Ads 468x60px

Rabu 18 Maret 2015

Pekan IV Prapaskah 
Yes 49:8-15; Mzm 145; Yoh 5:17-30

"Ora et labora- Berdoa dan bekerja!”
Yesus terus bekerja tanpa banyak alasan karena nada dasar kerjanya adalah kasih.
Adapun Yesus berkata: “BapaKu bekerja sampai sekarang, maka aku pun bekerja juga”.
Perkataan ini menimbulkan pertentangan dengan orang Yahudi karena beberapa alasan:
A.Yesus meniadakan hari sabat. 
B.Yesus memanggil Allah sebagai Bapa sehingga Ia di-cap "penghojat Allah".
Ke dua hal ini membuat orang Yahudi marah dan mau membunuh Yesus.


Apa tanggapan Yesus?
Ia mengatakan bahwa apa yang Ia lakukan dalam hal ini perbuatan kasih dan keselamatan bagi manusia adalah pekerjaan Bapa. Ia sendiri melihat Bapa mengerjakannya maka Ia pun mengerjakan hal yang sama: kerja kerja dan kerja.
Dengan kata lain: Yesus menjadi orang yang bermental “sijabat”, siap kerja dan bersahabat.

Dalam Katekismus Gereja Katolik dikatakan:
“Karya manusia adalah tindakan langsung dari manusia yang diciptakan menurut Citra Allah.
Manusia dipanggil untuk bersama-sama melanjutkan karya penciptaan (Kej 1:28).
Jadi pekerjaan adalah sebuah tugas dan panggilan bagi manusia (2Tes 3:10).

Nah, sebagai murid Kristus, kita jelas dipanggil untuk terus bekerja bersama Kristus.
Pekerjaan sekecil apapun dapat menjadi sarana pengudusan dan dapat meresapi kenyataan duniawi dengan semangat Kristus”. (KGK 2427).

Maka, pilihlah kerjamu dan kerjakanlah pilihanmu karna “Bapaku bekerja sampai saat ini dan aku pun bekerja juga”. Tuhan saja terus bekerja mengapa kita malahan bermalas-malasan?

"Dari Koja ke Kalimati-
Mari bekerja sepenuh hati."

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar