Ads 468x60px

Pulvis et umbra sumus - Kita hanyalah debu dan bayangan.

DOA RABU ABU:

O Yesus, Engkau mengenakan pada keningku tanda saudari Kematian:“Ingatlah, engkau debu,dan akan kembali menjadi debu.” Bagaimanakah aku tidak mendengarkanpesannya yang bijak bestari?Suatu hari, hidupku di dunia akan berakhir;batas-batas tahunku telah ditetapkan,sekali pun aku tidak tahu hari dan waktunya.Akankah aku siap berjumpa dengan-Mu?Sudilah menjadikan prapaskah yang kudus inisebagai masa penuh rahmatbagiku dan bagi seluruh dunia.Ajarilah kami menghitung hari-hari kami dengan benar, agar kami beroleh kebijakan hati.



O Yesus, Engkau mengenakan pada keningkutanda Salib keselamatan-Mu: “Bertobatlah,dan percayalah kepada Injil.” Bagaimana aku dapat berpaling dari dosa jika aku tidak berpaling kepada-Mu?Engkau berkata, Engkau mengangkat tangan-Mu, Engkau menyentuh akal budiku dan menyebut namaku,“Berpalinglah kepada Tuhan Allah-mu.” Hari-hari yang Engkau anugerahkan inilimpahilah dengan berkat dan rahmat-MUbagiku dan bagi segenap umat-Mu.Berpalinglah kepada kami, ya Tuhan Yesus,dan kami akan berpaling kepada-Mu. Amin."Sic Transit Gloria Mundi  Demikian mudah berlalunya kemuliaan dunia.

Selamat memasuki masa prapaskah dan ber-rabu abu. 
Selamat ber-"PDA", Puasa Doa dan Amal.

Tuhan memberkati + Bunda merestui.
Fiat Lux! (@RomoJostKokoh).
PIN HIK: 752D878C.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar