MENGAPA KITA BERPUASA?
1. Berpuasa mempertajam mata rohani kita - membantu kita melihat apa yang Tuhan lihat.
2. Berpuasa berarti semakin serupa dengan Kristus, yang sering kali berpuasa.
3. Berpuasa adalah cara yang baik guna mengingatkan kita untuk berdoa, sebagai ganti makan.
4. Berpuasa membantu kita mengurangi berat badan dan merasa tetap bugar.
5. Berpuasa berarti menghemat uang (membeli lebih sedikit makanan!)
6. Berpuasa berarti menghemat waktu (melewatkan waktu makan!) di mana semua orang serba sibuk dan tidak punya waktu luang.
7. Berpuasa membuat kita merasa bahagia (jika kita melewatkan hari puasa dengan berhasil.)
8. Berpuasa meningkatkan rasa disiplin diri sehingga kita dapat berbuat lebih banyak kebaikan kepada sesama.
Selasa 04 Maret 2014
Pekan Biasa VIII
1 Ptr 1:10-16; Mzm 98:1.2-3ab.3c-4; Mark 10:28-31.
1 Ptr 1:10-16; Mzm 98:1.2-3ab.3c-4; Mark 10:28-31.
"Ad astra per aspera-Sampai ke bintang dengan jerih payah." Inilah motto negara bagian Kansas di Amerika Serikat yang juga menjadi salah satu semangat kita sebagai para muridNya. Mengacu pada bacaan injil hari ini, kita mengenangkan perkataan Petrus kepada Yesus, “Kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau" dan jawaban Yesus: “Barangsiapa meninggalkan rumah, saudara-saudari, ibu ATAU bapa, anak-anak ATAU ladangnya, pada masa ini juga ia akan menerima kembali 100xlipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak-anak DAN ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan; dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal."
“Lima Cara Tobat Sejati” (St. Yohanes Krisostomus)
Apakah engkau ingin aku menyebutkan juga
cara-cara tobat sejati? Ada banyak cara dan variasi, dan semuanya menghantarmu
ke surga.
Cara tobat pertama adalah menggugat dosa-dosamu sendiri: Jadilah yang pertama mengakui dosa-dosamu, maka engkau akan dibenarkan. Karena alasan ini juga, pemazmur menulis: “aku berkata: `Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,' dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.” Sebab itu, engkau juga patut mengakui dosa-dosamu sendiri; hal itu akan menjadikan cukup alasan bagi Tuhan untuk mengampunimu, sebab orang yang menggugat dosa-dosanya sendiri lebih lambat dalam melakukan dosa-dosa itu lagi. Bangkitkanlah nuranimu untuk menggugatmu dalam rumahmu sendiri, agar ia tidak menjadi pendakwamu di hadapan tahta pengadilan Tuhan.
Cara tobat pertama adalah menggugat dosa-dosamu sendiri: Jadilah yang pertama mengakui dosa-dosamu, maka engkau akan dibenarkan. Karena alasan ini juga, pemazmur menulis: “aku berkata: `Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,' dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.” Sebab itu, engkau juga patut mengakui dosa-dosamu sendiri; hal itu akan menjadikan cukup alasan bagi Tuhan untuk mengampunimu, sebab orang yang menggugat dosa-dosanya sendiri lebih lambat dalam melakukan dosa-dosa itu lagi. Bangkitkanlah nuranimu untuk menggugatmu dalam rumahmu sendiri, agar ia tidak menjadi pendakwamu di hadapan tahta pengadilan Tuhan.
Masa Prapaskah: Sermo 6 de Quadragesima (St. Leo Agung)
Sahabat-sahabat terkasih, setiap saat bumi penuh dengan belas kasih Tuhan, dan alam raya sendiri merupakan suatu pengajaran bagi segenap umat beriman dalam menyembah Tuhan. Langit, laut serta segala isinya memberi kesaksian atas kebaikan dan kemahakuasaan Penciptanya; dan semarak keindahan dari kekuatan alam semesta sementara mereka mentaati perintah Penciptanya merupakan suatu ungkapan yang serasi atas ucapan syukurnya.
Dengan datangnya kembali masa yang ditandai secara istimewa oleh misteri penebusan kita, dan sementara hari-hari menghantar kita menyongsong Hari Raya Paskah, kita dipanggil secara lebih mendesak untuk mempersiapkan diri dengan pemurnian roh.
Langganan:
Postingan (Atom)


