Yeh 47:1-9.12; Mzm 46:2-3.5-6.8-9; Yoh 5:1-16.
"Ecclesia-Gereja!" Pada zaman Kitab Suci Perjanjian Lama, Gereja yang dalam tradisi Yahudi disebut Bait Allah/Beit HaMikdash בית המקדש dipandang sebagai tempat kediaman Allah. Secara singkat, semua Gereja sebagai Bait Allah itu sebenarnya mempunyai arti sebagai kumpulan orang beriman (Porto: Igreja, Lat: Ecclesia, Ibr: qahal). St Ignatius menjelaskan, "Dimana Kristus ada, disanalah Grj". St Irenaeus: "Dimana Roh Allah ada, disana ada Gereja". St.Timotius juga menekankan, Gereja adalah “jemaat Allah yg hidup”, Pastinya Gereja sebagai “Bait Allah”, yaitu yang tidak dibuat dengan tangan manusia (1 Kor 3:16; Kis 7:48). Gereja adalah rumah tapi bukanlah bangunan, sebuah rumah untuk keluarga Allah yg dibangun di atas landasan batu penjuru "Yesus Kristus" dan batu-batu yang hidup yaitu kita. Itu sebabnya, kata “Gereja”, bisa dimulai dengan “G” (jemaatnya) atau “g” (tempatnya). Mengacu pada kata "Gereja", ada 3 ajakan iman, antara lain: