Ads 468x60px

Nyala Cinta Yang Hidup


Doa Mistikus
Sebuah terjemahan dari salah satu puisi mistikus gereja, St Yohanes dari Salib, yang kami beri judul dalam bahasa Indonesia sebagai: "Nyala Cinta yang Hidup":
O nyala cinta yg hidup, yang dengan lembut melukai.
O nyala cinta yang merobek tirai, pada perjumpaan yang singkat ini.
O nyala luka cinta yang halus manis, belaian yang lembut.
Engkau berbicara tentang cinta yg kekal, yang mengubah kematian dalam hidup.
O nyala cinta yang menciptakan segala.
O nyala cinta yang kekal dan agung.
Nyalamu lebih kuat daripada segala sesuatu, lebih kuat daripada kematian.
O kekasih yang beristirahat dengan manis di dadaku.
Cinta dan kemuliaan yang penuh dengan lembut membuatku jatuh cinta.
O api yang membuat cemerlang, kedalaman yang mantap, menyatakan kepada kekasihku, membawa terang dan kehangatan.
O cinta yang menciptakan segala.
Cinta kasih yang kekal dan agung.
Nyalamu lebih kuat daripada segala sesuatu, ya lebih kuat daripada kematian."
======
Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)
NB:
Jumat Agung
Yes 52:13-53:12, Ibr 4:14-16; 5:7-9, Yoh 18:1-19:42
“Ecce lignum crucis - Lihatlah kayu salib”.
Bersama dg Jumat Agung nanti, kita diajak u/ melihat indahnya salib Allah krn Ia adalah Imanuel, Tuhan beserta kita, Tuhan yg ikut serta dlm gulat-geliat hidup mns Ia yg ditabur dlm kebinasaan tp bangkit dlm keabadian, ditabur dlm kehinaan tp bangkit dlm kemuliaan, ditabur dlm klemahan tp bangkit dlm kekuatan. Ia disalibkan di luar kota Yerusalem di Golgota (Mat 27:33, Mark 16:22, Luk 23:33, Yoh 19:17).
Golgota” adl bentuk Aram dr kata Ibrani “gulgoleth” artinya “tengkorak” (Kalvari” adl kata Latin dari “calva” yg jg berarti “tengkorak”). Oh, Jumat yg membatu. Jumat yg tanpa ekspresi!”
Adapun 3 keutamaan dari salib, al:
1. Cinta:
Tdk ada ambivalensi+dikotomi antara kata+tindakanNya. Tak ada paradoks: Apa yg Ia ajarkan itu juga yg Ia lakukan! Itulah cinta yg sejati, cinta yg bukan di kata-kata, tp terwujud dlm tind nyata, cinta yg bukan basa-basi, tp asli-sejati: “God is our teacher and love is our academy. Let us love and be loved!”
2. Kesetiaan:
Ia sll setia hadir, jelas tampak dlm puisi ini “Wahai engkau yg mencari "Yg Ilahi" stiap hari, tak tahukah engkau dimana Dia? Dia hadir dimanapun aku berada, Kemanapun aku menengok Dia sll ada”. Kesetiaannya teruji+tersohor. Ia tdk menyerah kalah oleh sinisme, cemooh+hujatan. Ia konsisten. Pilihannya tdk berubah: VIA DOLOROSA.
Dkl: Ia ajak kt u/setia bertahan di hadapan siksa ngeri jumat agung agar kt boleh juga mengenal kebangkitanNya di paskah suci nantinya. Yg pasti, smg KehendakNya menang dlm diri kt, kasihNya meniadakan kt+deritaNya memuliakan kt: “Ave crus spes unica, salam ya salib harapan yg utama”.
3. Solidaritas:
SolidaritasNya melintasi batas ikatan primordial, bukan parsial, sporadik, fragmentaris, tp menyeluruh+menyentuh kedalaman kemanusiaan. Ia datang+bersolider dg “para korban”. Ia dtg sbg "Yang Mengubah" kegalauan mjd harapan, kegelapan mjd terang, kesedihan mjd kegembiraan, "passio mjd actio." Via crucis, jln salib mesti ditempuhNya, spy mns dpt merengkuh hidup sejati+mengalami perspektif masa depan. Tatkala Grj menapaki minggu-minggu sengsara, maka kesengsaran Yesus shrsnya mjd model bagi kristianitas yg bersolider di tengah dunia. Tatkala kekerasan mengotori wajah+tatkala harkat mns direduksi o/kekuasaan, mampukah Grj sll tunjukkan solidaritas yg bukan basa-basi? “Kami menyembah Engkau, ya Kristus, dan memuji-Mu sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.”
“Naik Xenia lampunya kelap kelip - Mohonlah karunia dari misteri Salib”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar