Ads 468x60px

Senin 16 Juni 2014

Hari Biasa Pekan X
1 Raj 21:1-16; Mzm 5:2-3.5-6.7; Mat 5:38-42  
      
"Libera nos a malo - Bebaskanlah kami dari yang jahat!" Inilah salah satu harapan iman dalam doa Pater Noster (Bapa Kami) yang kita sering daraskan/nyanyikan. Mengacu pada bacaan injil hari ini, Yesus juga berkata, “Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.” Dengan kata lain: Kita diajak mjd pembawa damai bukan kebencian, pembawa kebaikan (bonum) bukan kejahatan (malum), pembawa ketulusan dan bukan kepalsuan kepada semua orang. Di tengah dunia yang kerap penuh pelbagai aneka-ria kejahatan, entah kecil/besar, kita diajak untuk selalu memperjuangkan kebaikan dengan doa ucapan dan karya nyata setiap harinya kepada semua orang dengan penuh kasih tanpa pilih kasih. Beberapa usaha nyata, "S3", untuk membebaskan kita dari pelbagai kejahatan, antara lain:

1.Sukacita: Hidup yang disyukuri membuat kita menjadi orang yang selalu bersukacita entah kecewa/bahagia. Di tengah banyak orang yang kadang muram-murung dan kurang bersyukur, tepatlah bahwa rasa syukur itu menyembuhkan. Ia juga membuat kita hidup dalam kelimpahan rahmatNya setiap hari dan selalu mendekat pada Tuhan dan sesama karena yakin selalu dicintaiNya.

2.Sabar: Di tengah budaya orang yang mudah marah dan kasar, kita diajak untuk terus menjadi sabar dalam pikiran dan terlebih dalam tindakan, tidak cepat-cepat mengambil keputusan dan gegabah mengambil kesimpulan terlebih terhadap orang yang "trouble maker". Bukankah juga sabar itu sebuah keutamaan yang patut diperjuangkan karena sabar terhadap diri berarti kita punya harapan-sabar terhadap sesama berarti kita punya kasih dan sabar terhadap Tuhan berarti kita punya iman?

3.Saling berbagi: "Donato ergo sum-Aku berbagi maka aku ada." Kita bukanlah hdp untuk "menumpuk" tapi lebih untuk "menyalurkan", karena kita bukanlah "waduk" tapi "saluran" berkat untuk semua orang, selalu siap berbagi kasih lewat cara-cara insani dan sederhana setiap harinya sehingga kejahatan dan orang-orang jahat itu juga menjauh dari hidup harian kita.

"Tukang pahat di Jepara - Singkirkanlah yang jahat biar hati tidak sengsara."

Tuhan memberkati + Bunda merestui.
Fiat Lux! (@RomoJostKokoh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar