Ads 468x60px

Selasa 17 Februari 2015

Kej. 6:5-8,7:1-5,10; Mrk. 8:14-21.

"Vidi et audi - Aku melihat dan aku mendengar!"
Inilah salah satu kepekaan hidup yang diharapkan sebagai orang yang mengaku beriman karena Yesus sendiri menegur kita pada bac hari ini:
"Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar?"

Disinilah kita diajak untuk mempunyai "mata dan telinga" yang peka melihat dan mendengarkan sapaan ilahi lewat perjumpaan dengan yang insani. 

Adapun tiga macam "mata dan telinga" yang bisa kita pakai untuk selalu melihat dan mendengarkan sapaanNya, antara lain:

1. Mata dan telinga indrawi:
Kita diajak untuk berani terbuka melihat dan mendengarkan or
ang lain, tidak eksklusif/tertutup tapi berani ber-dialog dan membuka komunikasi tulus dengan yang lainnya.

2. Mata dan telinga hati:
Inilah kualitas hati yang selalu punya kepekaan untuk mau melihat
dan mendengarkan yang lain dengan penuh perHATIan, tidak melulu melihat secara indrawi tapi juga dengan hati, tidak larut-hanyut dalam pergunjingan tapi jernih memilah dan memilih apa yang dilihat dan apa yang didengar, tidak cepat menghakimi tapi selalu mencoba memahami yang lain.

3. Mata dan telinga imani:
Kita diajak untuk memaknai setiap hal y
ang kita lihat dan kita dengar dalam refleksi iman:

"Tuhan bicara apa lewat setiap perjumpaan dan Tuhan berkehendak apa lewat semua yang kita lihat dan kita dengar?

"Dari Matraman ke Pulau Bali -
Mari beriman dan selaku berpeduli."

Salam HIKers,
Tuhan
memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar