Ads 468x60px

Kamis, 28 Desember 2017



HIK. HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
HARAPAN IMAN KASIH.
Kamis, 28 Desember 2017
Pesta Kanak-kanak Suci, Martir (Hari Kamis Dalam Oktaf Natal)
1 Yohanes (1:5-2:2)
(Mzm 124:2-3.4-5.7b-8)
Matius (2:13-18)
"Marturia - Kesaksian."
Inilah yang dilakukan oleh Kanak-Kanak di Betlehem. Walaupun masih balita (children), mereka menjadi pahlawan ("hero") di bawah kebengisan raja yang kekanak-kanakan (childish) bernama Hero-des.
Adapun 3 sikap iman yang bisa kita petik dari bacaan injil hari ini, antara lain :
1. "Ketaatan":
Lihatlah figur Yusuf! Setelah Natal, nampaklah malaikat Tuhan lagi kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNya! Larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu karena Herodes akan mencari Anak itu untuk dibunuh.” Yusuf-pun taat pada-Nya. Sudahkah hati kita juga peka pada aneka sapaanNya dalam keseharian hidup dengan segala ruwet rentengnya?
2. "Kepekaan":
Lihatlah ke-3 orang Majus (Kaspar dan Baltasar dan Melkor). Herodes yang merasa "sentimen" (karena iri hati)berbanding terbalik dengan orang Majus yang "sensible" (karena peka hati). Herodes merasa tidak aman dan tersaingi karena mendengar bahwa Yesus yang lahir adalah pewaris tahta Daud sehingga dia bermaksud membunuh-Nya. Dia mengandalkan info dari orang Majus yang datang untuk menyembah Yesus dan sebelumnya singgah di istana.
Namun, orang Majus itu tidak jadi singgah karena mereka pulang melalui jalan lain sehingga Herodes gagal mengetahui keberadaan Yesus. Sudahkah kita juga memiliki hati yang peka, yang "sensible" dan tidak mudah "sentimen" kepada org lain?
3. "Kemartiran":
Inilah semangat pengorbanan kanak-kanak Betlehem. Karena gagal menemukan Yesus, Herodes murka dan membunuh semua kanak-kanak di Betlehem dengan harapan Yesus merupakan salah satu dari yang terbunuh.
Dengan kata lain:
Mereka menjadi korban "silent victim", "voice the voiceless" yang hanya bisa diam karena tidak mampu membalas. Apakah kita kerap juga mengorbankan orang lain dengan sikap kekanak-kanakan, mulut yang penuh gosipan dan pergunjingan, hati yang penuh iri dan dengki, dengan intrik dan sikap munafik?
"Makan bakut di dekat pos polisi - Jangan takut menjadi saksi."
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
Tanggal 28 Desember adalah Pesta Kanak-kanak Suci untuk mengenang pembunuhan kanak-kanak oleh Raja Herodes dalam upayanya membunuh Bayi Yesus. Kanak-kanak ini dihormati sebagai para martir awal oleh Gereja Purba.
Sebuah kapel yang diperuntukkan bagi Kanak-kanak Suci terletak di satu dari banyak gua di bawah Gereja St. Katharina dari Alexandria, di samping Gereja Kelahiran di Betlehem. Menurut tradisi, tempat ini adalah makam dari kanak-kanak dan bayi-bayi yang nyawanya diambil oleh Herodes saat mencari Kristus.
Yang menarik, ada sebuah gua lain berisikan tulang-belulang dan tengkorak kanak-kanak kecil, dan dikenali sebagai Kanak-kanak Suci, terletak di bawah Gereja Kelahiran, di samping menara lonceng Ortodoks Yunani. Para Imam Ortodoks Yunani bertanggung jawab atas perawatan tempat ini. Kedua tempat tersebut mengandung sarat makna simbolis, dan merupakan pengingat peringatan dan kenangan akan kanak-kanak tersebut.
====
Kutipan Teks Misa:
“Kanak-kanak suci, meski tidak berdaya di medan laga, namun berhasil merebut mahkota kemenangan.” (St. Quidvultdeus)
Antifon Pembuka
Kanak-kanak tak bersalah dibunuh demi Kristus. Kini mereka mengikuti Anak Domba tak bercela, dan senantiasa berseru, "Terpujilah Kristus!"
The innocents were slaughtered as infants for Christ; spotless, they follow the Lamb and sing for ever: Glory to you, O Lord.
Pengantar
Pesta Kanak-kanak Suci yang kita rayakan pada hari ini menunjuk pada kenyataan bahwa kuasa kegelapan menjadi gusar terhadap terang Kristus. Ini dapat dilihat di sepanjang sejarah keselamatan. Dengan lahirnya Yesus, Raja Herodes merasa kedudukannya terancam dengan hadirnya Raja baru tersebut. Ia merasakan takhtanya mulai digoyang. Itulah sebabnya, ia tidak segan-segan membunuh anak-anak. Telinganya sudah tuli untuk mendengar ratapan para ibu yang harus kehilangan anaknya. Mata hatinya buta untuk melihat penderitaan begitu banyak orang. Kehadiran seorang pembawa damai kerap menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang yang congkak dan arogan. Kedatangan Yesus, Sang Raja Damai, menyebabkan kekacauan besar dalam diri Herodes. Anak-anak yang tidak bersalah menjadi korban kekejamannya hanya karena ingin memastikan bahwa Yesus termasuk di antara anak-anak tersebut.
Pada Misa ini ada Madah Kemuliaan
Doa Pembuka
Allah Bapa yang Mahabaik, hari ini para martir-Mu yang kecil tak bersalah, meluhurkan Dikau bukan dengan madah melaikan dengan darah. Semoga iman yang kami akui dengan perkataan kami nyatakan pula dengan perbuatan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin
Rasul Yohanes mewartakan bahwa Allah adalah terang. Orang yang bersekutu dengan terang tidak akan berjalan dalam kegelapan. Mereka akan disucikan dari dosa.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (1:5-2:2)
"Darah Yesus Kristus menyucikan kita dari segala dosa."
Saudara-saudara terkasih, inilah berita yang telah kami dengar dari Yesus Kristus, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta, dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari segala dosa. Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Allah adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata bahwa kita tidak berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta, dan firman-Nya tidak ada di dalam kita. Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa; namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil. Dialah pendamaian untuk segala dosa kita; malahan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Jiwa kita terluput seperti burung terlepas dari jerat penangkap.
Ayat. (Mzm 124:2-3.4-5.7b-8)
1. Jika bukan Tuhan yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita.
2. Maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir menimbus kita; telah mengalir melanda kita air yang meluap-luap itu.
3. Jerat itu telah putus, dan kita pun terluput! Pertolongan kita dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mat 24:42, 44)
Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu barisan para martir berkurban dengan mempertaruhkan nyawa.
Yusuf diperintahkan untuk membawa kanak-kanak Yesus ke Mesir. Ia dengan taat membawa Yesus dan ibu-Nya ke Mesir dan menjaga mereka. Tindakan Yusuf ini menyelamatkan Yesus dari pembunuhan yang diperintahkan Herodes.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (2:13-18)
"Herodes menyuruh agar semua anak laki-laki di Betlehem dan sekitarnya dibunuh."
Setelah orang-orang majus yang mengunjungi bayi Yesus di Betlehem itu pulang, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya! Larilah ke Mesir, dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Raja Herodes akan mencari Anak itu untuk dibunuh.” Maka Yusuf pun bangunlah. Malam itu juga diambilnya Anak itu serta ibu-Nya, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana sampai Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan lewat nabi-Nya, ‘Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku’. Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, sangat marahlah ia. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yeremia: Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat memilukan; Rahel menangisi anak-anaknya, dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Renungan
Nafsu jahat, takut kehilangan kekuasaan dan haus akan darah adalah ciri khas manusia yang hidup di dalam kegelapan. Untuk menyingkirkan Kanak-kanak Yesus, Herodes tega menghabisi ratusan anak. Sulit dipahami bagaimana manusia bertindak sekejam ini. Tetapi harus diakui, banyak Herodes baru masih berkeliaran di mana-mana hingga hari ini. Mereka tega menghilangkan nyawa anak dan menghabisi bakal bayi. Bagaimana dengan aku? Sadarkah aku akan harga manusia yang telah dibeli Yesus dengan darah-Nya?
Antifon Komuni (Bdk. Why 14:4)
Lihatlah mereka yang telah ditebus sebagai buah pertama umat manusia untuk Allah dan Anak Domba, dan yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja ia pergi.
Behold those redeemed as the first fruits of the human race for God and the Lamb, and who follow the Lamb wherever he goes.
Doa Malam
Allah sumber cinta dan damai, baruilah iman kami akan penjelmaan Putra-Mu menjadi manusia agar kami tetap setia untuk selalu bersyukur kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
====
Madah Ibadat Harian
(Kamis, 28 Des 2017)
Pesta Kanak Kanak Suci, martir
Ya Allah, bersegeralah menolong aku
Ya Tuhan, perhatikanlah umat-Mu
MADAH IBADAT BACAAN
Marilah kita bernyanyi
Bagi anak para suci
Yang tanpa mengetahui
Mati mengurbankan diri
Raja bengis membunuhnya
Tanpa kenal rasa iba
Raja surga menyambutnya
Dalam kehidupan baka
Mereka memuji Allah
Dengan mencurahkan darah
Belum mampu berbicara
Sudah menjadi bentara
Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Serta Bapa dan Roh Suci
Mulyalah kekal abadi
Amin
MADAH IBADAT PAGI
Salam para martir suci
Yang laksana bunga wangi
Gugur di hempaskan taufan
Dibunuh menjadi kurban
Demi Kristus kamu tewas
Dibantai raja yang ganas
Hati kami sungguh pilu
Bila mengingat nasibmu
Belum lagi kamu tahu
Akan ini akan itu
Sudah menjadi pahlawan
Bermahkota kemartiran
Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi
Amin
MADAH IBADAT SIANG
Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan
Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s’mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu
Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu
Amin
DOA
Allah, Bapa yang mahabaik,
hari ini martir-martirMu yang tak bersalah meluhurkan Dikau bukan dengan madah melainkan dengan darah.
Semoga iman yang kami akui dengan perkataan kami nyatakan pula dengan perbuatan.
Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami,
Amin
SKI - JALAN KERAHIMAN
Perkataan dan perbuatan Gereja haruslah menyalurkan belas kasihan, demi menyentuh hati semua orang dan mengilhami mereka untuk menemukan jalan yang mengantar mereka kepada Bapa.

DARI PENJARA KE PENJARA




"TOUR DE PRISON"
DARI PENJARA KE PENJARA
@ Penjara Solo & Sragen...
“Homo homini SOCIUS - Manusia adalah sahabat bagi sesamanya”.
Inilah semangat dasar yang kembali terkenang ketika saya mengunjungi para narapidana kristiani di penjara Solo dan Sragen. Kalimat inilah juga yang terkenang karena medio tahun 2008 lalu kami mulai membentuk “rumah socius” dan mengumpulkan para eks narapidana dari pelbagai latar belakang agama.
Adapun satu kesadaran awalnya bahwa semua manusia adalah sama-sama citra Allah, walau memang berbeda latar belakang agama dan budayanya.
Premis “homo homini socius- manusia adalah sahabat bagi sesamanya” ini sendiri merupakan antitesis dari premis lama ala Hobessian yang berbunyi, “homo homini lupus- manusia adalah serigala bagi sesamanya.”
Pastinya, seperti Yesus yang pernah bersabda: "Barangsiapa tidak melawan kita, ia memihak kita", bisa jadi kita diajak untuk mengenakan pola pikir “persahabatan” bukan “perseteruan”, menganggap sesama sebagai “sahabat”, bukan sebagai “serigala.”
Dkl: Yesus mengajak kita untuk memiliki sifat hidup yang bersahabat dengan terus belajar berpikir positif, bersikap sportif dan bertindak produktif.
Di lain segi, bukankah seringkali kita ini berpola negatif, entah lewat pikiran perkataan bahkan tindakan kita: permusuhan, balas dendam, iri hati, penyingkiran, memberi cap buruk?
Adapun tiga penyebab dasar pola negatif ini adalah “3K”, antara lain:
1. Kesombongan:
Kita kadang merasa bahwa diri kita atau kelompok kitalah yg paling baik.
Akibatnya, ketika ada “the others -yang lain”, kita mudah menganggapnya sebagai saingan yang harus disingkirkan, dimusuhi dan bahkan dipinggirkan dan dikambinghitamkan.
Kita mau menjadi super, tidak mau dikalahkan oleh yang lain, dalam hal supremasi maupun dominasi.
2. Kecurigaan:
Di sekitar kita, tampak bahwa keanekaragaman belum sungguh-sungguh menjadi, bagaikan indahnya susunan warna-warni pelangi yang enak dinikmati dan dikagumi.
Hati yang curiga, iri - dengki dan penuh dengan praduga buruk membuat hidup kita sulit terbuka dan pelit berdamai, terlebih dengan orang atau kelompok yang berbeda latar belakang dengan kita.
Kita mudah berasumsi macam-macam tentang orang lain sehingga membutakan hati nurani bahwa setiap orang adalah sama-sama datang dan kembali kepada Tuhan yang sama.
3. Ketertutupan:
Dunia kita memang satu, persis seperti apa yang dikatakan Stevie Wonder: "We are the world."
Kita ditantang untuk menanggapi persoalan yang justru menyentuh aspek kemanusiaan, yang tidak melulu berbicara tentang manusia dalam konteks primordial, karena masing-masing kita adalah manusia kembara yang sedang dalam berproses menjadi.
Bukankah setiap pribadi tidak bisa berkembang dengan wajar tanpa kontak dengan yang lainnya? Individu menemukan jatidirinya justru dalam keterkaitannya dengan individu lainnya, bukan? Sikap yang picik, tertutup dan ekslusif malahan membuat kita menjadi buta dan tidak berkembang.
Human change the world by acting on it!
“Cari soto babat di kota Serang –
Mari bersahabat dengan semua orang.”
Salam "METAL"
MET naTAL.....

Pesta Keluarga Kudus Nazaret: Yesus, Maria dan Yosef



HIK. HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
HARAPAN IMAN KASIH.

Menjelang Pesta Keluarga Kudus Nazaret: Yesus, Maria dan Yosef
"Sagrada Familia - Keluarga Kudus."
Inilah nama gereja megah karya Gaudi di Barca Spanyol yang sampai hari ini masih belum selesai pembangunannya. Kitapun diajak untuk selalu berjuang membentuk keluarga kudus karena keluarga adalah "ecclesia domestica - gereja basis".
Adapun "core values" untuk setiap keluarga yang mengandung 4 ajakan iman ( “KE-cilkan emosi, LU-askan isi hati, AR-ahkan ke ilahi, dan GA-lang relasi“), antara lain:
1.Cinta: “I LOVE YOU”
Bersama Yesus, Yosef dan Maria hadir sebagai sebuah keluarga yang saling mencintai. Mereka juga mencintai tradisi keimanannya dan setia datang ke Bait Allah dan mempersembahkan hidupnya kepada Allah. (Lat: Familia, Ing: Family, "Father And Mother I Love You").
2.Penghargaan: “THANK YOU”
Seperti kita ketahui, Yosef dan Maria mempersembahkan sepasang burung tekukur kepada Allah yang menunjukkan bahwa Yosef dan Maria itu adalah orang sederhana (Im 12:8). Persembahannya ini adalah bukti dan ungkapan rasa syukur mereka terhadap setiap penyelenggaraan ilahi dalam hidup insani mereka setiap harinya. Kedatangan mereka dari desa Nazareth ke Bait Allah Yerusalem juga adalah ungkapan rasa syukur mereka terhadap segala rahmat yang diterimanya
3.Kedamaian: “I AM SORRY”
Selain Yosef dan Maria, Simeon dan Hana dihadirkan sebagai orang yang "benar/tulus"(Luk 1:6). Ini adalah terjemahan dari kata Yunani: dikaios (Ibr: "yasher, lurus"). Dalam Perjanjian Lama, kata ini tidak hanya berarti kepatuhan kepada perintah tapi menunjukkan bahwa kita menjadi benar di hadapan Allah, baik dalam hati/tindakan yang penuh kedamaian (Maz 32:2).
Inilah kebenaran yang datang dari hati, berdasarkan iman yang benar kepada Allah serta kasih dan takut akan Allah (Ul 4:10,29; 5:29), yang hidup menurut "segala perintah dan ketetapan Tuhan" (Luk 1:6; Kej 7:1; 1Raj 9:4). Jelasnya, inilah sebuah potret keluarga yang berjuang untuk menciptakan kedamaian yang penuh, damai di hati dan damai di bumi, damai juga ketika ada sanak keluarga yang “hilang”, ketika lelah dan letih bekerja, ketika kecewa dan berduka karena bukankah tidak ada mawar tampa duri, tak ada kebahagiaan tanpa pengorbanan
"Dari Telaga ke Sungai Gangga - Bersama keluarga, kita mencapai surga."
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)

NB:
A.
St. Beda: Kerendahan hati Yesus menunjukkan keilahian-Nya
"Kedatangan Yesus setiap tahun di Yerusalem untuk perayaan Paskah Yahudi bersama kedua orangtua-Nya merupakan tanda kerendahan hati-Nya sebagai manusia. Hal itu merupakan ciri manusia untuk berkumpul dan menghunjukkan persembahan kepada Allah, disertai dengan doa dan air mata yang cukup untuk diberikan kepada Sang Pencipta. Maka Yesus, yang dilahirkan sebagai manusia di antara manusia, melakukan apa yang diperintahkan Allah untuk dilakukan oleh umat manusia dengan inspirasi ilahi melalui para malaikat-Nya. Ia sendiri menjaga hukum yang perintahkan Allah untuk menunjukkan kepada kita, manusia murni dan sederhana, bahwa apa yang diperintahkan Allah bagaimanapun juga adalah untuk ditaati. Marilah kita kita mengikuti jejak hidup-Nya sebagai manusia. Jika kita bersukacita dalam memandang kemuliaan keilahian-Nya, kita akan tinggal dalam rumah-Nya yang abadi di surga selama hidup kita (Mzm 27:4) dan itu akan membuat kita bergembira melihat kehendak Allah dan akan dilindungi oleh rumah-Nya yang kudus. Dan agar kita tidak selamanya dihantam angin kelicikan, marilah kita rajin datang ke rumah Allah, yakni gereja kita saat ini, dengan membawa persembahan dan permohonan yang murni."
(Omelia sul Vangelo di Luca 1.19).
B.
F A I T H :
has to do with things that are not seen
and hope with things that are not at hand
Slmt mengimani kehidupan dan menghidupi keberimanan.
====
Homo est Viator
Seorang ahli meditasi, Eknath Easwara menyatakan bahwa pelbagai ketergesaan yang terus menerus mempunyai dampak yang buruk terhadap kesehatan. Maka, bagi banyak orang beriman yang mau tetap sehat, ingatlah bahwa hidup itu bukan untuk berlari, tapi untuk disyukuri, seperti nama seorang umat di bilangan Tangerang, “sukirman-sukacita karena iman.”
Di lain matra, hidup kita itu ibarat layang-layang, butuh benang - semacam pegangan. Menyitir Andreas Knapp, jika tidak ada pegangan, maka hidup akan putus, koyak dan jatuh seperti layang-layang terpisah dari benangnya. Di sinilah, kita perlu menyadari bahwa layang-layang kehidupan kita tak selamanya harus melayang di angkasa, ada saat untuk beristirahat juga. Ada saat mengisi bahan bakar – di mana hidup kita harus menyisihkan waktu untuk kembali ke sumber sejati (Allah), karena jelaslah: Homo est Viator (Manusia adalah Peziarah). Dan, salah satu tradisi khas Katolik yang dekat untuk hal ini, adalah kebiasaan berziarah.
Ziarah, menurut situs ensiklopedia Wikipedia adalah praktek umat beragama yang bermakna moral penting, terkadang dilakukan ke suatu tempat yang suci dan penting bagi keyakinan iman yang bersangkutan, bertujuan untuk mengingat kembali, meneguhkan iman dan menyucikan diri.
Secara lebih mendalam, ziarah (Jw: siji sing diarah) adalah suatu gejala umum dalam banyak agama; ke Yerusalem bagi penganut agama Yahudi dan Kristiani; ke Mekkah bagi para muslim; ke Benares bagi banyak orang Hindu di India. Ada agama yang menentukan ziarah sebagai bagian yang utuh dari penghayatan keagamaan, dan karenanya mewajibkan ziarah bagi umatnya. Ada yang bersifat kondisional (bagi umat Islam yang mampu, berziarah ke Mekkah), ada juga yang bersifat mutlak (bagi semua laki-laki Yahudi, berziarah ke Yerusalem).
Ziarah secara sederhana juga lekat-akrab dengan nuansa “perjalanan”. Seluruh hidup Yesus sendiri ditandai oleh banyak ziarah. Dia dilahirkan di tanah asing (Luk 2:1-6). Ia berziarah ke Yerusalem bersama Yosef dan Maria (Luk 2:41). Ia juga berkarya dengan ‘berziarah’ dari desa ke kota, dari pantai ke bukit dan sebagainya. Kalau ketiga injil Sinoptik memberikan kisah Yesus sebagai ziarahNya ke kenisah di Yerusalem untuk perayaan Paskah, maka injil Yohanes mengisahkan sekurang-kurangnya dua kali ziarah Yesus ke kenisah di Yerusalem (Yoh 2:13.23; 12:1-12).
Yesus memang tidak pernah berbicara tentang ziarah sebagai suatu keharusan, kendati Ia meneruskan praktek ziarah yang diwajibkan dalam tradisi agama Yahudi. Ia merelativisasi peran sentral dari ziarah.
Ziarah ke tempat khusus pada waktu tertentu bukanlah syarat mutlak untuk mendapatkan keselamatan. Hal yang utama adalah berziarah bersama Yesus untuk menggapai orang-orang yang disingkirkan. Mengikuti Dia adalah sebuah ziarah, mengosongkan diri dari pelbagai pandangan yang merendahkan orang lain dan mengagungkan diri serta kelompok sendiri, sambil berani memikul salib sebagai sebuah konsekuensi dari sebuah perjuangan iman.
Dalam perjalanan sejarah agama, ziarah kerap mendapatkan perhatian dalam praktek spiritualitas kristiani. Berawal dari tradisi berziarah ke makam para martir sebagai bentuk penghormatan, praktek ini kemudian berkembang di banyak kalangan umat kristiani, dengan macam-macam intensi: silih atas pelanggaran, tanda peralihan hidup, bentuk ibadah, memohon kesembuhan, kekuatan dan anugerah bagi pelbagai ujud (intentio pura). Secara sederhana, sebenarnya ada dua makna utama ziarah, yakni:
Pertama:
Ziarah memungkinkan orang mengalami secara badaniah sebuah hakekat iman sebagai “pencarian akan Allah. Setiap peziarah diajak untuk setia dan sedia mencari Allah, menemukan dan memahami maksud serta rencana keselamatan Allah.
Kedua:
Ziarah adalah medan pembelajaran solidaritas. Salah satu keutamaan ziarah adalah kesempatan untuk menjumpai pelbagai orang dengan pelbagai watak dan latar belakang. Pelbagai orang beriman yang disatukan oleh tujuan yang sama (peregrinatio pro christo, mengembara demi Kristus), kerinduan akan tujuan dan keyakinan akan pentingnya sebuah perjalanan. Semangat solidaritas ini sendiri menjadi salah satu pesan utama Konsili Vatikan II saat mendefinisikan “Gereja sebagai Umat Allah yang berziarah” (Bdk. Lumen Gentium art. 9)
Selain dua makna dasar di atas, ziarah adalah sebuah upaya napak tilas, mundur untuk maju. Karena setiap perkembangan tidak melulu dicapai dengan maju, tapi juga bisa dengan mundur. Lihat saja, Mbak Inem yang mengepel lantai, Pak Tani yang membajak sawah. Bahkan Tuhan pun menciptakan satu binatang undur-undur. Mereka semua maju dengan bergerak mundur ke belakang. Artinya, lewat ziarah, kita tidak melulu berhenti pada permohonan,tapi kita diajak untuk bersyukur, ‘memutar film’, sekaligus memelihara daya kuasa cipta kita sebagai gambar dan rupa Allah.
Jelasnya, ziarah sendiri adalah sebentuk ‘keutamaan’, sejauh diarahkan pada usaha mencipta kembali harmoni batin dalam Tuhan dan keterbukaan hati pada sesama dan diri sendiri. Santo Bernard Clairvux mengingatkan para rahib trapist: “sel pertapaanmu adalah Yerusalemmu.“ Peringatan ini berarti, yang terpenting bukanlah melulu pergi ke Yerusalem, tapi menghayati apa yang terjadi di Yerusalem, yakni ungkapan kesetiaan terhadap Allah dan cinta tanpa pamrih bagi manusia.
Dewasa ini, ziarah sudah banyak mengambil bentuk wisata rohani. Perziarahan harus direncanakan dengan baik agar sungguh menjadi wisata yang menyenangkan: Sebuah pameo: Ada banyak jalan menuju Roma, karena itu sebelum ke Roma, mengapa tidak ke Milan, Barcelona, Muenchen dsbnya. Ada banyak jalan menuju Lourdes dan Betlehem, karena itu mengapa tidak mampir ke Paris dengan Eiffel-nya atau Swiss dengan Gunung Titlisnya, dsbnya.
Fenomen ini mencerminkan pelbagai pergesaran penting dalam pandangan tentang ziarah. Perjalanan rohani disatu-padukan dengan perjalanan ke pelbagai obyek wisata dan sekaligus ke pelbagai sentra perbelanjaan. Peziarah menjadi turis, “ziarah” menjadi “tour”. Secara insani, perlu diingat bahwa hiburan dan rekreasi juga bagian dari iman. Setiap orang beriman juga butuh hiburan dan rekreasi, bukan? Iman kristiani yang meyakini bahwa Tuhan sebagai Allah yang kreatif, juga melihat keterlibatanNya dalam pelbagai pengalaman yang kreatif.
Namun yang perlu dikritisi adalah kalau iman melulu diidentikkan dengan hiburan, maka orang akan mengalami pendangkalan makna: Ia akan mudah menolak untuk terlibat dalam perjuangan iman yang tidak selalu penuh dengan penghiburan. Selain itu, jika tidak hati-hati, ziarah bisa menjadi hanya miliknya orang-orang kaya saja. Maka, ziarah atau wisata rohani ini jelas membutuhkan pendampingan pastoral yang secara sadar juga berani mengingat-kenangkan dimensi perjalanan iman dari ziarah wisata itu sendiri.
Selain itu, ziarah atau wisata rohani (entah ke luar negeri atau di dalam negeri) sangat baik untuk tetap dilaksanakan asalkan orang juga tidak melupakan ziarah yang paling mendasar, yang paling dekat sekaligus yang paling jauh, yakni ke dalam diri sendiri.
Baik juga kalau sekarang kita mengingat secarik pesan St. Bernadeth Soubirus, “...Bila kamu datang berziarah, janganlah seperti turis, tapi berlakulah sungguh sebagai peziarah - homo viator, mulailah sebuah perjalanan, yakni masuklah dalam sebuah perjalanan dan lepaskanlah pelbagai kesenangan serta lemparkanlah dirimu dalam ketidaktahuan mengikuti Yesus (In the Footsteps of St Bernadette).
Ziarah di sini adalah juga sebuah upaya maneges ati, tak pernah lepas dari suatu pencarian hati akan kehendak Allah. Bahasanya Gede Prama, dengan hati menuju tempat yang tertinggi, kita mencapai suatu providentia divina - rencana penyelamatan Allah lewat ziarah.
C.
Madah Ibadat Bacaan, Pagi, Siang, SKI
Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, Yosep
Ya Allah, bersegeralah menolong aku
Ya Tuhan, perhatikanlah umat-Mu
MADAH IBADAT BACAAN
Yesus, cahaya ilahi,
Pujaan surga dan bumi
Engkau lahir bagai bayi
Dalam keluarga suci
O Maria penuh rahmat
Kautimang Juru selamat
Yang kaucium dan kaupangku
Dengan hati yang terharu
Santo Yusuf yang bahagya
Engkau keturunan raja
Sebutan manis “ayahKu”
Kautrima dari Yesusmu
Yesus yang patuh dan setya
Kepada ayah dan bunda
Mulya dengan Allah Bapa
Dan Roh kudus selamanya
Amin
MADAH IBADAT PAGI
Ya Yesus cahaya Bapa
Maria perawan murni
dan Yusuf pengasuh setya
Yang pantas kami kagumi
Rumah tanggamu bersinar
Penuh jasa yang gemilang
Dari situlah memancar
Damai penuh kasih sayang
S’moga pesta hari ini
Menggerakkan hati kami
Untuk giat meneladan
Keluarga kudus Tuhan
Yesus yang patuh dan setya
Kepada ayah dan bunda
Mulya dengan Allah Bapa
Dan Roh kudus selamanya
Amin
DOA
Bapa yang kekal, Engkau telah berkenan memberi kami teladan hidup keluarga kudus.
Bantulah rumah tangga kami semua untuk meniru kebajikan hidup mereka dalam ikatan cinta.
Semoga kelak kami menikmati kebahagiaan kekal sebagai anggota keluarga-Mu.
Demi Yesus Kristus, pengantara kami,
Amin.
SKI - JALAN KERAHIMAN
"Hiduplah Sebagai Keluarga Allah".
Keluarga :
KEcilkan emosi - bersabar
LUaskan isi hati - berdamai
ARahkan ke Ilahi - berdoa
GAlang relasi - berbagi
D.
Doa Mukjizat
Tuhan Yesus,
Aku datang menghadap Engkau dalam keadaanku seperti ini,
Aku mohon ampun atas segala dosaku,
Aku menyesal atas segala dosa-dosaku harap diampuni,
Di dalam nama-Mu, aku memaafkan semua orang yang membenciku termasuk semua perbuatanku.
Aku menyangkal seta, roh jahat, termasuk semua perbuatannya,
Aku serahkan semua hidupku pada_Mu, Tuhan Yesus,
Sekarang dan selamanya,
Aku mengundang Engkau masuk dalam hidupku, Yesus.
Aku menerima Engkau sebagai Tuhanku, Allahku dan Penyelamatku,
Sembuhkan aku, ubahlah aku, kuatkan tubuhku, jiwaku dan rohku,
Datanglah Tuhan Yesus, bungkuslah aku dengan Darah Suci-Mu, dan,
Penuhilah aku dengan Roh-Mu yang kudus,
Aku cinta pada-Mu Tuhan Yesus,
Aku bersyukur pada-Mu Yesus,
Aku mau mengikuti Engkau setiap hari dan selama hidupku,
Bunda Maria, Ibuku, Ratu Damai, St. Peregrinus, Pelindung para penderita kanker, para malaikat dan Orang Kudus, tolonglah aku. Amin.
Catatan: Bacalah doa ini dengan penuh keyakinan dalam keadaan apa pun. Kalau anda mengucapkannya dengan penuh keyakinan, dengan tulus hati dan mengartikan setiap kata, mukjizat akan terjadi pada Anda. Anda akan menemukan pengalaman-pengalaman dengan Yesus dan Dia akan mengubah seluruh hidup Anda dengan cara yang amat istimewa. Anda akan mengalami hal ini.
E.
Pesta St. Yohanes.
"Amanda et admiranda-dicintai+dikagumi."
Itulah dua hal yg tampak pd diri Yohanes. Yohanes adl nama Yunani, brasal dr kata "Ioannes", yg diturunkan dr nama Ibrani, "Ye ho ha nan, berarti "Allah yg menganugerahi". Ia adl saudara Yakobus, anak dr Zebedeus+Salome, nelayan Kapernaum. Ia dipanggil mjd rasul (Mat 4:21, Mrk 1:19, Luk 6:14)+dsebut "murid yg dikasihi Yesus" (Yoh 21:20).
Ia mjd "amanda et admiranda" krn 3 ciri dsr, al:
1."Bersemangat":
Ia disbut "boanerges", anak guruh (Mrk 3:17), krn gairah+smangatnya yg brgelora u/mncintai Yesus (Luk 9:54). Ia jg yg berlari dg pnuh smangat ke kubur Yesus mndahului Petrus. Apakah kt jg sll brsemangat u/berlari dtg kpdNya?
2."Bersahabat":
Brsama Petrus+Yakobus, ia dsbut "sokoguru grj" (Gal 2:9). Ia adl murid yg byk hadir+dkt dg Yesus: di Gn.Tabor (Mat 17:1, Mrk 9:2, Luk 9:28), Getsemani (Mat 26:37, Mrk 14:33), Kapernaum (Mrk 5:37), bukit Zaitun (Mrk 13:3). Ia jg ada ktika Yesus tampakkan diri di Bukit Galilea (Mat 28:16), Yesus naik k surga (Kis 1:9-14)+Pentakosta (Kis 2:1-4). Ia satu-satunya rasul yg tdk meninggalkan Yesus saat bergantung di atas salib (Yoh 19:26-27). Sdhkah kt brsahabt dg sesama+sll mau dkt dg Tuhan?
3."Bersaksi sampai akhir hayat":
Ia wartakan injil di Efesus-Asia Kecil. Ia prnah ditangkap-dibw ke Roma+dmasukkan dlm myk mendidih tp ia tdk trluka. Ia lalu dibuang ke Patmos sampai tua. Stelah kaisar Domitianus meninggal, ia kembali ke Efesus sampai wafat. Pd tahun2 akhir hdpnya, ia sll brkotbah yg sama+pndek: "Anak2ku, cobalah kamu saling mengasihi." Wkt ditanya knp mengulang-ulang kotbah itu, ia mjwb: "Itu printah Tuhan yg utama. Cukuplah itu u/kamu". Apakah kt jg brani sll bersaksi dg kasih yg nyata stiap harinya?
"Cari galah di hutan kota-kasihi Allah dg perbuatan yg nyata."

SAGRADA FAMILIA - KELUARGA KUDUS.



HIK. HIDANGAN ISTIMEWA KRISTIANI.
HARAPAN IMAN KASIH.
Menjelang Pesta Keluarga Kudus.
SAGRADA FAMILIA - KELUARGA KUDUS.
A.
LIMA BELAS DOA BERSAMA SANTO YUSUF"
1. PENYERAHAN KEPADA SANTO YUSUF
Pengantin tersuci Bunda Allah. Pemelihara setia Yesus Kristus, lihatlah, aku datang kepadamu untuk menyatakan cinta dan syukurku kepadamu.
Aku mempersatukannya dengan cinta murni Yesus dan Maria kepadamu, bersama dengan segala cinta yang mereka buktikan kepadamu.
Yusuf yang baik hati, jadilah senantiasa pelindung dan pengantara bagiku kepada Allah, demi pahala-pahala Yesus dan Maria dan pahalamu sendiri, perolehlah bagiku pengampunan dosa dan segala siksanya. Perolehlah pula bagiku kemurnian hati seperti yang telah kudapat sesudah aku dipermandikan. Mintalah bagiku kebajikan-kebajikan yang perlu: iman yang hidup, pengharapan yang teguh serta kasih yang mesra.
Bantulah aku dalam segala bahaya jiwa dan badan, terutama pada saat kematianku. Datanglah bersama Yesus dan Maria untuk menolongku. Biarkanlah aku meninggalkan kehidupan ini di dalam tangan mereka dan di bawah perlindunganmu.
Santo Yusuf, pelindung Gereja kudus yang penuh kuasa, kepadamu aku serahkan segenap Gereja, teristimewa Bapa Suci, para uskup, imam dan biarawan-biarawati, para pemimpin negara serta penasehat-penasehatnya, orang sakit dan mereka yang berada di dalam bahaya maut, orang-orang yang menderita sengsara, orang-orang miskin yang berduka dan sendirian, orang-orang yang berdosa dan malang serta kaum kafir dan mereka semua yang tersesat agamanya.
Pandanglah juga dengan penuh belas kasihan jiwa-jiwa di tempat pensucian, terutama mereka yang berasal dari kaum keluarga kami. Perolehlah bagi mereka penghapusan yang segera dari siksa dosanya, agar bersama engkau dan sekalian orang kudus serta para malaikat, mereka boleh memuji dan memuliakan Allah Yang Mahakudus di dalam surga, sepanjang segala abad. Amin.
2. DOA KEPADA SANTO YUSUF
Santo Yusuf, engkaulah yang memelihara Yesus, ketika Dia masih kanak-kanak. Allah sendirilah yang telah mempercayakan harta yang paling indah kepada kerajinan, kesetiaan dan pengabdiaanmu.
Yesus mentaati engkau di masa mudaNya, dari engkaulah dia mendapat makanan sehari-hari, bersama engkau Dia pergi sehari-hari, selaku anak kecil tanganNya melekat erat pada tanganmu sendiri, supaya aman dan selamat di jalan, dan kalau malam tiba, tidak jaranglah Ia meletakkan kepalaNya di dadamu lalu tertidur lelap dan tenang, sementara engkau membelaiNya penuh kasih sayang.
Santo Yusuf, seluruh hidupmu tidak lain yang kaukerjakan kecuali bekerja dan memelihara Yesus dan Maria; hanya itu saja yang harus kaukerjakan menurut penyelenggaraan ilahi. Engkau tidak pergi mengajar, seperti Yohanes Pemandi, engkau juga bukan imam di dalam bait Allah, seperti Simeon. Engkau hanya punya tugas bekerja dan memelihara, menjadi letih, ketakutan dan kesulitan, demi Putramu Yesus, dan demi Maria.
Santo Yusuf, gereja telah memilih engkau menjadi pelindung yang istimewa. Dalam semangat ini pula aku memberanikan diri mohon perlindungan dan pemeliharaanmu bagi diriku sendiri dan bagi semua orang.
Engkau orang kudus, tempat kami harus berlindung pada saat kami dirundung duka dan dilanda kesulitan. Maka kami mohon kepadamu, dengarkanlah kiranya doa-doa ratusan ribu bapa keluarga bersedih, yang berseru kepadamu mohon jalan keluar kesulitan-kesulitan mereka.
Aku juga berdoa bagi semua bapa keluarga, yang lupa mencari perlindungan padamu dalam kesulitan-kesulitan mereka. Teristimewa aku berdoa kepada ayahku sendiri, yang bersusah payah setiap hari mencari nafkah untuk kami sekeluarga. Engkau memahami kecemasan dan mengetahui apa yang paling diperlukannya untuk menunaikan tugasnya selaku bapa keluarga kami. Bapa Yusuf, dampingilah ayah kami dan bantulah kami dan bantulah dia selalu!
Aku juga berdoa dengan segenap hati untuk Gereja. Lindungilah dia terhadap segala serangan musuh, bantulah segala usahanya untuk mempertobatkan jutaan jiwa manusia: teguhkanlah semua anggota Gereja, kobarkanlah terus semangatnya untuk menyebarluaskan iman yang kudus.
Akhirnya aku berdoa bagi diriku sendiri. Sudilah menolong aku dalam segala kesulitan-kesulitanku, dalam urusanku yang kecil-kecil, demi keselamatan dan kebahagiaanku sendiri dan juga orang-orang lain, teristimewa kaum kerabat dan sahabat kenalanku. Amin.
3. DOA KEPADA SANTO YUSUF
(pada hari Rabu)
Tuhan Yesus Kristus,
Dengan perantaraan Santo Yusuf, kami mohon rahmatMu agar kami menjalankan tugas dengan giat, mengunakan waktu dengan setia, serta memakai barang-barang dunia sedemikian rupa, sehingga kami tidak kehilangan anugerah surgawi. Santo Yusuf, pelindung para pekerja, doakanlah kami. Amin.
(“Vademecum SVD”)
4. SANTO YUSUF INGATLAH KAMI!
Santo Yusuf, ingatlah kami, dan dengan bantuan doamu mohonkanlah bagi kami rahmat dari Yesus, Putra angkatmu. Ajaklah juga Maria Perawan tersuci, mempelaimu, yang menjadi Bunda Yesus, supaya memperhatikan kami selalu dan mendoakan kami pada takhta Allah, Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Santo Yusuf, pelindung dan bapa segala perawan, kepada perlindunganmu yang setia telah dipercayakan tokoh yang mahasuci, yaitu Yesus Kristus sendiri dan Maria, perawan segala perawan. Demi kedua petaruh yang terkasih ini yaitu Yesus dan Maria, aku mohon dengan segenap hati, sudilah melindungi aku dari segala kecemaran, supaya dengan semangat yang tulus, dengan hati yang suci serta raga yang murni, dapatlah aku mengabdi Yesus dan Maria dengan penuh kesucian hari ini dan seumur hidupku.
Ya Yusuf, bapa piara Yesus yang tetap perawan, suami tersuci Perawan Maria, doakanlah kami setiap hari kepada Yesus, Putera Allah.
Semoga kami diperkuat dengan senjata rahmatNya, agar dapat berusaha menunaikan kewajiban kami di dalam dunia ini, dan akhirnya memperoleh mahkota kemuliaan dari Dia sendiri pada saat ajal kami. Amin.
St. Bernardinus dari Siena
5. MENGHORMATI SANTO YUSUF
Yusuf gambaran abadi, bapa Putera kekal, murid setiawan Roh Kudus, tokoh pilihaan Allah Tritunggal!
Yusuf, kepala keluarga kudus, suami tersuci Bunda Allah, bapa Putera manusia.
Yusuf pendidik Yesus, pelindung setia Tuhan, pembawa rahasia-rahasia ilahi, penjaga keselamatan kami.
Yusuf, kemuliaan Israel, putera Daud, yang bertunangan dengan Maria!
Yusuf, yang bingung karena kebimbangan, yang diajar oleh malaikat, yang mendapat penjelasan dalam mimpi!
Yusuf, yang dalam memenuhi undang-undang, dilimpahi rahmat, menjadi saksi kelahiran Kristus, pengungsi ke Mesir, tukang kayu di Nasaret!
Yusuf, manusia yang saleh, pelayan yang setiawan, yang diam dalam kekaguman, sempurna dalam kesederhanaan!
Yusuf, besar dalam kesabaran, rendah hati lagi bijaksana, kesatria serta teguh hati!
Yusuf, siap sedia menghadapi setiap tanda, taat senantiasa, percaya tanpa berdalih, yang hidup karena keyakinan!
Yusuf, yang dicobai karena cinta, meninggal dalam harapan akan keselamatan, diterima di rumah Bapa, pada waktu Tuhan naik ke surga!
Yusuf, cermin bagi suami istri, pelindung yang ramah bagi anak-anak, guru teladan bagi para imam!
Yusuf, terang dalam kehidupan sehari-hari, penuntun dalam bahaya, pedoman dalam keragu-raguan, penolong kaum miskin!
Yusuf, yang terberkati dan berbahagia, dimuliakan oleh rasa syukur Yesus!
Yusuf, penguasa di dalam rumah Allah, pengurus segala milikNya, pembagi makanan pada waktu yang tepat, pembicara yang kuasa, pelindung gereja kudus, doakanlah kami. Amin.
Bapa Kami (1x).
6. MOHON MENIRU TELADAN SANTO YUSUF
Santo Yusuf, pekerja yang saleh, engkau telah memberikan umat kristen teladan dalam hal bekerja giat dan tekun untuk Maria dan Yesus. Dampingilah kami dalam kerja setiap hari supaya dalam bekerja itu kamipun mendapat suatu cara memuliakan Allah dan mengkuduskan kami serta berguna bagi masyarakat. Perolehlah bagi kami dari Tuhan kesahajaan hati dan cinta akan kerja, kerelaan hati terhadap semua oang yang bekerja dengan kami.
Semoga kami senantiasa menerima segala kesulitan sambil menyelesaikan kehendak kami dengan kehendak Allah sendiri. Berikanlah kami kesadaran akan tanggung jawab kami dan akan panggilan kami terhadap masyarakat.
Semoga kami hidup dalam semangat ketaatan terhadap para pembesar kami, semangat persaudaraan terhadap teman-teman sederajat kami, semangat cinta kasih terhadap semua bawahan kami.
Dampingilah kami pada saat-saat mujur apabila kami menikmati hasil kerja kami. Sokonglah kami pada saat-saat kami mengalami kegagalan dan bilamana kami tidak melihat lagi arti pekerjaan kami.
Semoga dengan meniru teladanmu, kami menjalankan hidup murni di dunia ini sebagai permulaan bagi hidup yang menantikan kami di surga untuk selama-lamanya. Amin.
Bapa Kami (1x)
7. DOA SEORANG PEKERJA
Santo Yusuf, engkaulah teladan, segala orang yang di bumi harus bekerja mencari rejeki dengan pekerjaan tangan. Perolehlah rahmat bagiku, agar bekerja dengan semangat tapa sebagai silih kehormatan Allah yang telah kunodai dengan dosaku.
Engkau telah bekerja seumur hidup sebagai tukang yang rajin, tidak menuntut kehormatan dan penghargaan. Dengan berani aku meminta semangtmu dalam bekerja karena akupun bertukas mencari rejeki dengan kekuatan tanganku.
Dengan tenaga tanganmu engkau telah mencari rejeki untuk keluarga kudus, untuk Putera Tunggal Allah dan Bunda Maria. Dengan rela hati engkau menanggung kurban dan sengsara demi tugas kehormatan ini.
Perolehlah bagiku semangat iman agar memandang pekerjaanku sebagai tugas kehormatan pula, demi kemuliaan Allah dan keselamatan sesamaku manusia. Berilah aku semangat harapan, tetap teguh menaruh kepercayaan dalam susah dan sengsara pekerjaanku, berilah aku semangat cinta, bekerja dengan maksud memuliakan Allah dan mengembangkan kerajaanNya, baik di dalam hatiku sendiri maupun di dunia seluruhnya.
Dengan senang hati aku bersedia bekerja keras dalam kehidupan ini karena aku tahu bahwa segala usaha yang kulakukan sekarang dengan maksud yang baik, akan memperoleh ganjaran dalam istirahat abadi di surga. Amin.
8. PELINDUNG KAUM PEKERJA
Santo Yusuf, engakaulah teladan segala pekerja. Semoga contoh hidupmu membantu kami mengindahkan pelaksanaan tugas kewajiban kami lebih daripada mengikuti keinginan-keinginan pribadi.
Santo Yusuf bantulah kami agar dapat melaksanakan tugas kewajiban kami dengan setia! Dengan kepercayaan kepadamu kami mau berusaha sungguh-sungguh agar oleh pekerjaan kami, segala bakat yang dikaruniakan Allah kepada kami dapat membawa kebaikan bagi sesama manusia.
Santo Yusuf, bantulah kami agar dapat menyumbangkan segala kemampuan kami demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.
Doakanlah kami di hadirat takhta Allah, agar dapat memikul beban pekerjaan kami dengan sabar, dan dengan demikian dapat menyilihkan dosa-dosa kami.
Santo Yusuf, bantulah kami agar pekerjaan kami merupakan bakat bagi kami! Allah yang maha kuasa dan kekal, berilah kami untuk menghargai sungguh-sungguh segala macam pekerjaan, biar yang paling hina sekalipun. Lindungilah kami dari keserakahan supaya jangan sampai karena tidak puas dengan nasib sendiri, kami menjadi sakit hati dan putus asa melihat orang lain berhasil. Kurangilah ketegangan-ketegangan sosial di dalam dunia, kurniakanlah sekalian orang semangat persaudaraan dan kerelaan membantu satu sama lain.
Ajarilah kami berdoa dan bekerja menurut teladan Santo Yusuf, agar dalam urusan duniawi pun kami dapat mengusahakan keselamatan yang kekal. Semoga segala jerih payah kami mendapat berkat, supaya pekerjaan kami menjadi pujian bagiMu, Pencipta dan Penyelenggarakan dunia. Amin!
Bapa Kami (1x).
9. DOA KEPADA SANTO YUSUF
TELADAN PARA PEKERJA
Santo Yusuf, engkau teladan segala orang yang dipanggil untuk bekerja di dunia ini, perolehlah bagiku rahmat untuk bekerja dalam semangat tapa guna menyilih dosa-dosaku yang banyak. Tolonglah agar aku bekerja dengan teliti, lebih mementingkan tugas-tugasku daripada nafsu-nafsuku yang rendah. Tolonglah agar aku bekerja dengan rasa syukur dan gembira, agar aku dapat memuliakan Allah, karena dengan itu aku memanfaatkan bakat yang dianugerahkankanNya kepadaku.
Tolonglah aku untuk bekerja dengan tertib, tabah, sabar dan bisa mengendalikan diri, tanpa takut akan keletihan dan pengorbanan. Terutama perolehlah bagiku rahmat agar bekerja dengan maksud yang murni dan penuh penyangkalan diri.
Tolonglah agar aku selalu ingat akan kematian serta tanggung jawabku atas waktu yang memboroskan dengan percuma, tanggung jawab atas bakat yang disia-siakan, atas kebaikan yang diabaikan, atas segala yang fana serta kesenangan atas hasil yang diperoleh tetapi yang merendahkan martabat Allah.
Aku ingin hidup dengan semboyan: semua untuk Yesus, semua dengan perantaraan Maria, semua menurt teladanmu, ya bapa Yusuf yang baik hati. Amin.
10. PENYERAHAN KELUARGA KEPADA SANTO. YUSUF
Ya Bapa Yusuf, engkau kepala dan pembela keluarga kudus. Terimalah pula keluarga yang sedang berlutut di hadapamu ini di bawah perlindunganmu. Kami mempercayakan kepadamu segenap diri kami, juga hidup serta kesehatan, segala milik dan ajal kami.
Terimalah kami sebagai anak-anakmu. Ambillah seluruh kepunyaan kami menjadi milikmu. Hindarilah kami dari segala mara bahaya, dari hadangan dan musuh-musuh kami, baik yang kelihatan dan yang tak kelihatan. Tolonglah kami dalam segala kesusahan dan kesulitan. Hiburlah kami dalam kesengsaraan dan kedukaan. Bantulah kami bila ajal tiba.
Kami yakin, cukup dengan sepatah kata saja engkau meminta kepada Penebus yang kau dekap di masa kecilNya atau kepada mempelaimu, Perawan Maria yang suci murni yang sekian lama dengan setia kaulindungi, pasti permintaanmu dikabulkan.
Ya Santo Yusuf, mohonlah bagi kami segala karunia yang kami butuhkan atau yang bermanfaat bagi kehidupan kami di atas bumi ini atau di akherat. Peliharalah kami sebagai anak-anakmu yang tercinta. Kami berjanji akan hidup suci agar pantaslah kami memperoleh perlindunganmu. Amin.
11. MOHON PERLINDUNGAN UNTUK KELUARGA
Santo Yusuf, Engkau telah menunaikan tugasmu dengan gemilang sebagai bapak keluarga kudus di Nazaret. Dengan setia engkau mendampingi Maria. Dengan tekun engkau bekerja mencukupi nafkah Maria dan Yesus.
Tanpa mengeluh Engkau menempuh perjalanan yang jauh dan berat guna menyelamatkan kanak-kanak Yesus dari bahaya pembunuhan. Dengan penuh tanggung jawab engkau membesarkan dan mendidik Yesus. Engkau tetap rendah hati dan sederhana kendati menerima anugerah besar, yakni menjadi kepala keluarga kudus dan pengasuh Yesus, Putera Allah.
Maka kami mohon: Ya Bapa Yusuf, penjaga keluarga Nazaret, doakanlah kami pada Yesus. (ujub permohonan) Bila ditimpa bahaya, lindungilah dan selamatkanlah kami. Bila menghadapi keraguan, kegoncangan, dan ketidakpastian, kuatkanlah hati kami agar tetap berharap, dan teguhkanlah iman kami agar jangan sesat. Bila kami mendapat anugerah dan berhasil dalam karya, jagalah kami jangan sampai menjadi sombong dan kurang waspada.
Bantulah kami membina keluarga kristen yang dijiwai semangat cinta kasih, keakraban, dan keterbukaan antar seluruh anggota. Semoga keluarga kami dapat memancarkan ajaran Kristus, anakMu, dan menjadi contoh bagi para tetangga. Akhirnya kami mohon berkat dan restuMu bagi kami sekeluarga, dan sudilah menghantarkan doa-doa kami ke hadapan Yesus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Allah Bapa dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.
12. SANTO YUSUF PELINDUNG GEREJA
Tuhan telah mengangkatnya menjadi bapa Sang Raja dan menjadi penguasa seluruh rumah tangganya. Tuhan telah mempermulaikan dia untuk menyelamatkan rakyat. Datanglah kepadanya, maka ia akan membagi-bagikan kamu barang-barang hasil negeri. Allah telah melantiknya menjadi tuan atas rumahnya. Dan menjadi pengurus segala miliknya.
Allah yang maha kuasa dan kekal, engkau menunjukkan tugas hidup setiap orang. Engkau memberikan dia rahmat yang diperlukannya, untuk melaksanakan panggilannya. Atas perintahMu, Santo Yusuf telah memelihara dan melindungi Perawan Maria yang terberkati dan PuteraMu di atas bumi ini. Kini ia telah masuk ke dalam suka cita surgawi. Kini menjadi lengkap dan sempurnalah dalam dirinya segala rahmat yang telah diterimanya.
Santo yusuf, pelayan yang baik dan setiawan, sebab engkau setia atas yang sedikit, maka engkau diangkat menguasai yang banyak.
Di atas bumi ini engkau telah melindungi keluarga kudus dalam segala kesusahan dan bahaya. Sekarang Allah telah mengangkat engkau dan memberikan kekuasaan untuk melindungi keluarga Allah yang besar, yakni Gereja Kudus. Gereja ini berseru kepadamu dalam segala kesulitan yang mengancamnya dari semua jurusan.
Kami berdoa kepadamu dengan mendesak, lindungilah Bapa Suci kami dan para uskup, yang bersama dia memimpin Gereja. Kuduskanlah imam-imam. Bantulah seluruh gereja pejuang. Semoga kami semua senantiasa menikmati kekuasaan dan kebaikanmu selaku bapa.
Santo Yusuf, pelindung gereja kudus.
Doakanlah kami.
Marilah kita berdoa :
Ya Tuhan, dalam penyelenggaraanMu yang tak terperikan, Engkau telah memilih Santo Yusuf menjadi mempelai BundaMu yang amat suci; kami mohon, berilah supaya kami boleh mempunyai pengantara di surga, yang kami hormati sebagai pelindung di dunia; Engkau yang hidup dan bertahta selama segala abad. Amin.
13. MOHON PERLINDUNGAN BAGI GEREJA DAN KELUARGA
Santo Yusuf, kami berlindung padamu dalam kesusahan kami. Dan sesudah memohon pertolongan mempelaimu yang tersuci, dengan penuh harapan kami mohon bantuanmu juga.
Kami mohon dengan rendah hati, pandanglah dengan rela warisan yang diperoleh Yesus Kristus dengan darahNya, dan tolonglah kami dalam kesukaran kami dengan bantuanmu yang ajaib. Hal ini kami mohon kepadamu demi kasih sayang yang menghubungkan dikau dengan Bunda Allah, perawan yang tak bernoda, dan demi cinta kepadamu yang mesra terhadap Yesus.
Ya pemelihara setia Keluarga Kudus, lindungilah anak-anak pilihan Yesus Kristus. Ya Bapa pengasih, jauhkanlah kami dari segala kesesatan dan perbuatan jahat. Ya pelindung yang agung, dengan murah hati bantulah kami dari dalam surga, dalam perjuangan melawan kuasa kegelapan.
Maka sebagaimana dahulu engkau telah meluputkan Kanak-Kanak Yesus dari bahaya maut yang teramat besar, demikian pula sekarang ini pertahankanlah Gereja Allah yang kudus terhadap serangan musuh dan segala macam rintangan. Sudilah senantiasa melindungi kami masing-masing supaya menurut teladanmu dan ditunjang bantuanmu, kami dapat hidup suci, mati bahagia dan memperoleh sukacita kekal di dalam surga. Amin.
Bapa Suci Leo XIII.
14. MOHON PERLINDUNGAN DALAM SAKRATMAUT
Ya Allah, Bapa yang mahatahu. Sungguh ajaiblah penyelenggaraanMu di dalam hidup Santo Yusuf. Engkau tidak memperkenankan dia turut mengalami dan menyaksikan sendiri karya dan mukjizat-mukjizat Yesus. Tetapi Engkau memberikan dia rahmat serta penghiburan meninggal dengan tenang dalam tangan Yesus.
Berikanlah kami juga rahmat boleh mengakhiri hidup dalam Yesus.
Yesus, Putera Allah, di dalam Sakramen Mahakudus Engkau menyediakan bagi kami bekal, untuk menguatkan kami dalam perjalanan kembali kepada Bapa.
Berilah kami agar lebih berani menghadapi kematian, dan kurniakanlah kami Roti Hidup pada saat yang tepat. Maka bersama Simeon yang saleh itu kami akan berdoa : ya Tuhan, biarkanlah hambamu kini berpulang dalam damai, sebab mataku telah melihat keselamatan.
Santo Yusuf, oleh karena engkau boleh meninggal dengan bahagia di tangan Yesus, maka kami menghormati engkau selaku pelindung sekalian orang yang akan meninggal. Berkat pengantaramu, semoga Tuhan menjauhkan kami dari kematian yang mendadak dan sekoyong-konyong.
Doakanlah sekalian orang yang akan meninggal dunia hari ini, semoga mereka boleh berpisah dari dunia ini dalam ketentraman rahmat Allah. Mohonkanlah bagi para pendosa rahmat penyesalan, dan bagi kami semua kepercayaan yang teguh akan Juruselamat kami, Yesus Kristus. Amin.
Bapa Kami ……(1X)
15. MOHON PERLINDUNGAN PADA SAAT KEMATIAN
Santo Yusuf, yang sangat bahagia, bapa pemelihara Yesus dan Maria, datanglah menolong aku, bersama Yesus dan Maria di saat aku mati.
Mintalah rahmat supaya dosa-dosaku diampuni, serta rahmat untuk bersabar hati dalam penderitaan, rahmat pula untuk penyerahan kepada kehendak Tuhan, mati penuh dengan cinta kasih kepada Tuhan, agar kelak diperkenankan masuk kehidupan dan kebahagiaan kekal. Karena Kristus Tuhan kami. Amin.
B.
"LIMA BELAS DOA BERSAMA SANTA MARIA"
Totus tuus ego sum
et omnia mea Tua sunt
Aku adalah milikmu
dan segala milikku adalah milikmu.
1. PENYERAHAN KEPADA MARIA
Santa Maria, bunda Tuhan kami Yesus Kristus, Engkaulah ratu dunia temulia. Sudilah Engkau menjadi ratu bagi kami semua. Tunjukkanlah kepada kami jalan menuju kesucian, dan bimbinglah kami supaya jangan tersesat. Kuasailah budi kami, supaya kami hanya mencari yang benar. Kuasailah kehendak kami, supaya kami hanya menginginkan yang baik. Kuasailah hati kami, supaya kami saling mengasihi sebagai saudara. Kuasailah diri kami masing-masing dan segenap anggota keluarga, kuasailah segenap warga masyarakat, segala bangsa, dan pembesar-pembesar dunia. Sudilah Engkau menjadi tali pengikat mereka semua dalam persatuan yang teguh.
Kuasailah seluruh umat manusia. Bukalah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal Putera-Mu Yesus. Bantulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai. Naungilah seluruh umat manusia, lebih-lebih yang dianiaya dan dikejar-kejar. Tabahkanlah mereka di dalam penindasan, dan terangilah mereka di dalam kegelapan, agar tetap setia kepada Yesus, PuteraMu.
Hantarlah semua permohonan kami ini kehadapan PuteraMu, Sang Maharaja kerajaan damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan dan segala kelemahan disembuhkan.
Semoga semua orang yang mengenal kekuasaanNya dan menaruh harapan padaNya, sekali waktu melihat kemegahan kerajaan PuteraMu itu, yang bersama Bapa dan Roh Kudus hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.
2. NOVENA TIGA SALAM MARIA
Bunda Maria, Perawan yang kuasa, bagiMu tiada sesuatu yang mustahil, justru karena kekuasaan yang dianugerahkan Tuhan yang Mahakuasa kepadaMu. Maka dengan sangat aku mohon bantuanMu dalam kesulitanku. Janganlah kiranya Bunda meninggalkan aku, sebab Bunda pasti dapat menolong. Meski dalam perkara sulit yang tak ada harapannya sekalipun Bunda tetap menjadi perantara.
Baik keluhuran Tuhan, kehormatan namaMu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah jika Bunda sudi mengabulkan permohonan ini. Oleh karena itu, kalau permohonan ini benar-benar selaras dengan kehendak Tuhan yang mahakasih dan maha suci, aku mohon dengan sangat, ya Bunda yang kuasa dalam permohonan, sudilah kiranya Bunda meneruskan permohonanku ini ke hadirat PuteraMu yang pasti takkan menolakmu.
Pengharapanku yang besar ini berdasarkan kekuasaan tak terbatas yang dianugerahkan Allah Bapa kepadaMu. Dan untuk menghormati kekuasaanMu, aku berdoa bersama Santa Mekhtildis, yang Ibu beritahu tentang kebaktian “Tiga Salam Maria” yang sangat besar manfaatnya.
Salam Maria ....(3x).
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa berat.
Perawan suci, Tahta Kebijaksanaan, berkat Sabda Allah, kebijaksanaan ilahi telah tinggal di dalam diriMu. Bunda telah dianugerahi pengetahuan ilahi tak terhingga oleh PuteraMu, karena sebagai makhluk paling sempurna Bunda dapat menerimanya. Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapi, betapa besar pertolongan yang kami harapkan dariMu.
Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanMu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadaMu, supaya Bunda dapat mengatur selaras dengan segala kesanggupan dan kedermawanan budiMu demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda menolong dengan segala cara yang paling tepat, agar tercapailah maksudku ini.
Bunda Maria, Bunda kebijaksanaan ilahi, berkenanlah mengabulkan permohonan yang penting ini. Aku mohon ini berdasarkan kebijaksanaanMu yang tiada bandingnya, yang dikurniakan kepadaMu oleh Sabda Ilahi PuteraMu. Bersama Santo Antonius dari Padua dan Santo Leonardus dari Porto Mauritio, pewarta kebaktian “Tiga Salam Maria” yang rajin, aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanMu yang tiada taranya.
Salam Maria ....(3x).
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa berat.
Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda Kerahiman Sejati, yang akhir-akhir ini menyebut diriMu “Bunda Yang Penuh Belas Kasih”, aku datang kepadaMu dan mohon dengan sangat sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihMu kepadaku.
Aku tahu, bahwa aku tak pantas mendapat kurnia ini, sebab kerap kali aku menyedihkan hatiMu dengan menghina PuteraMu. Betapapun besar kesalahanku namun aku sangat menyesal karena telah melukai Hati Kudus Yesus dan Hati KudusMu.
Bunda telah memperkenalkan diri sebagai “Bunda Para Pendosa Yang Bertobat” kepada Santa Brigita. Maka ampunilah segala tidak tahu terima kasihku yang sudah-sudah. Ingatlah saja akan keluhuran Tuhan serta kerahiman dan kebaikan hatiMu, yang akan terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini dengan perantaraanMu. Bunda Perawan yang penuh kebaikan, lembut hati dan manis, belum pernah Bunda membiarkan orang yang datang mohon pertolonganMu. Atas kerahiman dan kebaikanMu, aku mengharap dengan sangat anugerah Roh Kudus dariMu. Dan demi keluhuran namaMu, bersama Santo Alfonsus Liguori, rasul kerahimanMu serta guru kebaktian “Tiga Salam Maria” ini, aku berdoa untuk menghormati kerahiman dan kebaikanMu.
Salam Maria ....(3x).
Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa berat.
3. DOA KEPADA BUNDA MARIA YANG PENUH CINTA KASIH
RATU PARA MALAIKAT, RATU PERDAMAIAN
O, BUNDA MARIA, RATU SURGAWI YANG MULIA, dan PENGUASA PARA MALAIKAT, ENGKAU, yang telah menerima kuasa penuh dan yang telah diutus oleh ALLAH BAPA untuk meremukkan kepala setan, kami dengan rendah hati, berdoa, memohon kepada IBU, utuslah Tentara Surga, para MalaikatMu, supaya di bawah perintahMu para malaikatMu mengejar-ngejar roh-roh jahat dimanapun juga serta memaksa dan menghentikan keganasan mereka dan usirlah roh-roh jahat jauh-jauh dari kami semua.
O, BUNDA MARIA, yang baik hati dan lembut hati, ENGKAU selama-lamanya adalah cinta kasih dan harapan kami.
O, BUNDA ALLAH, utuslah malaikat-malaikatMu untuk membela kami dan usirlah musuh-musuh bengis kami sejauh-jauhnya.
Semua Para Malaikat yang suci, belalah dan hindarkanlah kami semua dari segala pekerjaan roh-roh dan orang-orang jahat. Amin.
(Doa tersebut untuk menghalau roh-roh dan orang-orang
jahat dengan pekerjaan-pekerjaannya)
4. BUNDA PENOLONG ABADI DOAKANLAH KAMI
Bunda Penolong Abadi, dengan penuh kepercayaan dan harapan, kami berlutut di hadapanMu.
Belum pernah ada orang yang sia-sia mencari perlindunganMu.
Semasa hidupMu sebagai ibu, Engkau seringkali memberi pertolongan kepada Yesus PuteraMu.
Dengan penuh kasih sayang Engkau melindungi dan membimbingNya selama masa mudaNya.
Selama hidupNya di muka umum Engkau menghiburNya dan memberi dorongan kepadaNya.
Pada saat Dia menderita, Engkau mendampingi dan menguatkanNya.
Demikian juga jadilah bagi kami seorang ibu yang selalu menolong kami.
Bunda Maria, kami ini juga anakMu.
Di kayu salib, Putera IlahiMu telah memberikan Dikau sebagai bunda kami dan Engkau telah menerima kami sebagai anakMu.
Kami tahu Engkau memberi anak-anakMu khususnya mereka yang menghormatiMu sebagai Bunda Penolong Abadi rahmat dan berkat yang tak terhitung banyaknya untuk jiwa raga mereka.
Dengan penuh syukur kami mengucapkan terima kasih untuk segala perlindungan bagi kami dan bagi mereka semua.
Bunda Penolong Abadi, jangan biarkan kami sekarang pergi tanpa penghiburanMu.
Kami selalu memerlukan bantuanMu, teristimewa dalam kesulitan yang sekarang ini kami alami .....
Bunda Maria pandanglah kami dengan penuh kebaikan dan kasih sayang.
Jadilah perantara kepada Putera IlahiMu untuk memperoleh anugerah-anugerah ....….. yang kami mohon dengan sangat dalam doa ini.
Kami berjanji akan berterima kasih kepadaMu selama hidup kami, sampai kami datang bersyukur kepadaMu di surga.
Bunda yang berkuasa, baik bagi kami,
Engkau dapat menolong kami,
Engkau pasti berkenan menolong kami,
Engkau bersedia menolong kami,
O Bunda Penolong Abadi yang setia,
terimalah doa kami. Amin.
5. DOA NOVENA MEDALI WASIAT
(Doa St. Katharina Laboure)
Ya Perawan Maria yang tak bercela, ibu Yesus Kristus Tuhan kami, dan Ibu kami. Dengan penuh kepercayaan akan perantaraanMu yangh kuasa tak terhingga, dan tak pernah sia-sia sebagaimana sudah seringkali dinyatakan oleh medali wasiat, kami anakMu terkasih dan penuh kepercayaan, memohon supaya engkau memperolehkan bagi kami kurnia dan anugerah yang kami minta dalam novena ini. Sejauh itu berguna bagi jiwa kami dan jiwa-jiwa yang kami doakan.
Permohonan ….
Ya Maria, sudah seringkali jiwaMu menjadi tempat suci bagi PuteraMu, yang benci akan dosa. Perolehlah bagi kami kesucian hati, yang memperat kami dengan Allah. Sehingga setiap pikiran kami, kata-kata dan perbuatan kami hanya untuk memperbesar kemuliaanNya.
Perolehlah bagi kami tabiat senang berdoa dan mati raga. Supaya dapat kami peroleh apa yang telah hilang karena dosa-dosa kami. Dan supaya pada akhirnya kami boleh sampai ke tempat yang terberkati itu, tempat Engkau menjadi Ratu para Malaikat dan manusia. Amin.
Ya Maria, semula jadi tak bercela, doakanlah kami yang berlindung kepadaMu. (3X)
Bapa Kami ….
6. MALAIKAT TUHAN
Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan, maka Ia mengandung dari Roh Kudus.
Salam Maria …..
Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu.
Salam Maria …..
Sabda sudah menjadi daging, tinggallah di antara kita.
Salam Maria …..
Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.
Marilah berdoa :
Ya Tuhan, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus, PuteraMu menjadi manusia; kami mohon curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami supaya kami karena sengsara dan salibNya dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Oleh Kristus, Tuhan kami. Amin.
7. MOHON PERLINDUNGAN BUNDA MARIA
Di bawah perlindunganMu kami bernaung ya Santa Bunda Allah. Jangan Kau tolak permohonan kami dalam segala kesusahan dan kesulitan kami. Namun hindarkanlah kami dari segala mara bahaya, Ya Perawan yang mulia dan terberkati.
Bunda kami, pengantara kami, pembicara kami. Perdamaikanlah kami dengan PuteraMu, tunjukkanlah dan serahkanlah kami kepada PuteraMu.
Ingatlah ya Maria Perawan yang amat baik. Bahwa belum pernah terdengar, seseorang yang datang berlindung kepadaMu, meminta bantuanMu dan memohon padaMu, Kau tinggalkan.
Ya Bunda Allah, jangan Kau tolak permintaan kami tetapi dengarkanlah segala doa dan permohonan kami ……. Amin.
8. JIWA MARIA
Jiwa Maria, sucikanlah aku.
Hati Maria, nyalakanlah aku.
Tangan Maria, sanggalah aku.
Kaki Maria, pimpinlah aku.
Mata Maria, pandanglah aku.
Bibir Maria, berkatalah padaku.
Dukacita Maria, kuatkanlah aku.
O Maria yang manis, dengarkanlah aku.
Janganlah mengijinkan daku terpisah dariMu.
Terhadap musuh-musuhku, belalah aku.
Tuntunlah daku kepada Yesus yang manis.
Semoga dengan Dikau, aku dapat mencintai
dan Memuji Dikau untuk selama-lamanya.
Amin.
9. STABAT MATER DOLOROSA
Dekat Salib,
berdiri Bunda yang berduka berurai airmata,
dekat dengan Yesus, akhirnya.
Walau sukacita jiwa telah sirna,
didera derita, dirundung duka,
masih pula sebilah pedang menembusinya.
Oh betapa pilu dan pedih.
Adakah itu Bunda yang terberkati,
dari seorang Putra yang tunggal!
Wahai ratapan bisu yang tak kunjung henti,
wahai mata pudar, yang tak pernah lagi bersinar
dari Putra menawan yang penuh sengsara!
Bunda Kristus yang terkasih memandang,
dalam sengsaranya yang sungguh dahsyat,
Siapakah yang lahir dari seorang perempuan yang tidak akan menangis?
Bunda Kristus yang terkasih merenungkan,
piala sengsara yang harus direguknya,
adakah yang tak hendak berbagi sengsara dengannya?
Oleh sebab dosa-dosa bangsa-Nya sendiri,
ia melihat-Nya tergantung dalam kehinaan
hingga Ia menyerahkan RohNya;
dihancur-binasakan, dinistakan, dikutuk, dihujat;
ia memandang Putranya yang lemah lembut,
sekujur tubuh-Nya terkoyak payah berlumuran darah akibat penderaan.
Wahai, engkau Bunda sumber belas kasih.
Sentuhlah rohku dari atas sana,
jadikan hatiku serupa hatimu.
Buatlah aku merasa seperti engkau merasa;
buatlah jiwaku bernyala-nyala dan lebur
dalam kasih Kristus, Tuhan-ku.
Bunda Tersuci, tembusilah hatiku.
Dalam hatiku, biarlah setiap luka memulihkan Juruselamat-ku yang tersalib.
Perkenankanlah aku berbagi bersamamu sengsara-Nya;
Ia, yang dihukum mati demi dosa-dosaku,
Ia, yang wafat disiksa demi aku.
Perkenankanlah airmataku berbaur dengan airmatamu,
meratapi Dia yang meratapi aku,
setiap hari sepanjang masa hidupku.
Dekat salib aku tinggal bersamamu,
di sana menangis dan berdoa bersamamu,
hanya itu yang kuminta daripadamu.
Perawan dari segala perawan yang terberkati,
sudi dengarkanlah permohonanku yang sangat;
perkenankanlah aku turut serta dalam dukacita ilahimu.
Perkenankanlah aku hingga akhir hayatku,
dalam tubuhku menanggung wafat
Putramu yang meregang nyawa.
Luka dengan segenap bilur-bilur-Nya,
benamkanlah jiwaku hingga larut sepenuhnya
dalam Darah-Nya.
Dekatlah aku, ya Santa Perawan,
kalau-kalau aku terbakar dan mati dalam kobaran api
pada murka hari penghakiman-Nya.
Kristus, sebab itu, apabila Engkau memanggilku kelak,
BundaMu adalah perlindunganku,
Salib-Mu adalah kemenanganku.
Walau tubuhku lebur dalam debu,
kiranya jiwaku boleh memuliakan kebajikan-Mu;
aman bersama-Mu di surga.Amin.
10.DOA PARA KUDUS:
A.ST BONAVENTURA.
Ya Santa Perawan yang Berduka, persatukanlah aku setidak-tidaknya dengan penghinaan dan luka-luka Putramu, sehingga baik Dia maupun engkau mendapati penghiburan dengan memiliki seseorang yang berbagi penderitaan denganmu. Oh, alangkah bahagianya aku andai aku dapat melakukannya! Sebab, mungkinkah ada sesuatu yang lebih agung, lebih manis, ataupun lebih berguna bagi seorang daripada itu? Mengapakah engkau tak hendak meluluskan apa yang aku minta? Apabila aku menghina engkau, bersikaplah adil dan tembusilah hatiku. Apabila aku setia kepadamu, sudi janganlah tinggalkan aku tanpa ganjaran: berilah aku dukacitamu. Amin.
B. ST. ALFONSUS MARIA DE LIGUORI
Ya Santa Perawan yang berduka, ya jiwa yang mulia dalam keutamaan-keutamaan, seperti nyata dalam dukacitamu; keduanya, yang satu dan yang lainnya, memancar dari kobaran api yang bernyala-nyala dalam hatimu karena Tuhan, satu-satunya kekasih hatimu! Bunda, berbelas-kasihanlah kepadaku, yang belum mengasihi Tuhan, melainkan telah begitu sering menghina-Nya. Dukacitamu, sungguh, meyakinkanku akan pengampunan, namun itu saja tidak cukup. Aku rindu mengasihi Tuhan. Siapakah gerangan yang dapat memperolehkan rahmat itu bagiku jika bukan engkau, yang adalah Bunda dari Kasih yang Mahakudus! Ya Maria, engkau menghibur semua orang; anugerahilah aku juga dengan penghiburan-penghiburanmu. Amin.
C. ST.ALOYSIUS GONZAGA.
Santa Maria, Ratu junjunganku, aku menyerahkan diriku
kepada perlindunganMu yang suci dan pemeliharaan khususmu
serta pangkuan belas kasihmu, hari ini dan setiap hari serta pada saat aku mati.
Aku serahkan jiwa ragaku kepadamu. Aku percayakan kepadamu harapan dan hiburanku, kesedihan dan kesengsaraanku, seuruh hidup dan akhir hayatku.
Melalui perantaraanmu yang paing suci dan melalui jasa-jasamu, semoga segala tindakanku diarahkan sesuai dengan arah kehendakmu dan kehendak Puteramu.
11. MOHON PERTOLONGAN ST PERAWAN MARIA DARI GUADALUPE
Bunda tercinta, kami mengasihimu.
Kami berterima kasih atas janjimu untuk menolong kami,
bila kami berada dalam kesesakan.
Kami mempercayakan diri ke dalam kasihmu
yang kuasa mengeringkan air mata dan menghibur hati kami.
Ajarilah kami menemukan damai di dalam diri Yesus Puteramu
dan berkatilah kami di sepanjang hari-hari hidup kami.
Tolonglah kami membangun sebuah bait di dalam hati kami.
Jadikanlah bait kami itu seindah bait yang telah dibangun
di atas Gunung Tepeyac bagimu.
Suatu bait penuh penyerahan, pengharapan dan cinta kasih kepada Yesus
yang terus berkembang setiap hari.
Bunda tercinta, Engkau memilih tinggal bersama kami
dengan menghadiahkan gambar dirimu sendiri yang amat ajaib dan suci
pada jubah Juan Diego.
Biarlah kami menikmati kehadiranmu yang penuh kasih itu
apabila kami memandangi wajahmu.
Berilah kami keberanian seperti Juan
untuk menyampaikan pesan pengharapanmu kepada semua orang.
Engkaulah Bunda kami dan sumber inspirasi kami.
Sudi dengarkanlah dan jawablah doa-doa kami.
Amin (3x Salam Maria).
12. DOA BUNDA MARIA MEDALI WASIAT
Ya Santa Perawan Maria yang dikandung tanpa dosa,
Bunda Tuhan kami Yesus dan Bunda kami,
dengan mengandalkan perantaraanmu yang berdaya kuasa
dan tak pernah sia-sia,
sebagaimana begitu sering terbukti melalui Medali Wasiat,
kami anak-anakmu yang terkasih dengan penuh kepercayaan memohon kepadamu untuk memperolehkan bagi kami rahmat dan pertolongan yang kami mohonkan dalam novena ini, asal bermanfaat bagi jiwa-jiwa kami yang fana,
dan jiwa-jiwa yang kami doakan.
(Sebutkan permohonan).
Engkau tahu, ya Maria, betapa sering jiwa kami menjadi sanctuarium Putramu yang benci akan dosa. Sebab itu, sudi perolehkanlah bagi kami kebencian mendalam akan dosa dan kerinduan akan kesucian hati yang akan mengikatkan kami kepada Tuhan semata sehingga setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kami terarah demi kemuliaan-Nya yang terlebih lagi.
Perolehkanlah juga bagi kami semangat doa dan penyangkalan diri agar dengan penitensi kami dapat memulihkan kembali apa yang telah hilang akibat dosa dan pada akhirnya sampai ke tempat tinggal abadi di mana engkau adalah Ratu para malaikat dan manusia. Amin.
"O Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah kami yang berlindung padamu.” 3x
13. DOA SANTA PERAWAN MARIA DARI LA SALETTE
Ingatlah, ya Santa Perawan Maria dari La Salette, Bunda Dukacita sejati, akan airmata yang engkau curahkan bagi kami di Kalvari. Ingatlah pula akan kasih sayang pemeliharaanmu agar kami tetap setia kepada Kristus, Putramu. Setelah berbuat begitu banyak bagi anak-anakmu, engkau tidaklah akan meninggalkan kami sekarang. Terhibur oleh pemikiran yang menenangkan hati ini, kami datang memohon kepadamu, kendati ketidaksetiaan dan tidak tahu terima kasih kami. Perawan Pendamai, janganlah kiranya engkau menolak doa-doa kami, melainkan jadilah perantara kami, perolehkanlah bagi kami rahmat untuk mengasihi Yesus di atas segala-galanya. Kiranya kami boleh menghibur engkau dengan mengamalkan hidup kudus dan dengan demikian boleh ikut ambil bagian dalam hidup kekal yang Kristus perolehkan bagi kami melalui salibNya. Amin.
14. RATU SURGA
Ratu surgawi bersukacita, Alleluya !
Sebab Ia yang boleh Kau kandung, Alleluya !
Telah bangkit seperti disabdakanNya, Alleluya !
Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, Alleluya !
Sebab Tuhan sungguh telah bangkit, Alleluya !
Marilah berdoa :
Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan PuteraMu, Tuhan kami Yesus Kristus. Kami mohon, perkenankanlah supaya kami bersukacita dalam kehidupan kekal dengan perantaraan BundaMu, Perawan Maria, oleh Kristus Tuhan Kami. Amin.
15. DOA KIDUNG MARIA
Aku mengagungkan Tuhan
hatiku bersukaria karena Allah Penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,
hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut yang bahagia,
oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa,
kuduskanlah nama-Nya.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,
dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya.
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,
yang hina dina diangkat-Nya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,
orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong.
Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,
Allah telah menolong Israel hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,
untuk selama-lamanya.
Kemuliaan ...
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)