Ads 468x60px

Jumat 27 Maret 2015

Pekan V Prapaskah
Yer. 20:10-13;Mzm. 18:2-3a,3bc-4,5-6,7;Yoh. 10:31-42.

"Benedictus qui venit in nomine Domini- Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan.”
Inilah pernyataan iman dalam lagu KUDUS yang kerap kita nyanyikan sebelum Doa Syukur Agung. 

Adapun Yesus yang diberkati ini menegur para pemimpin Israel dan para hakim yang tidak diberkati: “Kamu adalah Allah?” Kalimat yang juga terdapat di dalam Mzm 82:6 ini diucapkanNya untuk para pemimpin dan hakim yang tidak benar karena membela orang fasik serta kejam terhadap anak-anak (Mzm 82:1-4).

Para pemimpin ini yang menganggap dirinya allah tidak akan diberkati tapi malahan akan menerima hukuman (Mzm 82:6-7), sebab memanglah "penghakiman berasal dari Allah"
(Ul 1:17; 19:17; Kel 21:6; Mzm 58).

Karena teguranNya dan sekaligus pernyataan bahwa diriNya bersatu dengan Allah membuatNya terancam dilempari batu oleh lawan-lawan-Nya karena dianggap menghojat.
Indahnya, waktu menghadapi perlawanan mereka, Yesus beralih dari perkataan-Nya kepada perbuatan-Nya.

Perbuatan-Nya lebih mudah dipahami karena semua yang dibuatNya merupakan perbuatan baik:
“Mungkinkah orang-orang Yahudi itu sungguh-sungguh hendak melempari seseorang karena perbuatan baik yang telah dilakukan-Nya?”
Pastinya, klaim Yesus yang diberkati dan bersatu dengan Allah dibuktikanNya bukan melalui teori tapi praktek, bukan melalui kata-kata tapi tindakan yang nyata.
Inilah salah satu bukti orang yang diberkati dan yang datang dalam nama Tuhan dimana kata dan tindakannya selaras, doa dan karyanya serasi, hidupnya terus menaburkan pelbagai kebaikan di tengah aneka rintangan dan gosipan kehidupan.
Bagaimana dengan kita?

"Cari baju di Efesus-
Mari maju bersama Yesus."

Salam HIKers,
Tuhan berkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar