Ads 468x60px

Minggu 15 Maret 2015

Pekan Prapaska IV
2
Taw 36:14-16.19-23, Ef 2:4-10, Yoh 3:14-21

“Lux Aeterna - Cahaya abadi.”
Inilah gelar ilahi yang tersirat dalam “dia.lo.gue” Nikodemus (Yun: “Sang Pemenang”) dengan Yesus ("Sang Penyelamat") pada minggu ke-4 atau minggu laetare/sukacita. Kitapun diajak bercahaya lewat 3 jalan iman Nikodemus, antara lain: 

1.Datang kepadaNya:
Nikodemus datang dan menemui Yesus malam hari.
Malam adalah saat kegelapan dan kitapun juga diajak untuk datang kepadaNya, terlebih ketika hidup kita gelap dan pekat hati.


2.MengalamiNya:
Dulu, umat Israel mengalami aneka bahaya di gurun.
Salah satunya adalah “ular-ular tedung” (Bil 21:4-9) yang dapat memagut secepat kilat dan bisanya membakar. Akhirnya, Musa diperintahkan Allah membuat ular tembaga dan memancangnya pada sebuah tiang sehingga yang dipagut ular akan tetap hidup bila memandang ular tembaga tadi.

Nah, jelas bahwa jalan untuk “selamat” adalah “mengalaminya”, yakni mengarahkan pandangan kepada ”salib” (“Saat Aku Lemah Ingatlah Bapa”), menaruh “hik” - harapan iman, kasih kepada Dia yang disalib dalam setiap salib hidup kita masing-masing.

3.MengimaniNya:
“Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa tapi beroleh hidup kekal.”
Inilah ringkasan iman seluruh Kabar Gembira!

Inilah ungkapan isi hati dan tujuan kasih Allah yang menjangkau semua orang beriman (1Tim 2:4). Pastinya, ciri dasar dari orang yang tidak mengimaniNya adalah bahwa mereka mengasihi kegelapan (Rom 1:18-32;Fili 3:19; 2Tim 3:2-5; 2Pet 2:12-15). Sebaliknya, orang yang mengimaniNya tentulah mengasihi kebenaran dan membenci kefasikan (Ibr 1:9, 1Kor 13:6, Maz 97:10; Ams 8:13; Rom 12:9; 2Pet 2:8; Why 2:6). Bagaimana dengan kita?

“Dari Pasar Baru ke Kalisari-
Mari lahir baru setiap hari."


Salam HIKers,
Tuhan
mem
berkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh
Pin HIK: 752D878C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar