Ads 468x60px

Selasa 17 Maret 2015

Pekan IV Prapaskah
Yeh 47:1-9, 12; Mzm 46;; Yoh 5:1-3a, 5-16

"Via Veritas Vita- Jalan Kebenaran Hidup".
Inilah salah satu gelar Yesus (Yoh 14:6) yang juga menjadi salah satu judul buku saya.
Yesus sendiri hadir sebagai "via veritas vita" ketika bertemu dengan seorang yang sudah lumpuh selama 38 tahun. Ia memberikan jalan kebenaran dan hidup ketika berkenan menyapa dan menyembuhkannya: "bangun- angkat tilammu-berjalanlah dan jangan berbuat dosa lagi."

Alkitab mengajarkan bahwa ada tiga poros iman dan kesembuhan, antara lain:iman dari penderita (Mat 9:27-29), iman orang lain untuk si penderita (Mat 8:5-10/Yoh 17:15-20/Yak 5:14-16); dan iman dari seseorang yang diurapi untuk menyembuhkan (1Kor 12:9). De facto, mukjizat ini dibuat Yesus pada hari Sabat padahal ahli-ahli Taurat melarang orang bekerja pada hari Sabat karena dikhususkan buat Tuhan.

Anehnya, Yesus yang menyembuhkan dan orang lumpuh yang mengangkat tilam malahan dianggap "bekerja" dan melanggar hari Sabat. Tentu, Yesus tahu peraturan Sabat tapi Yesus ingin mengungkapkan bahwa para ahli taurat telah kehilangan tujuan utama diadakannya Sabat.

Mereka tidak peka lagi untuk menyaksikan dan mengalami karya Allah karena hatinya penuh kesombongan serta tertutup pada jalan kebenaran dan hidup yang sejati.
Bagaimana dengan kita?

"Dari Efesus ke Miami-
Tuhan Yesus sembuhkan kami."

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar