Ads 468x60px

Minggu 27 Juli 2014

Hari Minggu Biasa XVII
1Raj. 3:5,7-12;  Mzm. 119:57,72,76-77,127-128,129-130; Rm. 8:28-30;  Mat. 13:44-52.

"Shalom-Damai!" Itulah sebuah kata populer dalam bahasa Ibrani yang kerap banyak diwartakan para pemuka agama kristiani. Secara sederhana, inilah sebuah kondisi iman ketika kita "sehat-kuat dan selamat" (Yun: "irene"), yah ketika surga bisa tercipta di dunia, setiap hari dan sepanjang hari seperti salah satu harapan dalam doa Bapa Kami, "adveniat regnum Tuum-datanglah kerajaanMu". Mengacu pada bacaan injil hari ini, Yesus bicara tentang kerajaan surga dengan 3 hal yang real dan kontekstual, antara lain:


1."Harta terpendam": Surga itu terjadi ketika kita terus rajin "BERBAGI", untuk selalu mencari dan menggali harta sejati, yakni "harapan dan cinta dalam hidup harian dan kejadian yang sederhana dan tidak selalu istimewa.

2."Mutiara yang sangat berharga": Surga itu menjadi sesuatu yang kita sadari sebagai hal yang sangat bernilai dan berharga sehingga kita rela "BERKORBAN" untuk meninggalkan segala untuk mendapatkannya
 
3."Jala yang penuh ikan": Surga itu ada di tengah dunia yang padat dan dekat dengan pelbagai karakter dan parameter. Disinilah, kita harus "BERJUANG" untuk menjadi ikan yang baik di tengah ikan yang buruk dalam satu jala yang sama, yakni dunia. Tepatlah Matius mengatakan pesanNya: "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu!" (Mat 6:33).

"Cari mangga di Purwosari - Ciptakan surga setiap hari."

Tuhan memberkati + Bunda merestui.
Fiat Lux! (@RomoJostKokoh).

PIN HIK: 752D878C.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar