Ads 468x60px

Rabu 17 Juni 2015


Pekan Biasa XI
2 Kor. 9: 6-11; Mzm. 112:1-2,3-4,9; Mat. 6:1-6,16-18

“Caritas Christi Urget Nos - Kasih Kristus yg mendorong kami.”
Yesus bersabda: "Bila engkau ber-Puasa, ber-Doa+ber-Amal, janganlah seperti orang munafik!" Prinsip dasar yg dinyatakan disini berbicara ttg motivasi kita sebagai org beriman haruslah murni (“intentio pura”) dan bukan palsu (“intentio pura pura”) dengan bbrp inti permenungannya, antara lain:

1.Hati hati:
Kita diajak untuk lebih peka menilai dan menguji motivasi hati kita: Apabila kita berbuat baik agar dipuji orang/kepentingan diri, kita akan kehilangan berkat dari Allah dan malahan dinilai sbg org munafik di mata Allah. Jelasnya, kecaman Yesus terhadap pelaksanaan “puasa – doa - amal” yg “banal/dangkal”: sibuk pada tataran permukaan/superfisial semata, sekedar ajang pamer/eksebisi/religio-tainment (1Kor 3:13-15; 4:5) seharusnya membuat kita lebih berhati-hati dan tidak hanyut pada arus hiruk pikuk dunia.

2.Rendah hati:
Yesus berbicara ttg tiga pilar “PDA”: Puasa (Mat 6:16-18), Doa (Mat 6:5-8), Amal (Mat 6:2-4). Tiga hal ini semestinya membuat kita lebih rendah hati karena semua hal yang kita buat ini semata-mata demi kemuliaanNya bukan kemuliaan kita semata.

Sebagai contohnya adalah puasa sebagai suatu tindakan persiapan untuk kedatangan-Nya kembali (Mat 9:15) dengan beberapa tujuan:
(a) menghormatiNya (Mat 6:16-18; Za 7:5; Luk 2:37; Kis 13:2);
(b) merendahkan diri di hadapan Nya (Ezr 8:21; Mazm 69:11; Yes 58:3) agar lebih banyak mengalami kasih karunia (1Pet 5:5) dan kehadiran Allah yg khusus (Yes 57:15; Yes 58:6-9);
(c) meratapi dosa (1Sam 7:6; Neh 9:1-2)

3.Suka hati:
Ketika kita melakukan perbuatan iman: “PDA”, hendaknya semuanya itu dilakukan dengan suka hati: sukacita dan sukarela utk kemuliaan Tuhan.

"Belajar kalkulus di Kalibata-
Jadilah org yg tulus dan penuh sukacita."


Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh
Pin HIK 7EDF44CE / 54E255C0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar