaimanapun sulitnya, atau yang biasa-biasa saja, yang tidak dapat menjadi suatu perjumpaan dengan Kristus, dan menjadi suatu langkah maju dalam perjalanan kita menuju kerajaan Surga. Buka jiwamu kepada surya abadi, dan jangan takut akan cahaya nya yang menyilaukan. Kukatakan kepadamu, buka jiwamu, kepada sinar surya keindahan abadi ini, hai kau yang sangat menginginkan kepompong meretas agar kupu-kupu dapat terbebas dari penjara kegelapan.
MADAH HARIAN PAGI
(Selasa, 25 Juni 2019)
Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.
Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.
Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.
DOA
Ya Tuhan, kuatkanlah kiranya iman kami kepada-Mu dan sempurnakanlah madah pujian kami, supaya kami dapat menghasilkan buah surgawi. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
A.
RACE IN PEACE.
Kita tidak berdamai dengan orang lain karena kita tidak berdamai dengan diri kita sendiri. Dan kita tidak berdamai dengan diri kita sendiri karena kita tidak berdamai dengan Allah.
Untuk menggerakkan bumi,
kau harus menggerakkan dirimu terlebih dahulu.
Untuk mengubah dunia,
kau harus mengubah dirimu sendiri dulu, bukan?
Coba dulu baru cerita.
Pahami dulu baru menjawab.
Pikir dulu baru berkata.
Dengarlah dulu, baru beri penilaian.
Bekerja dulu baru berharap.
Hidupmu akan berubah lebih baik jika kamu bersedia untuk mengubah dirimu terlebih dahulu krn hanya orang baik yang akan mendapat yang terbaik, bukan?
Marilah Berdoa:
Ya Tuhan Allah alam raya,
ciptakan dalam diriku:
kesetiaan yang menggerakkan Engkau,
aku pasti akan percaya selalu padaMu
dan aku pasti mendambakan Engkau
seumur-umurku.
Ya Tuhan Allah alam raya,
aku mohon kepadaMu;
sudilah Engkau membantuku mengarahkan
segala ulah tindakanku
dengan ilham-ilhamMu
serta melaksanakannya
dengan bantuan rahmatMu
agar setiap doa dan karyaku
selalu dimulai dari Dikau
berlangsung lewat Dikau,
serta berakhir selamat kepada Dikau.
Amin.
“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.” (Mz. 51:3-6)
B.
"WWF - WALK WITH FRANCIS" :
In Iesum Christum fides a peccato, aegritudine, interiore vacuitate, solitudine expedit, atque fons est laetitiae quam nemo nobis auferre potest.
Faith in Jesus Christ frees us from sin, sadness, emptiness, isolation. It is the source of a joy that no one can ever take away.
Iman kepada Yesus Kristus membebaskan kita dari dosa, kesedihan, kehampaan, keterasingan. Iman tersebut merupakan sumber sukacita yang tidak pernah bisa diambil oleh siapa pun.
TEMA HARI ORANG MUDA SEDUNIA 2020-2022
■ Hari Orang Muda Sedunia ke-35 (2020) tingkat keuskupan :
"Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!" (Luk 7:14).
■ Hari Orang Muda Sedunia ke-36 (2021) tingkat keuskupan :
"Berdirilah. Aku menetapkan engkau menjadi saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat" (bdk. Kis 26:16).
■ Hari Orang Muda Sedunia ke-37 (2022) tingkat internasional yang akan diadakan di Lisbon (Portugal) :
"Berangkatlah Maria dan langsung berjalan" (Luk 1:39).
Jalan rohani yang ditunjukkan oleh Paus Fransiskus secara saling bertalian mengikuti permenungan yang dimulai dengan Hari Orang Muda Sedunia 2019 dan proses sinode, khususnya dengan anjuran apostolik Christus Vivit.
Dalam Christus Vivit 20, Paus Fransiskus mengutip Luk 7:14 ketika beliau mendorong kaum muda untuk memperkenankan diri mereka dijamah oleh kuasa Tuhan yang bangkit dan memulihkan "daya hidup batinmu, impianmu, kegairahanmu, optimismemu, dan kemurahan hatimu”, sifat-sifat yang menjadi ciri khas kaum muda.
Tiga tema ini terhubung oleh undangannya kepada kaum muda untuk "berdiri" dan segera menanggapi panggilan Tuhan untuk menyebarkan kabar baik, seperti yang dilakukan Maria setelah mengatakan "ini aku". Kata "berdiri" dalam teks asli oleh Lukas juga memiliki arti "bangkit kembali" dan "bangun untuk hidup". (PS)
C.
Kutipan Teks Misa:
Setiap perbuatan, pemikiran atau perkataan yang mengandung hawa nafsu, tidak selaras dengan Kristus. ---- St. Gregorius dari Nissa
“Sesuatu yang murni, bebas dari kecenderungan hawa nafsu, mengarah pada sumber kedamaian, yakni Kristus” (St. Gregorius dari Nissa)
Antifon Pembuka (Mzm 15:1a.2)
Tuhan, siapa yang boleh menumpang di kemah-Mu? Orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya.
Doa Pembuka
Allah Bapa Mahakuasa, andaikata Engkau tidak menunjukkan jalan, tentu kami tersesat seperti orang buta. Perkenankanlah sabda Yesus Putra-Mu selalu mengarahkan perjalanan kami, agar dapat memasuki sukacita abadi, yang Kaujanjikan kepada siapa pun yang berkehendak baik. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Kejadian (13:2.5-18)
"Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, sebab kita ini kerabat!"
Abram itu seorang yang sangat kaya. Ia memiliki banyak ternak, perak dan emas. Juga Lot, yang ikut bersama-sama dengan Abram, mempunyai domba dan lembu serta kemah. Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama. Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu. Maka berkatalah Abram kepada Lot, “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, antara para gembalaku dan gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untukmu? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku: jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.” Lalu Lot melayangkan pandangannya, dan dilihatnyalah bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman Tuhan, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum Tuhan memusnahkan Sodom dan Gomora. Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu; lalu ia berangkat ke sebelah timur, dan mereka berpisah. Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan. Setelah Lot berpisah dari Abram, bersabdalah Tuhan kepada Abram, “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan ke barat, utara dan selatan. Seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu, untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu banyak seperti debu tanah. Sebagaimana debu tanah tak dapat dihitung, demikian pun keturunanmu tak terhitung banyaknya. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.” Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan ia menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron. Lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan do = f, 3/4, PS 848
Ref. Tuhan siapa diam di kemah-Mu, siapa tinggal di gunung-Mu yang suci?
Ayat. (Mzm 15:2-3ab.3cd-4ab.5)
1. Yaitu orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya; yang tidak menyebar fitnah dengan lidahnya.
2. Yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang-orang tercela tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang takwa.
3. Yang tidak meminjamkan uangdengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 8:12)
Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku, ia hidup dalam cahaya abadi.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (7:6.12-14)
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka."
Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Janganlah kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing, dan janganlah kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injak dengan kakinya, lalu babi itu berbalik mengoyak kamu. Segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sempit itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kebinasaan, dan banyak orang telah masuk melalui pintu dan jalan itu. Tetapi sempitlah pintu dan sesaklah jalan yang menuju kehidupan, dan sedikitlah orang yang menemukannya.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
Renungan
Kehidupan bersama membutuhkan toleransi dan solidaritas sampai kepada keberpihakan dalam melayani sesama yang menderita dan berkekurangan. Itulah prinsip dari kekristenan hidup manusia. Sebagai pengikut Kristus, kita tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri. Karena iman kita menuntut kesaksian hidup dalam perbuatan yang nyata. Tuhan Yesus hari ini mengajarkan pentingnya keseimbangan dalam perbuatan untuk diri sendiri dan orang lain.
Seperti yang Dia katakan: segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu perbuatlah demikian juga kepada mereka. Yesus mengharapkan ukuran perlakuan terhadap sesama memiliki parameter yang sama dengan dan untuk diri sendiri.
Kita kadang sering melakukan perbuatan kepada orang lain tidak sesuai dengan ukuran untuk diri sendiri. Bila ditimbang lebih banyak untuk kepentingan diri dari pada mementingkan orang lain. Yesus mengingatkan kita untuk seimbang dalam perlakuan terhadap sesama.
Tuhan, semoga aku memiliki hati yang adil agar aku menampakkan kasih Allah kepada sesamaku. Semoga aku tidak memikirkan diri sendiri melainkan sesamaku yang membutuhkan pertolongan dariku. Amin.
====
Menjadi jahat itu mudah sedangkan menjadi baik itu butuh perjuangan. Kebaikan akan membuat pintu masuk menuju keselamatan itu makin terbuka. Sebab, banyak kebaikan yang bisa kita petik dalam keseharian namun menjadi percuma ketika kita tidak hidup dalam kesadaran, seperti melempar barang kudus kepada anjing dan mutiara kepada babi. Ada begitu banyak kebaikan setiap hari, kenapa kita masih memilih kejahatan? Hendaknya kita hidup dengan bijaksana!
Antifon Komuni (Mat 7:12)
Segala sesuatu yang Kauinginkan diperbuat orang kepadamu, perbuatlah juga demikian kepadanya.
Doa Malam
Ya Yesus, terima kasih kuucapkan kepada-Mu, karena Engkau telah menunjukkan jalan kebenaran padaku hari ini. Melalui usaha yang sungguh-sungguh, berani mengatasi tantangan dan kesukaran bagaikan melalui pintu yang kecil, aku percaya akan kehidupan yang lebih baik. Aku juga percaya akan menjadi orang yang baik, yang diperjuangkan setiap hari, siang dan malam. Ya Yesus yang baik, Engkaulah tumpuan harapanku. Amin.