Ads 468x60px

Senin 30 Juni 2014

Hari Biasa Pekan XIII
Am 2:6-10.13-16; Mzm 50:16bc-17.18-19.20-21.22-23; Mat 8:18-22 

“Deus semper maior - Tuhan selalu yang lebih besar." Inilah salah satu ajakan ilahi pada hari ini ketika Yesus berkata: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalaNya.” Rumah atau tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, bahkan juga binatang tapi Ia berani melepaskannya demi kemuliaan Allah yang lebih besar.
 


Ia lebih banyak "napas" (anjangsaNA PAStoral), berkeliling/ber-"blusukan" ke semua kota dan desa untuk menjadi "teacher"/mengajar dalam rumah-rumah ibadat, untuk  menjadi "giver"/memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta untuk menjadi "healer"/melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. (Mat 9:35). Bahkan, di malam hari, Ia tidak pulang ke rumah tetapi menjadi "prayer", Ia pergi ke bukit untuk berdoa semalam-malaman. Dengan kata lain: Tempat tinggal berupa bangunan rumah tidak menjadi yang terpenting. Yang lebih penting adalah Ia bisa semakin memuliakan nama Allah dan mendapat tempat/rumah di hati para muridNya, termasuk kita dengan menjadi "teacher-giver-healer dan prayer". 

"Makan bakut di Jepara - Jangan takut hidup sengsara." 

Tuhan memberkati + Bunda merestui.
Fiat Lux! (@RomoJostKokoh).

PIN HIK: 752D878C.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar