Ads 468x60px

Tentang Pengampunan


Beberapa ungkapan tentang pengampunan:
Orang yang menyadari telah mendapat banyak anugerah, membagikan anugerah.
Orang yang menyadari telah banyak diampuni, mengampuni orang lain.
Orang yang menyadari telah menerima banyak belas kasih, memberikan belas kasih.
Menolak mengampuni membuat luka-luka hidup terus menganga dan merampas kebahagiaan.
Pengampunan tidak berarti setuju pada perbuatan yang buruk yang melukai, tapi mempercayakan orang yang melukai kita kepada “Dia yang menghakimi dengan adil”.
Pengampunan tidak terjadi dalam semalam, luka hati tidak sembuh tanpa proses, tapi kita dapat melangkah sedikit demi sedikit keluar menuju damai.

Mengampuni secara bertahap, berhenti mengingat-ingat kesalahan seseorang terhadap kita, berhenti menyumpahi namanya, berusahalah memahami situasinya, mulailah untuk mendoakannya.
Damai dimulai dari pengampunan.
Adalah hati dan pribadi yang kuat yang mampu meminta maaf,
dan yang sanggup memaafkan.
Pengampunan adalah bentuk pemberian kasih yang tertinggi.
Kiranya setiap hari kita memilih mengampuni,
kiranya setiap hari kita memilih damai dan kasih.
Siapa menutupi pelanggaran,mengejar kasih,
tetapi siapa membangkit-bangkit perkara,
menceraikan sahabat yang karib (Amsal 17:9)
Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain,
penuh kasih mesra dan saling mengampuni,
sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu
(Efesus 4:32)
Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain,
dan ampunilah seorang akan yang lain,
sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu,
kamu perbuat jugalah demikian (Kolose 3:13)

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh
Pin HIK:752D878C


Tidak ada komentar:

Posting Komentar