Ads 468x60px

Minggu 01 Februari 2015

Hari Minggu Biasa IV
Ul. 18:15-20; Mzm. 95:1-2,6-7,8-9; 1 Kor. 7:32-35;
Mrk. 1:21-28. 


"Omnipotentem- Mahakuasa."
Inilah yang dihadirkan Yesus lewat doa dan karya nyatanya.
Adapun selama sehari penuh, Yesus melaksanakan 4 misi utama dengan penuh kuasa, antara lain: mengajar (ay.21-22.27), mengusir roh jahat (ay.23-26.32.34.39), menyembuhkan yg sakit (ay.30-31.32-34) dan memberitakan Injil (ay.38-39).

Berbeda dengan para ahli Taurat, Yesus hadir sebagai orang yang "memiliki kuasa”, terlebih kegiatan mengajar Yesus kerap terkait dengan pengusiran roh jahat walaupun sebenarnya Yesus hadir terutama untuk mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah dan pengusiran roh adalah kelanjutan dari benarnya warta itu, bukan sebaliknya.

Mengacu pada bacaan hari ini, roh jahat itu meneriakkan tiga kalimat, antara lain:

1.“Apa urusanmu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret!”:
Roh jahat itu mudah marah dan merasa terganggu/tersaingi oleh kehadiran Yesus.

2.“Apakah engkau datang untuk membinasakan kami?”:
Inilah sebuah kegusaran sekaligus ketakutan yang jahat ketika berhadapan dengan yang baik, menjadi mudah curiga dan kuatir dengan yang lain.

3.“Yang Kudus dari Allah.”:
Roh jahat itu mengenal Yesus dan mau membuat Yesus mulai takabur/merasa besar dengan puja puji semu.

Adapun gelar “Yang Kudus” itu dikenakan kepada Allah sendiri (Yes 40:25, 57:15) atau kepada imam yang dipilih Allah untuk berkurban bagi umat (Mzm 106:16) atau kepada nabi besar Elisya dalam 2 Raj 4:9.

Disinilah, Yesus sungguh hadir dengan penuh kuasa menghadapi "kemarahan-kegusaran dan kepalsuan" roh jahat. Ia tetap tenang dan berkuasa atas roh jahat yang berusaha mengacaukan karya-karya baiknya.

Bagimana dengan kita?

"Cari pita di pinggir desa -
Allah kita itu mahakuasa."

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui.
Fiat Lux!@RmJostKokoh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar