Ads 468x60px

Jumat 04 April 2014

Keb 2:1a.12-22; Mzm 34:17-18.19-20.21.23; Yoh 7:1-2.10.25-30. 

"Homo proponit sed Deus disponit-Manusia berencana tp Tuhan yg memutuskan." Inilah sebuah nilai utama kepasrahan iman bahwa ada banyak "penyelenggaraan ilahi/providentia divina" dalam hidup kita, yang kerap kita sebut sebagai "invisible hand" dalam pelbagai hidup harian. Adapun semangat iman orang yang selalu berpasrah kepada Tuhan yakni "sejuta", antara lain: 

Kamis 03 April 2014

Kel 32:7-14; Mzm 106:19-20.21-22.23; Yoh 5:31-47.

"Labora - Kerja!" Inilah salah satu dimensi iman bahwa kita diajak untuk selalu bekerja dengan giat, dengan "head-hand dan heart", yang dalam bahasa Yesus: “Aku mempunyai suatu kesaksian tentang segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepadaKu supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu jugalah yang sekarang Kukerjakan dan yang memberi kesaksian tentang Aku bahwa Bapa yang mengutus Aku dan yang bersaksi tentang Aku" (Yo 5:36). Dengan kata lain: kualitas iman kita ditentukan tdk melulu oleh apa yang "dikatakan" tapi terlebih oleh apa yang "dikerjakan" dalam keseharian.
Secara ideal, ada 3 tujuan kerja orang beriman, antara lain:. kebaikan untuk masa depan dunia (bonum utile), kebaikan untuk kemanusiaan (bonum humanum) dan kebaikan untuk hidup bersama (bonum commune).

Rabu 02 April 2014

Yes 49:8-15; Mzm 145:8-9.13c-14.17-18; Yoh 5:17-30.

"Voyes comme’est simple, il suffit d’aimer - Lihatlah bagaimana sederhananya, semua yang kau lakukan untuk mencintai". Inilah kalimat terakhir Bernadeth Soubirus di kamarnya sebelum dia meninggal di Paris, tepat pada hari Paskah, 1879. Seperti Bernadeth, Yesus juga mengajak kita untuk selalu bekerja dengan nada dasar C, cinta lewat tiga indikasinya, antara lain:

Selasa 01 April 2014

Yeh 47:1-9.12; Mzm 46:2-3.5-6.8-9; Yoh 5:1-16.

"Ecclesia-Gereja!" Pada zaman Kitab Suci Perjanjian Lama, Gereja yang dalam tradisi Yahudi disebut Bait Allah/Beit HaMikdash בית המקדש dipandang sebagai tempat kediaman Allah. Secara singkat, semua Gereja sebagai Bait Allah itu sebenarnya mempunyai arti sebagai kumpulan orang beriman (Porto: Igreja, Lat: Ecclesia, Ibr: qahal). St Ignatius menjelaskan, "Dimana Kristus ada, disanalah Grj". St Irenaeus: "Dimana Roh Allah ada, disana ada Gereja". St.Timotius juga menekankan, Gereja adalah “jemaat Allah yg hidup”, Pastinya Gereja sebagai “Bait Allah”, yaitu yang tidak dibuat dengan tangan manusia (1 Kor 3:16; Kis 7:48). Gereja adalah rumah tapi bukanlah bangunan, sebuah rumah untuk keluarga Allah yg dibangun di atas landasan batu penjuru "Yesus Kristus" dan batu-batu yang hidup yaitu kita. Itu sebabnya, kata “Gereja”, bisa dimulai dengan “G” (jemaatnya)  atau “g” (tempatnya). Mengacu pada kata "Gereja", ada 3 ajakan iman, antara lain: